5 Alasan Pasangan Yang Benar-benar Bahagia Ga Pernah Umbar Kemesraan di Sosmed, Kamu Termasuk?

0
Ilustrasi pasangan yang bahagia (ilustrasi Telenews.id-Yuyun)
-iklan premium-

TELENEWS.ID-Pernah melihat pasangan yang upload foto-foto mesra di media sosial? Apa yang kamu rasakan? Iri atau malah gemas melihat kemesraan yang mereka tunjukan? Tapi pernahkan terfikirkan kalau mereka benar—benar bahagia seperti apa yang mereka pamerkan melalui media sosial?

Satu hal yang perlu diingat bahwa apa yang kita lihat di media sosial itu terkadang tak seindah kenyataan. Setiap orang tentu ingin menunjukkan sisi terbaik mereka melalui media sosial. Termasuk juga diantaranya terkait kisah asmara mereka dengan pasangan.

Bahkan penelitian yang dilakukan oleh Northwest University menemukan bahwa mereka yang sering pamer foto atau video mesra dengan pasangan di medsos, sebenarnya merasa insecure, merasa tak yakin dan was-was dengan hubungan mereka. Mereka ingin menunjukkan kalau mereka bahagia, sekaligus memberikan ultimatum pada orang lain agar tak mendekati pasangan mereka.

Mengapa bisa seperti itu? Ternyata ada alasan mengapa pasangan yang benar-benar tulus bahagia dengan kisah cinta mereka tidak pernah mengumbar kemesraan di media sosial, seperti:

  1. Mereka ga butuh pengakuan dari orang lain
    Pasangan yang benar-benar bahagia ga butuh pengakuan dari orang lain mengenai hubungan mereka. Mereka selalu berprinsip merekalah yang menikmati hubungan tersebut. Mereka yang menjalaninya, mereka yang tahu suka dukanya sehingga pengakuan orang lain tak penting lagi buat mereka.

Mereka merasa opini dan pandangan orang lain tidak penting bagi hubungan mereka. Sekali dua kali mereka akan posting video atau foto ketika sedang bersama, dan kamu akan lihat betapa mereka bebas dan tidak berpura-pura dalam postingan tersebut.

  1. Mereka bukan tipe orang yang narsis
    Penelitian yang dilakukan Northwest University pada 400 pria menemukan bahwa orang yang punya kecenderungan sebagai seorang narsistik, terobsesi menunjukkan sisi sempurna mereka pada follower di media sosial.

Orang yang ga pernah pamer kemesraan dengan pasangan di media sosial, mungkin bukanlah orang narsis seperti ini. Like, pujian dan pengakuan dari orang lain tak pernah menyilaukan mereka.

  1. Orang yang benar-benar bahagia dan akan menghabiskan waktunya di media sosial
    Percaya deh orang yang benar-benar bahagia dalam hidupnya, tak akan menghabiskan waktu mereka di media sosial. Sekali dua kali mereka mungkin akan posting di media sosial, namun itu bukanlah rutinitas mereka. Mereka lebih memilih untuk menikmati kebahagian sejati bersama pasangan, alih-alih memamerkannya di media sosial.
  2. Privasi adalah segalanya bagi mereka
    Di era media sosial seperti ini, privasi seolah menjadi sesuatu yang langka. Sekarang kita bahkan bisa melihat isi dapur dan kamar tidur seseorang melalui media sosial.

Namun hal tersebut berbeda dengan pasangan yang benar-benar bahagia. Mereka meletakkan privasi diatas segalanya. Mereka menganggap kehidupan pribadi mereka bukanlah konsumsi publik. Termasuk diantaranya hubungan percintaan mereka dengan pasangan.

  1. Mereka percaya dengan pasangannya
    Ada kalanya seseorang yang sering pamer kemesraan dengan pasangan, sekedar ingin menunjukan ke orang lain tentang kepemilikan mereka pada seseorang. Seolah menjadi ultimatum tak langsung bagi yang ingin mendekati pasangan mereka.

Itu artinya, mereka tak percaya pada pasangannya. Mereka berfikir kalau tidak pamer kemesraan, maka pasangannya bisa ditikung oleh orang lain. Hal ini berbeda dengan pasangan yang benar-benar saling percaya dan memiliki komunikasi yang baik satu sama lain. Mereka ga perlu menunjukkan kepemilikannya, karena tahu pasangan mereka akan tetap setia tanpa harus dipamerkan ke khalayak ramai.

Tak semua yang terlihat indah di media sosial itu adalah fakta yang sebenarnya. Jadi kamu jangan langsung iri ya kalau lihat pasangan yang sering pamer kemesraan di media sosial. (Yuyun)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version