Home Internasional Akhirnya! Joe Biden Buka Blokir TikTok dan WeChat Di AS

Akhirnya! Joe Biden Buka Blokir TikTok dan WeChat Di AS

TELENEWS.ID – Presiden Amerika Serikat Joe Biden akhirnya secara resmi mencabut blokir yang dilakukan pada TikTok dan WeChat. Namun ia juga memerintahkan penyelidikan lebih luas terhadap dua aplikasi asal China itu guna memastikan keamanan privasi data penggunanya di AS.

Blokir tersebut resmi dibuka setelah Biden mencabut larangan yang dikeluarkan mantan presiden sebelumnya, Donald Trump. Sebagai gantinya, Biden mengeluarkan sebuah peraturan yang meminta Departemen Perdagangan AS untuk mengevaluasi tiap aplikasi yang dapat terhubung dengan pihak musuh serta mengambil tindakan ‘sebagaimana mestinya’.

Seorang pejabat senior di Gedung Putih mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa perintah itu dimaksudkan untuk menggantikan pendekatan sedikit demi sedikit Trump dengan rencana yang jauh lebih komprehensif untuk meninjau aplikasi yang mungkin menimbulkan risiko bagi orang Amerika.

Departemen Perdagangan AS juga akan diminta secara khusus untuk menyelidiki aplikasi yang melibatkan perangkat lunak yang dirancang, dikembangkan, diproduksi, atau dipasok oleh orang-orang yang dimiliki atau dikendalikan oleh, atau tunduk pada yurisdiksi asing.

Sebelumnya, Donald Trump memang sempat menggunakan kuasanya sebagai presiden AS untuk memblokir aplikasi asal China tersebut dengan alasan menimbulkan resiko bagi keamanan nasional. Bukan hanya itu, Trump pun diketahui berupaya keras untuk memaksakan penjualan TikTok kepada investor AS.

Langkah Biden tersebut dinilai tepat oleh sejumlah pengamat, salah satunya Profesor Hukum Universitas Texas, Bobby Chesney. “Ini adalah jalan tengah yang baik” cetus Prof. Bobby. “Mereka menegaskan sifat ancaman dan kepatutan menggunakan sanksi untuk mengatasinya, dan mereka telah membuka pintu untuk menerapkan kembali beberapa versi sanksi ini, tetapi kemungkinan dengan ketetapan yang jauh lebih kuat dan lebih dapat dipertahankan,” tuturnya kemudian.

Baca juga :  Tokoh Demokrat Tuding Gedung Putih Menipu Publik terkait Intelijen

China pun mengapresiasi langkah Biden untuk mengizinkan TikTok serta WeChat kembali beroperasi di Amerika Serikat. “Ini adalah langkah positif ke arah yang benar,” tutur Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, Gao Feng, pada sebuah konferensi pers pada hari Kamis (10 Juni) kemarin.

TikTok yang merupakan aplikasi andalan perusahaan China ByteDance diyakini memiliki 1 miliar pengguna di seantero dunia saat ini, termasuk 100 juta di antaranya di “Negeri Paman Sam”. Sementara itu WeChat besutan Tencent adalah aplikasi yang mencakup jejaring sosial, perpesanan, e-commerce, dan lain-lain. (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

New York Rasa Lokal Ada di Broadway Alam Sutera

TELENEWS.ID- Bicara rencana liburan untuk akhir pekan, sepertinya seru untuk dibahas. Bukan tanpa sebab, saat ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah...

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...