Home Gaya hidup Angpao, Tradisi Imlek yang Tidak Boleh Dilewatkan

Angpao, Tradisi Imlek yang Tidak Boleh Dilewatkan

TELENEWS.ID – Perayaan Imlek memang identik dengan segala sesuatu yang memiliki warna merah, mulai dari ornamen bangunan, kemudian makanan, pakaian, hingga angpao yang memiliki amplop berwarna merah.

Namun, dari sekian banyak serba-serbi Imlek ini, angpao adalah salah satu hal yang paling banyak dinantikan bagi mereka yang merayakan pergantian tahun tersebut. Angpao yang ada saat ini merupakan salah satu bentuk hadiah yang diberikan kepada keluarga dan kerabat.

Sebenarnya, angpao sendiri tidak saja dibagikan ketika perayaan Imlek saja, namun juga saat perayaan lain seperti pernikahan dan juga acara ulang tahun. Namun, masyarakat di Indonesia ini sudah mengenal Angpao ketika Imlek saja.

Yang menarik dari angpao ini adalah perputaran uangnya yang mencapai angka triliunan rupiah dalam waktu sehari. Perhitungan sederhana, penduduk etnis Tionghoa berdasarkan data Badan Pusat Statistik di tahun 2010 saja ada 23,673 jiwa.

Jika diasumsi dengan pertumbuhan hingga tahun 2021, anggap saja jika satu keluarga Tionghoa memiliki 4 anggota keluarga, maka jumlahnya saat ini diperkirakan sekitar 707.500 keluarga. Jika rata-rata per keluarga mengeluarkan angpao sebanyak Rp. 2 juta, maka dalam sehari ada Rp. 1,4T perputaran uang dalam sehari.

Tradisi memberi angpao ini sudah ada sejak zaman Dinasti Ming dan Dinasti Qing. Tentu saja, namanya tradisi ada semacam aturan tersendiri dalam pemberian angpao ini, namun tentu saja beberapa generasi memiliki aturan tersendiri terhadap angpao ini.

Berdasarkan tradisi yang ada di Indonesia, orang dewasa sepertinya wajib untuk memberikan angpao tersebut. Apalagi jika sudah menikah, maka dia wajib memberikan kepada sanak keluarga atau orang tuanya jika masih ada.

Tentu saja, tidak ada aturan yang mematok bahwa setiap orang harus memberikan angpao dengan besaran tertentu. Jumlah angpao tersebut disesuaikan dengan keadaan ekonomi yang dimiliki oleh orang tersebut.

Baca juga :  Bisa Memicu Jerawat, Ini 5 Efek Buruk Makanan Pedas Bagi Kesehatan

Momen kebersamaan ketika Hari Raya Imlek adalah momen yang tidak akan dilewatkan bagi mereka yang merayakannya, karena saat Imlek ini, semua sanak keluarga berkumpul dan bersilaturahmi. Adapun, bagi orang dewasa, memberikan angpao ini ada makna tertentunya.

Mereka percaya jika memberikan sesuatu kepada orang maka yang diberikan tersebut akan kembali kepada pemiliknya. Hal itu juga yang memunculkan anggapan bahwa “isi tidak penting” yang penting adalah doa dan juga keberuntungan akan terus bertambah dan juga mengalir.

Namun, bagi sebagian orang, mereka lebih memilih untuk memberikan angpao tersebut dalam bentuk yang lain. Seperti misalnya dengan menjamu tamu di rumah dengan berbagai macam dekorasi dan juga makanan-makanan yang enak.

Baca juga :  Tidak Selalu Buruk, Ternyata Ini 3 Manfaat Dari Kebiasaan Overthinking

Beberapa bahkan ada yang mengajak bepergian ke luar kota dan berlibur selama beberapa hari dengan sanak keluarganya tersebut saat Imlek tiba. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Entrasol Dukung Pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis

TELENEWS.ID - Memperingati Hari Osteoporosis Nasional (HON) yang jatuh pada 20 Oktober 2021, KALBE Nutritionals melalui Entrasol, nutrisi tinggi kalsium dengan ekstrak buah zaitun yang dapat membantu...

Ketahui Penyebab Sering Bermimpi Buruk dan Cara Efektif untuk Mengatasinya

Telenews.id- Mimpi buruk bisa dialami oleh siapa saja, dari berbagai usia. Ini adalah hal yang wajar, dan sejatinya tak perlu membuat seseorang...

Berapa Kali Baiknya Buang Air Besar dalam Sehari? Dokter Ini Punya Jawabannya Plus Tips agar Bisa BAB Rutin

Telenews.id- BAB atau buang air besar secara rutin dianggap sebagai tanda pencernaan dan perut yang sehat. Mereka yang buang air besar secara...

Inilah 5 Zodiak Paling Jujur dan Apa Adanya Menurut Astrologi, Coba Cek Kamukah Salah Satunya?

Telenews.id- Sikap jujur, blak-blakan dan apa adanya ternyata tak dimiliki oleh semua orang. Namun biasanya orang yang jujur cenderung punya sifat blak-blakan....