Home Gaya hidup Aktivitas yang Bisa Memperpanjang Umur

Aktivitas yang Bisa Memperpanjang Umur

TELENEWS.ID – Melakukan rutinitas yang itu-itu saja tanpa ada kegiatan selingan yang bersifat rekreatif atau menyenangkan bukan hanya membuat hidup lebih membosankan, tapi juga memperpendek usia.

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science menemukan, orang yang punya arah dan tujuan yang kuat dalam hidupnya cenderung lebih memperpanjang usia.

Menentukan tujuan apa yang akan dicapai sebenarnya bukanlah sesuatu yang rumit. Namun, cukup dengan melakukan sesuatu yang membuat kita senang saat melakukannya, seperti hobi yang kita miliki.

Berikut adalah hobi yang diyakini bisa memperpanjang usia.

Berkebun

Gaya hidup di luar ruangan dengan aktivitas fisik yang bisa memperpanjang usia adalah berkebun.

Seorang penulis American National Geographic dan New York Times, Dan Buettner menjelaskan, ada bukti bahwa orang berkebun akan berusia lebih lama dengan tingkat stress yang lebih rendah.

Karena aspek fisik serta kesehatan mental yang didapat dari berkebun.

Dan Buettner juga meneliti lima tempat di seluruh dunia di mana warganya terkenal berusia panjang.

Okinawa di Jepang, Nicoya di Kosta Rika, Icaria di Yunani, dan Loma Linda di California serta Sardinia di Italia.

Orang-orang ini melakukan aktivitas berkebun dengan tujuan yang hampir sama, yaitu terlibat dalam komunitas sosial berkebun yang artinya bersosialisasi dengan orang-orang yang memiliki hobi yang sama, dan berkebun secara tidak langsung melakukan olahraga fisik sederhana, sekaligus melakukan diet berbasis tumbuhan.

Beres-beres Rumah

Pimpinan Tim ilmuwan dari McMaster University di Kanada, Dr Scott Lear, menemukan bahwa melakukan pekerjaan rumah tangga dapat membuat Anda panjang usia.

Ditemukan bahwa orang yang berolahraga di gym, atau melakukan pekerjaan rumah tangga sebenarnya menikmati manfaat kesehatan yang sama.

Pada dasarnya, 30 menit aktivitas fisik apapun cukup untuk mengurangi risiko kematian sebesar 28 persen dan penyakit jantung sebesar 20 persen.

Hal menarik lainnya yang mereka temukan adalah bahwa tidak ada batas jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan, yaitu untuk tetap aktif dan berolahraga.

Artinya semakin aktif, maka semakin sehat yang akan didapatkan.

Jadi Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk melakukan aktivitas fisik di gym hanya agar tetap sehat.

Baca juga :  Perilaku Konsumtif Di Masa Pandemi

Tetapi, dengan melakukan pekerjaan rumah tangga sederhana seperti menggosok lantai bisa membuat Anda lebih sehat dan akhirnya hidup lebih lama.

Travelling

Penelitian juga mengungkapkan bahwa travelling juga bisa memperpanjang usia.

Beberapa lembaga penelitian, seperti Global Commission on Aging, Transamerica Center for Retirement Studies, dan Asosiasi Pariwisata AS membuat sebuah polling, yaitu keingintahuan adakah hubungan traveling dan umur yang panjang pada respondennya.

Ternyata, wanita yang traveling minimal 6 tahun sekali memiliki kemungkinan kena serangan jantung atau jantung koroner lebih tinggi daripada wanita yang melakukan travelling lebih sering atau sedikitnya 2 tahun sekali.

Mereka yang jarang melakukan travelling juga memiliki kemungkinan terkena penyakit hati 30 persen lebih tinggi dari yang suka liburan meski hanya setahun sekali.

Penelitian ini juga menunjukkan suasana hati atau mood orang yang traveling jauh lebih baik dibanding yang tidak sama sekali.

Jadi, sudah terbukti kan betapa traveling bisa membawa banyak sekali kebaikan untuk diri Anda.

Membaca Buku

Bagi Anda pecinta buku, tentunya sangat beruntung. Karena selain mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih banyak, hobi membaca ternyata dapat membuat lebih panjang umur.

Baca juga :  Fobia Sosial pada Anak dan Cara Menghadapinya

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Yale University telah membuktikan bahwa orang yang gemar membaca punya usia rata-rata hidup dua tahun lebih lama daripada mereka yang tidak pernah membaca sama sekali.

Penelitian besar dengan mengumpulkan sebanyak 3.635 orang berusia 50 tahun atau lebih untuk melihat secara langsung dampak seseorang yang hobi membaca dengan kondisi kesehatan mereka.

Penelitian yang diketuai Profesor Epidemiologi Becca R Levy telah melakukan penelitian ini selama lebih dari 12 tahun, dan menghasilkan bukti bahwa responden yang membaca lebih dari 3,5 jam seminggu memiliki risiko 17% lebih rendah meninggal dunia.

Selanjutnya, kelompok yang membaca buku lebih sering, memiliki kemungkinan 23% hidup lebih lama.

Bahkan, ketika seseorang hanya membaca buku setengah jam sehari saja, ia bisa merasakan manfaatnya dalam kelangsungan hidup yang signifikan, dibanding mereka yang tidak membaca buku.

Maka, dapat disimpulkan bahwa pembaca buku rata-rata hidup 2 tahun lebih lama dari orang yang tidak membaca buku sama sekali. (Dwi Eppy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

6 Lagu Ciptaan Lady Gaga Yang Tidak Banyak Orang Tahu

TELENEWS.ID – Meskipun banyak bintang pop baru bermunculan, Lady Gaga selalu saja mendapatkan sorotan baik tentang karya maupun kisah-kisah kontroversialnya. Namun, yang...

Helm Berkamera, Senjata Baru Polantas Jateng Terapkan ETLE

TELENEWS.ID – Polda Jawa Tengah (Jateng) kini tengah mempersiapkan penerapan Electronic Traffic Law Enfercement (ETLE) atau tilang digital. Dimana...

Kisah Ritual Aneh di Dunia Sepak Bola

TELENEWS.ID – Dalam dunia sepak bola pemain dan pelatih akan melakukan segala hal yang membuat mereka memetik kemenangan atas lawan-lawan mereka.

PUBG New State Diluncurkan, Apa Bedanya Dengan PUBG Mobile ?

TELENEWS.ID - Para penggemar game mobile online, khususnya PUBG, sedang dihebohkan dengan peluncuran PUBG New State pada Kamis lalu (25/3/2021).