Home Gaya hidup 6 Gaya Traveling Terbaru dan Rekomendasi Negara Teraman Dari Covid 19 Bisa...

6 Gaya Traveling Terbaru dan Rekomendasi Negara Teraman Dari Covid 19 Bisa Kamu Kunjungi

TELENEWS.ID – Cukup banyak cara menentukan lokasi untuk traveling. Hanya saja, ketika momen pandemi Covid 19 saat ini pastinya memberi pengaruh terhadap dunia wisata. Sehingga ada bentuk gaya traveling baru yang mungkin Anda belum mengetahuinya.

Secara tidak langsung, dari gaya travelling ini memang cukup populer meskipun tidak banyak dilakukan di masa pandemi Covid 19 saat ini. Jika melihat dari tahun 2021 pastinya ada perubahan dari akses wisata di beberapa tempat populer.

Saat ini trend dari wisata ke luar negeri juga cukup tinggi peminatnya. Meskipun dari Pemerintah Indonesia membuat peraturan cukup ketat untuk pelaku perjalanan luar negeri tetap saja peminat dari aktivitas liburan ke luar negeri masih cukup tinggi.

Perubahan kebiasaan dari menjalani aktivitas travelling mampu berdampak pada banyak sektor. Itulah mengapa saat ini perjalanan wisata dengan konsep balas dendam di tahun 2020 dan 2021 masih bisa dirasakan dengan peningkatan euforia di semua sektor baik tema wisata alam, wisata edukasi, dan masih banyak lainnya.

Dalam hal ini Anda bisa melihat bagaimana perubahan dari gaya berwisata yang akan menjadi tren di tahun 2022 dilansir dari halaman Lifestyleasia.

1.Berwisata Untuk Tujuan Menjaga Kesehatan Mental
Dari kebiasaan satu ini juga cukup populer karena memang banyak orang sudah mempercayai bahwa dengan berwisata ini bisa menjaga kesehatan mental dan menjaga emosional dari banyaknya aktivitas sehari-hari.

Sudah cukup lama dari setiap aktivitas travelling mengalami kendala karena adanya pandemi Covid 19. sehingga beberapa informasi dengan tema self care di setiap aktivitas wisata akan memberi dampak cukup besar pada proses menjaga kualitas mental dan emosional dari setiap wisatawan.

Saat ini tahun 2022 akan ada perubahan gaya travelling yang mana banyak traveller menginginkan momen liburan lebih memuaskan dan juga berani untuk mengunjungi banyak tempat baru tanpa memperhitungkan budget di kondisi pandemi Covid 19 saat ini.

2.Melakukan Wisata Domestik
Banyak traveller ingin menggunakan waktu mereka dengan mencoba mengunjungi tempat baru dalam ruang lingkup domestik. Dari sinilah kondisi pandemi membuat banyak orang justru merasa kurang nyaman dengan aturan yang cukup ketat dari Pemerintah.

Adanya larangan wisata ke luar negeri kemudian pengetatan dari proses karantina dari semua pelaku perjalanan luar negeri tentu memberi imbas cukup besar pada minat wisatawan untuk bepergian ke luar negeri.

Karena itu dari faktor keamanan dan juga kesehatan membuat traveller memutuskan untuk berlibur ke beberapa lokasi lokal karena memberi potensi keamanan lebih tinggi dibandingkan ke luar negeri.

Bisa kita lihat kembali pada awal pandemi pastinya banyak orang masih terus fokus pada bisnis dan pekerjaan mereka. Bahkan untuk aktivitas liburan saja ada rasa ketakutan sehingga memutuskan untuk mengurungkan niat untuk menjaga kesehatan.

Saat ini dengan adanya vaksinasi lebih lengkap dan mudah, akan memberi dampak pada peningkatan angka wisatawan yang masih mengacu pada daftar tempat wisata lokal saja.

3.Melakukan Mindful Vacations
Istilah baru dimana mindful vacations ini juga menghadirkan konsep berkelanjutan yang mana akan menjadi salah satu tema wisata trending di tahun 2022. Dari konsep wisata alam kemudian camping meditasi, hingga perjalanan untuk mengembalikan pemikiran ataupun hati disebut sebagai proses healing akan berkembang.

Momen dari berwisata dengan tujuan meditasi hingga memperbaiki hati sampai pikiran akan melihat tema wisata yang dikunjungi. Bila melihat dari jumlah kunjungan wisatawan pastinya ada pengaruh besar dari tempat wisata alam seperti pantai, gunung dan lainnya.

Momen berkelanjutan dari semua instrumen penambahan jumlah pengunjung akan terus memberi hal menarik untuk bisa menciptakan ruang liburan lebih murah. Selain itu ada faktor pendukung yang mana ada proses penentuan dari aspek penginapan ramah lingkungan hingga memberi rasa nyaman dan tenang ke semua pengunjung.

4.Mengunjungi Banyak Tempat Baru
Jika dilihat dari beberapa instrumen yang dihadirkan tentu saja akan ada kunci penting dalam mengunjungi tempat baru dalam jumlah cukup banyak.

Program peningkatan dan pengembangan tempat wisata baru juga memberi efek terhadap jumlah kunjungan di tahun 2022 ini. Karena itu ada banyak peluang dimana tempat baru dan juga wajah baru di beberapa lokasi akan menambah minat dari traveller. Hal inilah membuat kebiasaan baru dari traveller juga akan tercipta hingga memberi gaya liburan baru di tahun 2022.

Ada banyak faktor pendukung dimana daftar tempat wisata baru masih terus muncul di banyak daerah. Kesadaran masyarakat akan pengembangan tempat wisata untuk menjadi sumber pemasukan juga memperluas daftar destinasi wisata terbaru yang menawarkan banyak poin keindahan alam dan fasilitas terbaik.

5.Memilih Konsep Road Trip
Banyak pengamatan dari halaman Aninews, dimana konsep road trip ini masih digemari karena terbilang simple dan tidak butuh modal besar.

Mengingat ada pengaruh kondisi pandemi Covid 19 saat ini akan ada metode untuk bisa bepergian dengan memanfaatkan kendaraan sendiri di tengah pandemi. Karena itu, perbandingan dari penggunaan transportasi publik baik itu kereta dan lainnya justru masih kurang diminati.

Pertama dari persyaratan untuk menggunakan transportasi publik dirasakan rumit, sehingga banyak traveller memilih untuk melakukan road trip karena memang terbilang mudah, murah dan tidak butuh modal besar.

Kemudian dari pemilihan destinasi wisata juga perlu dipertimbangkan. Rata-rata road trip ini tidak memilih destinasi wisata terlalu jauh seperti luar negeri ataupun luar kota sampai luar pulau. Hal ini membuat pecinta road trip ini bisa mendapat kebebasan dan juga kesenangan dari semua perjalanan meskipun akan melelahkan tubuh mereka.

6.Trend Staycation
Mungkin dari trend dari liburan dengan memanfaatkan tema staycation ini cukup banyak pemilihnya karena dianggap murah. Pada fokus utama pemilihan staycation ini masih cenderung ingin mendapat kenyamanan dari fasilitas hotel ataupun tempat menginap.

Karena itu dari awal terlihat bagaimana pemilihan tempat berdasarkan informasi website penyedia hotel, kemudian akses transportasi ke lokasi, sampai budget yang masih mudah untuk dihitung membuat tema staycation ini masih cukup banyak diminati.

Bahkan peminat dari staycation ini rela keluar kota untuk mengunjungi satu tempat bertema penginapan ataupun hotel yang mengusung keunikan dari fasilitas, kemudian kondisi lingkungan dan sebagainya.

Rekomendasi Destinasi Wisata Negara Paling Aman Untuk Dikunjungi Tahun 2022

Bila berbicara dari momen wisata di tahun 2022 ini pastinya ada daftar negara paling aman untuk dikunjungi pada kondisi pandemi Covid 19.

Meskipun saat ini Indonesia masih dalam kondisi gelombang ketiga, namun Anda masih bisa membuat rencana ke depan untuk bisa berlibur dengan memilih salah satu tujuan negara yang dianggap masih aman di tahun 2022 seperti rekomendasi berikut.

1.Uni Emirat Arab
Pada urutan pertama ada Uni Emirat Arab yang mana memiliki daftar tempat wisata terbaik seperti Abu Dhabi dan Dubai. Kemudian bisa dikatakan sebagai negara paling aman karena Uni Emirat Arab di Timur Tengah ini menjadi salah satu negara yang terdaftar di status perjalanan Level 1 menuju 2022.

Baca juga :  Cara Ajarkan Anak Wirausaha Sejak Dini

Kemudian dari CDC sendiri juga memberi pernyataan bahwa dari negara satu ini juga memiliki jumlah infeksi Covid 19 masih rendah. Meskipun ada perubahan data jumlah aktif Covid 19 di Uni emirat Arab, tentu saja dari rekomendasi negara paling aman untuk diakses sebagai destinasi liburan bisa memilih Uni Emirat Arab dengan semua daftar tempat terbaik untuk didatangi.

2.Jamaika
Saat ini Anda bisa mencari tahu tempat wisata populer di Jamaika yang mana bisa diperhitungkan sebagai tempat wisata paling aman di tahun 2022.

Menariknya dari Jamaika ini memiliki angka kasus Covid 19 yang masih cukup landai. Hanya saja adanya varian Covid 19 Omicron saat ini masih ada ancaman untuk memberi peningkatan angka kasus cukup cepat.

Karena itu selalu ada perhitungan dari protokol kesehatan yang saat ini bisa diakses sebagai langkah pencegah dan aspek kesehatna lebih maksimal saat berlibur di Jamaika.

Baca juga :  Kenali 'Doorway Effect', Gejala Mendadak Lupa Saat Hendak Melakukan Sesuatu

Banyak tujuan bisa Anda akses saat berkunjung ke Jamaika baik dari beberapa daftar destinasi wisata bertema alam, dan masih banyak lainnya. Itulah mengapa dari Jamaika ini masuk ke dalam daftar tempat terbaik untuk bisa menjelajah daerah baru yang saat ini bisa dikatakan sebagai destinasi terbaik di Jamaika.

3.Kepulauan Virgin Britania Raya
Berikutnya ada Kepulauan Virgin Britania Raya yang mana sampai sekarang masih menerapkan level 1 CDC hingga Departemen Luar Negeri. Kemudian beberapa pulau di Virgin Britania Raya ini juga terbuka untuk pelaku perjalanan luar negeri.

Karena itu, beberapa protokol kesehatan yang masih bisa dilonggarkan membuat potensi dari Virgin Britania Raya ini cukup potensial untuk menjadi salah satu negara dengan protokol kesehatan cukup ketat saat ini.

Banyak destinasi wisata bertema alam bisa Anda kunjungi saat liburan ke negara satu ini dan jangan lupa tetap jaga protokol kesehatan.

4.Bahama
Anda masih bisa memilih Bahama sebagai list untuk dikunjungi dengan keperluan wisata. Bahkan dari berbagai keunikan Bahama ini menawarkan perjalanan dengan pemandangan pulau indah dan saat ini masuk ke level CDC Level 2 dan juga dari Departemen Luar Negeri.

Pemantauan dari semua destinasi yang ada di Bahama ini masih cukup menarik untuk dikunjungi saat momen pandemi Covid 19. namun, perhatikan dari beberapa persyaratan dokumen seperti sertifikat vaksin, kemudian dari tes PCR, dan beberapa dokumen lain harus tersedia.

Protokol kesehatan dari semua tempat wisata di Bahama terkenal lebih baik dan selalu ada pemantauan terhadap jumlah peningkatan kasus Covid 19.

5.Selandia Baru
Terakhir ada Selandia Baru yang mana memiliki angka kasus Covid 19 yang dikatakan cukup rendah. Bahkan Selandia Baru juga sempat melarang kunjungan dari berbagai negara sebagai antisipasi adanya Covid 19.

Akan tetapi ada prediksi dimana para pakar di bidang industri menganggap bahwa Selandia Baru ini akan membuka pintu kedatangan dari warga asing untuk keperluan wisata.

Tentu ada penggunaan regulasi dan aturan yang saat ini perlu Anda perhatikan secara lanjut. Sehingga dari informasi di tahun 2022 ini akan terus membuka kemungkinan terus bisa dikunjungi meskipun ada peraturan yang harus Anda patuhi saat berlibur di Selandia Baru.

Tips Liburan Lebih Aman Ketika Covid 19 Omicron Meningkat
Tren dari angka kasu Covid 19 varian Omicron saat ini terus bertambah. Hal tersebut juga memberi dampak terhadap sektor wisata.

Namun, Pemerintah sendiri telah memberlakukan level 3 di sejumlah daerah. Karena itu ada pengaruhnya terhadap peraturan dan mungkin akan ada penutupan dari sejumlah destinasi wisata yang diprediksi memiliki tingkat penularan tinggi.

Tetapi, saat ini Anda tidak perlu kecewa karena ada peraturan Level 3 di sejumlah daerah karena masih ada beberapa tips untuk bisa liburan lebih aman saat pandemi Covid 19 Omicron terus meningkat seperti berikut.

1.Pemilihan Tempat Wisata Dengan Konsep Ruang Terbuka
Pemilihan dari tempat wisata berkonsep ruang terbuka menjadi salah satu poin penting yang sementara ini bisa Anda pilih. Ada faktor penyebab kenapa ruang terbuka bisa menjadi pilihan tepat, salah satunya mampu mengurangi resiko penyebaran Covid 19.

Dari ruang terbuka inilah ada pengaturan dari jarak dari setiap pengunjung kemudian ada kemudahan dalam menerapkan protokol kesehatan karena areanya lebih luas.

Sekarang Anda bisa mendata seperti apa daftar dari tempat wisata dengan konsep ruang terbuka yang kemungkinan besar berkonsep wisata alam. Namun ada banyak tempat wisata yang memiliki konsep terbuka bisa Anda cermati sebagai modal tepat untuk membuka konteks untuk liburan lebih nyaman.

2.Pastikan Kondisi Kesehatan Tetap Prima
Untuk bisa mempersiapkan semua akses wisata di banyak lokasi pastikan dahulu kondisi tubuh Anda tetap prima dan sehat. Maka dari itu ada penerapan dari protokol kesehatan yang juga membuat persyaratan liburan harus dijalankan dalam kondisi tubuh prima.

Ketika Anda mengalami sesak nafas, batuk, kemudian pilek sampai demam sebaiknya tahan dahulu untuk tidak keluar rumah karena akan beresiko menulari orang lain dan tunda dahulu untuk melakukan tes PCR agar lebih mudah memastikan bahwa Anda tidak terpapar Covid 19.

3.Persiapkan Perangkat Kebersihan
Daftar perangkat kebersihan yang bisa Anda persiapkan adalah sabun cuci tangan, hand sanitizer, kemudian dari masker yang cukup, dan obat-obatan pendukung.

Beberapa persiapan dari perangkat kebersihan ini terbilang mudah didapatkan, sehingga selalu perhatikan dari faktor kebersihan tangan dan kualitas masker yang Anda butuhkan.

4.Kurangi Penggunaan Transportasi Umum
Ada alasan kenapa Anda bisa mengurangi penggunaan transportasi umum ketika ingin berlibur di beberapa daftar destinasi lokal. Salah satunya untuk mengurangi resiko terpapar dari Covid 19.

Bahkan karakter dari varian Omicron ini cepat menyebar sehingga perlu ada pengaturan jaga jarak agar tidak memberi resiko besar pada peningkatan paparan Covid 19.

5.Terapkan Disiplin 3M
Pada faktanya penerapan dari 3M, (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) adalah konsep utama untuk bisa terhindar dari Covid 19.

Dari semua destinasi pastinya sudah menyediakan fasilitas cuci tangan yang bisa Anda manfaatkan. Kemudian penggunaan masker harus tepat bahkan bila perlu gunakan double masker untuk meningkatkan proteksi dari Covid 19.

6.Lengkapi Vaksin Dua Dosis dan Booster
Jika Anda ingin liburan bersama keluarga pastikan dahulu mendapat vaksinasi dua dosis lengkap dan booster untuk mengurangi resiko buruk ketika terpapar Covid 19.

Bahkan dari semua destinasi wisata saat ini sudah menyediakan berbagai aturan dari penggunaan aplikasi PeduliLindungi hingga sertifikat vaksin.

Banyak hal bisa diperhitungkan saat Anda ingin liburan ke luar negeri ataupun destinasi lokal. Sedangkan dari trend dari wisata travelling saat ini membuat perhitungan dari biaya dan segala persiapan harus dirancang secara matang.(Stefanus Bernadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...