Home Internasional 7 Negara Mulai Beri Kelonggaran ‘Buka Masker’ Warganya

7 Negara Mulai Beri Kelonggaran ‘Buka Masker’ Warganya

TELENEWS.ID – Disaat sejumlah negara masih melakukan lockdown untuk menekan penularan virus covid-19 jenis baru, ada beberapa negara yang mulai melonggarkan protokol kesehatan (prokes) bahkan memperbolehkan warganya tidak lagi menggunakan masker di tempat umum.

Hal ini memang sempat menimbulkan pro dan kontra, namun negara yang mulai memberikan kelonggaran prokes ini sudah berhasil menurunkan tingkat penularan hingga melakukan vaksinasi pada hampir seluruh masyarakatnya.

Berikut ini beberapa negara yang sudah menerapkan kebijakan buka masker bagi warganya:

  1. Amerika Serikat

Negara dengan penularan covid-19 terbesar dan tercepat, Amerika Serikat, berhasil menorehkan keberhasilan vaksinasi massal secara cepat. Hal ini membuat Centers for Disease Control (CDC) mengeluarkan aturan baru yang tidak lagi mewajibkan penggunaan masker di ruang terbuka, hal ini hanya berlaku untuk mereka yang telah mendapatkan vaksinasi secara tuntas atau dua kali dosis vaksin.

Hal ini tentu disambut baik oleh semua masyarakat Amerika Serikat, bahkan Presiden Joe Biden kini telah mengikuti petunjuk terbaru dari CDC tersebut. Langkah besar ini diambil setelah melihat data efektivitas vaksinasi masyarakat AS dengan jumlah warga yang terkena covid-19. Dimana kini data terbaru menunjukkan hampir 59 persen populasi orang dewasa di AS sudah mendapatkan vaksinasi, sekalipun masih dalam tahap sekali suntik atau sudah tuntas.

Namun CDC tetap menghimbau pada masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat kondisi tidak terlalu sehat, berada di tempat umum atau berada di dekat golongan masyarakat yang rentan tertular covid-19.

Amerika Serikat menjadi negara dengan penularan tertinggi dimana ada 38 ribu jumlah infeksi baru setiap harinya. Namun kini hanya ada 11 kasus baru dengan ratio 100 ribu orang, ini jelas menunjukkan bahwa vaksinasi berjalan dengan baik dan siap memasuki era normal kembali.

  1. China
    Negara yang pertama kali melaporkan adanya kasus virus corona, tepatnya di Wuhan ini telah melakukan kelonggaran protokol kesehatan (prokes) sejak 16 bulan lalu. Hal ini karena China melakukan pemberlakuan penanganan pandemi secara ketat dan disiplin sehingga mampu menahan gelombang penularan dengan diperlakukan penguncian wilayah secara menyeluruh.

Dampak awal penguncian ini memang merugikan banyak pihak, bahkan beberapa provinsi di China seperti kota mati karena semua penduduk harus tinggal di rumah dan tidak boleh melakukan aktivitas seperti biasa. Namun kini China menjadi negara pertama yang membuka kedatangan pendatang dari luar negeri.

Bahkan Pemerintah Wuhan yang pertama kali memberikan izin pada masyarakatnya untuk membuka masker di tempat umum, tidak lagi mewajibkan penggunaan masker dan memperbolehkan masyarakat berkumpul seperti biasa.

Kehidupan di China bisa kembali dengan normal, hal ini terlihat dari mulai kembalinya kegiatan besar yang mengumpulkan banyak orang seperti festival musik, Wuhan Music Strawberry Festival pada Mei 2021 lalu. Acara ini sendiri dibanjiri oleh masyarakat Wuhan yang diperkirakan jumlahnya mencapai 11 ribu orang, setelah acara berlangsung tidak ditemukan adanya penularan covid-19.

  1. Korea Selatan

Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Boo-kyum, memberikan pengumuman yang membahagiakan, mulai Juni 2021 masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi, sekalipun baru satu dosis mendapatkan kelonggaran boleh melepaskan masker di luar ruangan dan boleh berkumpul di jalan dalam kelompok besar.

Langkah ini memang dilakukan untuk membuat masyarakat semakin bersemangat mengikuti vaksinasi, sekalipun di Korea Selatan (Korsel) jumlah masyarakat yang divaksin baru mencapai 7,7 persen dari total keseluruhan.

Baca juga :  Lagu ‘Ampun Bang Jago’ Kini Viral di Myanmar

Sedangkan pemerintah menargetkan di September 2021 mendatang, vaksinasi sudah mencapai 70 persen dari keseluruhan jumlah penduduk. Korsel sendiri harus melakukan vaksinasi pada 52 juta penduduk untuk mendapatkan kekebalan imunitas dan bisa memulai kembali hidup normal.

  1. Israel

Kementerian Kesehatan Israel pada Kamis, 15 Mei 2021, memberikan pengumuman menggembirakan tentang penggunaan masker. Masyarakat kini tidak diwajibkan menggunakan masker di ruang terbuka, namun dianjurkan pemakaian masker di tempat umum yang bersifat tertutup (di dalam ruangan).

Israel menjadi salah satu negara dengan vaksinasi covid-19 yang berjalan sangat cepat, bahkan mengklaim sudah melakukan vaksinasi pada setengah warganya atau sekitar 56 persen. Israel juga menjadi negara yang berhasil menangani pandemi covid-19 dengan baik, dimana awalnya terjadi 10.000 infeksi setiap harinya, di awal 2020 angka ini menurun drastis menjadi 200 kasus setiap harinya.

  1. Australia

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, sudah mulai memberikan kelonggaran penggunaan masker sejak 2020 lalu. Ini karena Australia dinilai banyak pihak menjadi salah satu negara yang sukses dalam penanganan covid-19.

Baca juga :  Abaikan PBB, Rusia Tetap Suplai Myanmar Senjata Hingga Pesawat Tempur

Awalnya Australia memang sangat ketat pada warganya dan masyarakat dunia, pasalnya berani mengambil langkah tegas untuk melakukan penguncian wilayah atau lockdown secara parsial, ini bukan hanya dilakukan pada wilayah dengan peningkatan jumlah infeksi corona, namun secara menyeluruh.

Hal ini memang memberikan dampak negatif bagi perekonomian secara drastis, namun dalam waktu singkat pula pandemi berakhir dan masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali normal. Bahkan Australia jadi salah satu negara yang tidak warganya melakukan vaksinasi, namun harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

  1. Hungaria

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban dalam jumpa pers virtual pada Jumat (21/05/2021) berani mengklaim jika telah berhasil melakukan vaksinasi terhadap 5 juta warganya. Hal ini menjadi pertanda mereka berhasil mengalahkan pandemi di gelombang ketiga.

Orban juga mengatakan dengan jelas “Selamat tinggi masker”, bukan hanya mencabut kewajiban penggunaan masker. Beberapa wilayah juga mulai melakukan kelonggaran seperti menghapuskan jam malam dan diperbolehkan untuk melakukan aktivitas di tempat umum.

Sedangkan masyarakat yang ingin melakukan pertemuan di tempat tertutup (dalam ruangan) tetap diwajibkan melakukan vaksinasi secara lengkap, bahkan harus membawa kartu vaksinasi lengkap di setiap acara yang akan dihadiri.

  1. Selandia Baru

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mulai memberikan kelonggaran wajib pakai masker pada September 2020. Hal inilah yang membuat Selandia Baru jadi salah satu negara yang sukses dalam penanganan pandemi covid-19.

Dilansir dari Business Insider, Selandia Baru termasuk dalam negara dengan jumlah penularan terendah di dunia, pasalnya tercatat hanya ditemukan 2.658 kasus covid-19 dengan jumlah kematian hanya 26 orang. Bahkan warga di Selandia Baru sudah mulai bisa hidup secara normal dengan melakukan banyak aktivitas di luar ruangan.

Pemerintah mulai mengizinkan acara di luar ruangan dengan jumlah besar mulai Mei 2021 lalu, ini ditandai dengan diperbolehkannya konser musik di Eden Park Stadium, Auckland. Acara yang menyedot animo masyarakat hingga berkumpulnya lebih dari 50 ribu penonton ini digelar seperti saat normal, penonton bisa datang berdekatan tanpa menggunakan masker. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Inilah 5 Trik Mudah untuk Bebas Stress Menjelang Perayaan Natal

TELENEWS.ID - Tinggal hitungan hari lagi maka umat Kristiani akan bersuka cita merayakan Natal. Selayaknya hari besar lainnya, banyak persiapan yang harus...

Ladies, Kenali 6 Tanda Cowok Parasit yang Perlu Diwaspadai

TELENEWS.ID - Hubungan mantan pasangan Laura Anna dan Gaga Muhammad kembali memanas. Laura yang merasa dirugikan baik secara fisik maupun finansial, akhirnya...

Mengenal Situationship yang Bisa Menjebakmu Dalam Hubungan Toxic Tanpa Status

TELENEWS.ID - Apakah kamu memiliki seorang teman yang memperlakukan kamu dengan mesra, dan memberikan perhatian lebih dari seorang teman? Akan tetapi sayangnya,...

Hati-hati, Dokter Peringatkan Bahaya Memakai Celana Jeans Ketat Bagi Organ Intim Wanita

TELENEWS.ID - Praktis, stylish dan bisa dipadukan dengan jenis busana apa saja membuat celana jeans menjadi salah satu item fashion favorit kaum...