Home Gaya hidup Kesehatan 3 Anak Meninggal Dunia, Hal Penting yang Orangtua Harus Tahu Tentang Hepatitis...

3 Anak Meninggal Dunia, Hal Penting yang Orangtua Harus Tahu Tentang Hepatitis Misterius

TELENEWS.ID – Adanya laporan mengenai wabah Hepatitis misterius yang sudah merenggut korban jiwa di Indonesia, membuat banyak orang merasa was-was. Terlebih lagi orangtua, karena kabarnya virus Hepatitis misterius ini terdeteksi menjangkiti anak-anak.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan berdasarkan investigasi timnya dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, menemukan bahwa tiga anak yang meninggal akibat Hepatitis misterius datang ke rumah sakit dalam kondisi yang sudah cukup parah.

“Berdasarkan hasil investigasi kontak terhadap kasus yang meninggal dunia, ketiganya datang ke fasilitas kesehatan pada kondisi stadium lanjut,” ujar Nadia. “Sehingga, hanya memberikan sedikit waktu bagi tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan pertolongan,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya belum bisa memastikan secara pasti ketiga anak ini meninggal akibat Hepatitis misterius karena masih membutuhkan penelitian yang lebih lanjut lagi.

“Akan tetapi, masuk pada kriteria pending klasifikasi karena masih ada pemeriksaan laboratorium yang harus dilakukan, terutama pemeriksaan adenovirus dan pemeriksaan hepatitis E yang membutuhkan waktu antara 10 sampai 14 hari ke depan,” paparnya.

Meskipun begitu badan kesehatan dunia, WHO telah mengidentifikasi lebih dari 20 kasus hepatitis parah di Amerika Serikat, khususnya di Alabama, Delaware, Illinois, New York, dan North Carolina. Di Wisconsin, satu bayi meninggal karena penyakit itu.

Anak-anak yang terkena dampak hepatitis misterius ini berusia antara satu bulan dan 16 tahun, dengan banyak kasus terjadi pada anak berusia 10 tahun ke bawah. Dari 169 kasus yang dilaporkan oleh WHO, 17 di antaranya atau sekitar 10 persen, membutuhkan transplantasi hati

Sebenarnya apa sih hepatitis itu? Hepatitis adalah peradangan hati dan dapat disebabkan oleh infeksi, gangguan autoimun, atau pengobatan. “Kondisi yang muncul di benak kebanyakan orang adalah hepatitis A, B, atau C,” kata Michael Klatte, MD, kepala Divisi Penyakit Menular di Rumah Sakit Anak Dayton di Ohio. “Padahal itu adalah infeksi virus spesifik yang dapat menyebabkan hepatitis” tambahnya lagi.

Baca juga :  Kabar Gembira!, Kini Test Covid-19 Dapat Dilakukan di Bona Indah Lebak Bulus

Lalu apa saja tanda yang perlu diwaspadai orangtua, yang curiga buah hati mereka terkena hepatitis? Kasus hepatitis dapat memiliki berbagai gejala, termasuk mual, muntah, sakit perut, urin berwarna gelap, perubahan warna kuning pada kulit atau mata (jaundice), demam, dan kelelahan.

“Sebagian besar anak dalam kasus yang dilaporkan terinfeksi hepatitis, menunjukkan gejala gastrointestinal seperti muntah, diare, dan sakit perut,” kata Norberto Rodriguez-Baez, MD, profesor pediatri di University of Texas Southwestern Medical Center. Ia juga menyebutkan gejala tersebut disertai dengan jaundice atau perubahan pada kulit dan mata yang mendadak menjadi menguning.

Sejumlah peneliti telah menyampaikan teori mereka mengenai wabah hepatitis misterius yang terjadi di beberapa belahan dunia. Tak satu pun dari penyebab virus yang biasa ditemukan dalam kasus hepatitis seperti virus hepatitis A, B, C, dan E; ditemukan menginfeksi anak-anak dalam wabah saat ini. Sebaliknya dokter telah menemukan satu jenis adenovirus, yang disebut sebagai tipe 41, dari sekitar setengah kasus di seluruh dunia.

Baca juga :  PTM 100 Persen Mulai Dilaksanakan, Ini 5 Tips Mengatasi Kecemasan Anak Saat Kembali Sekolah Lagi

Adenovirus tipe 41 biasanya menyebabkan diare, muntah dan demam, sering disertai gejala gangguan pernapasan. Hingga saat ini, tidak diketahui menyebabkan hepatitis pada anak-anak yang sehat.

WHO juga memastikan bahwa anak-anak yang terkena hepatitis misterius ini belum pernah mendapatkan vaksin Covid-19. Jadi rumor yang menyebut vaksin Covid-19 sebagai penyebab wabah misterius ini sama sekali tidak terbukti secara ilmiah.
Orangtua sebaiknya mewaspadai jika kondisi anak mereka mendadak mulai menurun dan menunjukkan beberapa gejala hepatitis yang disebutkan di atas. Segera bawa buah hati ke rumah sakit sebelum kondisi mereka semakin parah. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...