Home Gaya hidup Kesehatan 6 Alasan Ilmiah Mengapa Kurma Wajib Menjadi Menu Buka Puasa

6 Alasan Ilmiah Mengapa Kurma Wajib Menjadi Menu Buka Puasa

TELENEWS.ID – Kurma menjadi hidangan yang semakin populer dan mudah ditemui di bulan puasa seperti sekarang ini. Sejumlah ulama menjelaskan bahwa salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW adalah, untuk menyantap buah kurma sebagai hidangan untuk berbuka puasa.

Selain berdasarkan sunnah Nabi, kurma rupanya memiliki banyak manfaat tak terduga yang membuat buah yang satu ini cocok untuk hidangan berbuka puasa. Rasanya yang manis dan kenyal, menjadikan kurma sebagai hidangan yang cocok dimakan untuk buka puasa.

Kurma sendiri merupakan buah khas padang pasir yang tak hanya lezat namun memiliki banyak manfaat. Tiga buah kurma menyediakan sekitar 200 kalori, 54 gram karbohidrat dengan sekitar 5 gram serat, satu gram protein, dan tanpa lemak sama sekali. Porsi ini juga memasok sejumlah kecil berbagai nutrisi termasuk vitamin B, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, seng, dan mangan.

Tak hanya itu, buah yang bergizi ini sebenarnya menawarkan beberapa manfaat kesehatan yang cukup mengesankan. Berikut adalah tujuh manfaat kurma yang dapat melindungi kesehatan sehingga cocok dijadikan menu buka puasa yang sehat dan bernutrisi tinggi.

  1. Kurma adalah buah bernutrisi tinggi
    Cynthia Sass, MPH, RD ahli gizi dan ahli diet terdaftar menerangkan bahwa kurma adalah buah yang memiliki kandungan nutrisi cukup tinggi di dalamnya. Kurma kering tinggi kalori terutama karbohidrat ( sebanyak 74 gram). Buah dengan nama ilmiah Phoenix dactylifera ini juga mengandung beberapa vitamin dan mineral penting dengan serat. Kurma terkenal dengan konsentrasi antioksidan yang kaya yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan paru-paru.
  2. Kurma mengandung antioksidan yang tinggi
    Selain kandungan vitamin dan mineralnya, kurma kaya akan antioksidan yang bermanfaat melindungi kesehatan. Satu makalah ilmiah yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences, menyatakan bahwa kurma merupakan sumber antioksidan alami, yang dapat digunakan untuk mengurangi risiko penyakit terkait stres oksidatif. Penelitian lain menunjukkan bahwa kurma mengandung banyak antioksidan, termasuk karotenoid, polifenol misalnya, asam fenolik, isoflavon, lignan, dan flavonoid; tanin, dan sterol, serta sifat antijamur di dalamnya.
  3. Kurma mengandung gula alami
    Alih-alih makanan manis dengan gula tinggi, kamu bisa mengkonsumsi kurma saja untuk berbuka puasa. kurma sangat manis dan juga memiliki rasa seperti karamel yang lembut. Buah ini cocok sebagai pengganti gula putih yang sehat karena nutrisi, serat dan antioksidan yang mereka berikan.
  4. Kurma membantu menjaga kesehatan pencernaan
    Tiga kurma menyediakan sekitar 18% kebutuhan serat harian, yang mendukung fungsi pencernaan yang baik. Satu studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, menemukan dampak positif konsumsi kurma pada kesehatan usus manusia. Sebuah studi kecil tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi kurma dapat mengurangi kanker usus besar berkat kandungan serat dan polifenol yang tinggi, dan juga memiliki anti-mikroba yang bermanfaat di dalamnya.
  5. Kurma membantu menyehatkan jantung
    Mengkonsumsi kurma untuk buka puasa memberikan manfaat lain yaitu membantu menjaga kesehatan jantung kita. Dalam sebuah penelitian, para sukarelawan makan sekitar tiga setengah ons kurma dalam sehari. Pada akhir bulan, peneliti menemukan bahwa mereka yang rutin mengkonsumsi kurma memperlihatkan penurunan [ada indeks massa tubuh (BMI), kolesterol total, LDL, atau kadar HDL yang bertanggung jawab atas penyakit jantung.
  6. Kurma membantu menstabilkan gula darah
    Agar gula darah tak langsung melonjak tinggi saat berbuka, sangat disarankan agar kamu mengkonsumsi kurma saja guys! Penelitian menunjukkan bahwa kurma bermanfaat untuk mengurangi kadar gula darah dan lemak. Kurma dapat meningkatkan produksi insulin dan juga membantu mengurangi laju penyerapan glukosa dari usus. Kurma berpotensi membantu pengaturan gula darah karena indeks glikemik, serat, dan antioksidan yang rendah. (Yuyun Amalia)
Baca juga :  Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...