Home Gaya hidup Kesehatan 5 Alasan Sebaiknya Kamu Mengurangi Konsumsi Susu Coklat Mulai Sekarang!

5 Alasan Sebaiknya Kamu Mengurangi Konsumsi Susu Coklat Mulai Sekarang!

TELENEWS.ID – Banyak orang yang lebih memfavoritkan susu coklat dibandingkan dengan susu putih pada umumnya. Ini karena menurut sebagian orang, susu coklat memiliki aroma yang tidak terlalu amis terutama jika dibandingkan dengan susu sapi, lebih legit dan gurih, serta tentu saja lebih manis rasanya.

Sebagian orang mengira susu coklat hanya untuk anak-anak saja. Namun susu coklat juga layak dikonsumsi oleh orang dewasa karena memiliki nutrisi yang cukup baik di dalamnya.

Susu coklat umumnya dibuat dengan mencampur susu sapi dengan kakao dan pemanis seperti gula atau sirup jagung fruktosa tinggi. Susu jenis ii lebih kaya karbohidrat dan kalori daripada susu tanpa pemanis, tetapi sebaliknya mengandung tingkat nutrisi yang sama.

Setiap porsi setara dengan berat 8 ons susu coklat mengandung:
• 190 Kalori
• 7 gram protein
• 5 gram lemak
• 30 gram karbohidrat
• 2 gram serat
• 24 gram gula pasir

Susu coklat juga mengandung sejumlah kecil seng, selenium, yodium, magnesium, dan vitamin A, B1, B6, B12. Selain itu susu juga dianggap sebagai sumber protein lengkap, artinya menyediakan semua sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Namun meskipun memiliki banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, kamu sebaiknya tidak terlalu sering mengkonsumsi susu coklat dikarenakan alasan kesehatan berikut ini guys!

  1. Tinggi kandungan gulanya
    Beda dengan skim milk atau susu putih tawar, susu coklat diketahui memiliki kandungan gula yang sangat tinggi di dalamnya. Sesehat-sehatnya susu coklat, kamu harus selalu berhati-hati untuk tidak berlebihan mengkonsumsinya. Salah satu alasan mengapa susu coklat terasa begitu enak adalah, karena dalam 1 cangkir bisa mengandung hingga 30 gram gula, dan terlalu banyak gula dapat menyebabkan penambahan berat badan. Juga, 1 cangkir susu full-fat mengandung sekitar 8 g lemak jenuh, yang harus selalu kita waspadai.
  2. Bisa memicu alergi
    Susu coklat bisa menjadi kombinasi yang buruk bagi mereka yang memiliki alergi pada laktosa. Susu coklat mengandung laktosa, gula alami yang ditemukan dalam susu dan produk susu lainnya. Banyak orang di seluruh dunia tidak dapat mencerna laktosa dan mengalami penumpukan gas di perut, kram perut, atau diare setiap kali susu dikonsumsi. Selain itu, beberapa orang alergi terhadap susu bisa mengalami sembelit kronis saat meminumnya.
  3. Tubuh berisiko kesulitan menyerap kalsium
    Coklat yang ditambahkan pada susu memang memberikan rasa yang lebih manis dan kaya. Namun beberapa orang dengan kondisi tubuh kesulitan mengkonsumsi kalsium sebaiknya tidak mengkonsumsi terlalu banyak makanan dan minuman yang mengandung coklat. jika dokter telah memberi tahu bahwa kamu membutuhkan lebih banyak kalsium, penting untuk mengetahui bahwa asam oksalat atau senyawa yang terjadi secara alami dalam kakao, dapat mempersulit tubuh untuk menyerap kalsium.
  4. Bisa meningkatkan risiko penyakit jantung
    Mengkonsumsi susu coklat secara berlebihan, bisa membuatmu lebih rentan meningkatkan risiko penyakit jantung. Susu coklat kaya akan lemak jenuh dan gula tambahan, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi 17–21% kalori dari gula tambahan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 38%, dibandingkan dengan mengkonsumsi kurang dari 8% kalori dari gula tambahan.
  5. Bisa memicu kanker juga
    Selain risiko penyakit jantung, berlebihan dalam mengkonsumsi susu coklat juga bisa menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya kanker. Dalam beberapa kasus, mengkonsumsi susu dan produk susu lainnya telah dikaitkan dengan peningkatan risiko jenis kanker tertentu. Misalnya tinjauan baru-baru ini terhadap 11 studi di lebih dari 700.000 orang, menemukan bahwa pria yang memiliki asupan susu yang tinggi (terutama susu murni), memiliki 1,5 kali lebih risiko terkena kanker prostat. Demikian pula, tinjauan terbaru lainnya dari 34 penelitian mengaitkan konsumsi susu dengan risiko kanker perut hingga 20%.
Baca juga :  7 Tips Meningkatkan Kualitas Tidur Selama Masa Pandemi
Baca juga :  Vaksin PCV Sudah Gratis dan Bisa Dijadikan Program Rutin, Yuk Cek Manfaatnya

Tenang, kamu masih boleh kok untuk mengkonsumsi susu coklat. Namun sebaiknya kurangi takaran gulanya, atau tidak terlalu sering mengkonsumsinya ya guys. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Waspada! Ada Aplikasi dan Web Ilegal MyPertamina, Jangan Asal Akses

TELENEWS.ID - Masyarakat perlu berhati-hati terhadap akses situs dan aplikasi MyPertamina yang dianggap ilegal. Sudah beredar situs dan aplikasi...

Hasil Kunjungan Jokowi ke Ukraina, Pembahasan Soal Perdamaian dan Kondisi Ukraina Saat Ini

TELENEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Istana Negara Ukraina, Maryinsky, Kyiv pada Rabu (29/06/2022)...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 29 Juni 2022

TELENEWS.ID – Hari kedua babak 32 besar dalam turnamen Petronas Malaysia Open 2022 pada Rabu (29/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menghasilkan...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 28 Juni 2022

TELENEWS.ID – Turnamen tertinggi versi BWF, Petronas Malaysia Open 2022 telah digelar pada Selasa (28/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Sayangnya,...