Home Daerah Akhirnya Konflik 15 Tahun GKI Yasmin Berakhir Sudah

Akhirnya Konflik 15 Tahun GKI Yasmin Berakhir Sudah

TELENEWS.ID – Perkembangan perihal konflik pembangunan tempat ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin yang terletak di Cilendek Barat telah disampaikan oleh Bima Arya selaku Wali Kota Bogor. 

Bima Arya menuturkan bahwa lahan dengan luas 1.668 meter persegi yang terletak di Jalan Abdullah bin Nuh hingga Taman Yasmin akan dihibahkan untuk proyek pendirian GKI Yasmin. Hal ini sebagaimana telah diputuskan oleh Pemkot Bogor.

Bima Arya menjelaskan bahwa pada hari Minggu (13-06-2021) pukul dua siang, GKI Pengadilan dan juga Pemerintah Kota Bogor telah sepakat untuk menyelesaikan konflik GKI Yasmin tersebut yang telah berlarut-larut selama 15 tahun lamanya.

“Hal ini bukan hanya persoalan perizinan tempat ibadah saja. Namun ini seolah menjadi pesan bagi masyarakat dunia dari kota kami tercinta ini,” tambah Bima Arya.

Pembangunan GKI Yasmin sebelumnya memang sempat terhenti dengan maraknya penolakan keras dari para warga sekitar yang tinggal di kawasan Curug Mekar, Bogor. Kemudian pada hari raya Natal pada tahun 2019 lalu, sejumlah jemaat GKI Yasmin melakukan ibadah tepat di depan Istana Negara.

Sementara itu, Krisdianto selaku Ketua Majelis Jemaat GKI Pengadilan Bogor mengungkapkan rasa leganya atas keputusan yang telah diambil oleh Pemkot Bogor. Dirinya menuturkan bahwa keputusan Bima Arya agar lahan ini dihibahkan adalah sebuah bukti bahwa pemerintah selalu terdepan untuk melindungi masyarakat.

“Lahan yang dihibahkan oleh Pemkot Bogor adalah sebuah pergerakan nyata dari pemerintah untuk bisa memfasilitasi masyarakat untuk bisa memberikan solusi pada sebuah masalah,” ujar Krisdianto.

Selama 15 tahun, proyek pembangunan GKI Yasmin ini memang terlunta-lunta. Karena desakan beberapa pihak, IMB dicabut dan Pemkot Bogor menyegel gereja tersebut. 

Baca juga :  Keuangan Menipis, Kebun Binatang Bandung Dapat Bantuan dari Komunitas

Padahal GKI Yasmin sudah mendapatkan ketok palu untuk bisa mendirikan gereja setelah pengadilan hingga tingkat Mahkamah Agung (MA) membuat keputusan. Hal yang sama juga dirasakan oleh HKBP Filadelfia di Bekasi dimana izin mereka juga dicabut oleh Bupati Bekasi.

Karena belum mendapatkan keputusan, para jemaat terlunta-lunta dan melakukan ibadah di seberang Istana supaya bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah. Tercatat 209 kali mereka telah melakukan ibadah di seberang istana sejak Februari tahun 2012 lalu. (Neidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berkaca Pada Celine Evangelista, Begini Cara Menciptakan Hubungan yang Sehat dengan Ibu

TELENEWS.ID - Hubungan Celine Evangelita dengan ibundanya, Vicentia Nurul kembali memanas. Belum lama ini Vicentia membongkar aib Celine, terkait kandasnya rumah tangga...

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID - Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital...

Jangan Panik, Ini Tips untuk Mengatasi Anak-anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

TELENEWS.ID - Anak-anak memang tidak begitu menyukai buah dan sayuran. Padahal kedua jenis makanan itu merupakan sumber serat yang baik bagi kesehatan...

Rachmat Gobel Diisukan Jadi Menteri Pertanian?

TELENEWS.ID - Nama Rachmat Gobel belakang santer diisukan akan menjadi jajaran kabinet Presiden Jokowi. Rumor tersebut adalah pertimbangan dari beberapa pengamat politik...