Home Olah Raga Ada Apa Denganmu, Emre Can?

Ada Apa Denganmu, Emre Can?

TELENEWS.ID – Dikenal sebagai gelandang tengah berkelas kala membela Liverpool, kiprah Emre Can malah kian melempem di Borussia Dortmund saat ini. Apa yang sesungguhnya terjadi pada pemain Jerman berdarah Turki tersebut?

Para penggemar Liverpool kemungkinan besar masih mengingat kiprah Emre Can kala masih berseragam The Reds beberapa tahun silam. Disebut sebagai penerus Steven Gerrard, Can sempat juga membuat publik sepakbola terbelalak kala mencetak gol salto indah ke gawang Watford pada musim 2016/2017 silam.

Namun versi Emre Can yang tampil untuk Dortmund pada laga Liga Champion kontra Manchester City pada hari Rabu (14 April) pekan lalu sangat jauh dengan versi yang sempat merajai lini tengah Liverpool. Ia bukanlah pemain yang buruk, namun sangat tidak efektif.

Kevin De Bruyne dan Ilkay Gundongan bergantian menjadi mimpi buruk bagi sang gelandang sentral di laga tersebut hingga ia melakukan pelanggaran yang berbuah penalti. City pun kemudian lolos dengan skor 1-2 dan agregat 2-4.

Para pengamat pun bertanya-tanya apa yang terjadi dengan Emre Can dan membandingkan kala ia baru didatangkan Liverpool dari Bayer Leverkusen di tahun 2014 silam. Pada musim pertamanya, Can memang masih belum unjuk kebolehan karena dipasang pelatih Brendan Rodgers sebagai bek tengah. Namun ketika Juergen Klopp mengambil alih kursi kepelatihan, Can mulai mengangkasa.

Klopp memahami betul kemampuan teknis sahih Can yang bahkan lebih baik dari fisiknya yang sangat kuat dan prima. Ia sangat piawai melakoni sejumlah peran mulai dari gelandang bertahan, gelandang serang, box-to-box, hingga penyerang sayap. Skill drible serta passingnya yang di atas rata-rata juga membuat Liverpool dimanjakan oleh kehadirannya di tiap laga.

Sayangnya, bulan madu Can bersama Liverpool tak berlangsung lama. Ia mulai terganggu oleh rumor transfer dari klub elit lain yang ingin meminangnya dan performanya terus menurun. Penampilan terakhir Can bersama The Reds adalah di final Liga Champion yang terlupakan di musim 2017/2018.

Baca juga :  Tembok Milenial: Tangguhnya Statistik Duet Bek Muda Manchester City

Kala itu, Liverpool takluk 3-1 akibat dua blunder legendaris Loris Karius, dan Can pun hanya dimainkan sebagai pengganti James Milner di menit 83 tanpa membuat banyak kontribusi berarti. Di musim berikutnya, Can memilih bergabung bersama raksasa Turin, Juventus, dan publik pun menantikan aksi gentas sang jendral lini tengah di Serie A.

Sayangnya, di Juventus pun Can gagal mendapatkan tempat di skuad utama. Pada awal mulanya pelatih Massimiliano Allegri cukup sabar dengan Can yang kesulitan menyesuaikan diri di Serie-A serta kerap menurunkannya tiap pekan. Namun ketika kepelatihan berganti ke Maurizio Sarri, Can langsung tergeser dari tim inti.

Sarri tidak repot-repot menunjukkan bahwa Can tidak masuk dalam rencananya. Ia hanya bermain sebanyak total dua kali di bawah eks-nahkoda Napoli tersebut sebelum memutuskan untuk pulang kampung dan merumput bersama Borussia Dortmund di bulan Januari 2020.

Kendati bermain cukup rutin di Dortmund, Can kembali kesulitan untuk mengembangkan kemampuan. Hal itu disebabkan oleh seringnya Dortmund berganti pelatih; mulai dari Lucien Favre, Edin Terzic hingga Marco Rose.

Baca juga :  Sergio Aguero Bukan Sekedar Pencetak Gol Handal di Manchester City

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Can dilatih oleh lima sosok berbeda yang kerap memainkannya di banyak peran secara sporadis, seperti bek tengah, bek kiri dan gelandang bertahan. Ia tak pernah benar-benar diberi kesempatan untuk membiasakan diri di satu posisi.

Hasilnya bisa terlihat di laga terakhir menghadapi City; Can yang di plot sebagai gelandang tengah terlihat kebingungan dalam menentukan posisinya di lapangan. Apalagi ia harus menghadapi sejumlah pemain kelas dunia City seperti De Bruyne yang tanpa ampun mengobrak-abrik pertahanan Dortmund lewat pengalaman dan kecerdasan tekniknya.

Namun belum terlambat bagi Can untuk berbenah. Usianya saat ini baru menginjak 27 tahun yang artinya masih ada cukup banyak waktu bagi dirinya untuk meningkatkan kemampuannya secara pribadi dan tidak bergantung pada pergantian pelatih. (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dispatch Bongkar Rahasia Kencan Idol Korea

TELENEWS.ID - Bagi kamu pecinta industri hiburan Korea tentu sudah tidak asing dengan media yang cukup fenomenal yakni Dispatch. Layaknya Lambe Turah...

Maeda Tadashi, Samurai Jepang yang Membantu Kemerdekaan Indonesia

TELENEWS.ID - Kemerdekaan Republik Indonesia tidak lepas dari peran penting beberapa tokoh tanah air yang ingin bebas dari belenggu penjajah. Namun, jangan...

Pemprov DKI Menghentikan Pembiayaan Ajang Formula E

TELENEWS.ID - Penyelenggaraan Formula E yang sedianya dilaksanakan tahun ini harus tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Tidak kunjung mendapatkan kejelasan, pihak DKI...

Pengadaan Rapid Test, Pemprov DKI Melakukan Pemborosan 1,19 Miliar

TELENEWS.ID - BPK merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) mengenai laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hasilnya, dalam laporan tersebut Pemprov DKI Jakarta...