Home Nasional Anies Pamer Prestasi dalam Bidang Transportasi di Jakarta

Anies Pamer Prestasi dalam Bidang Transportasi di Jakarta

TELENEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima penghargaan yang berhasil diraih oleh Pemprov DKI Jakarta dalam bidang transportasi dan juga lalu lintas. Penghargaan tersebut diberikan kepada Jaklingko dan juga Dinas Perhubungan DKI Jakarta dari Tom Tom Traffic Index dan juga Transport Ticketing Awards.

“Alhamdulillah atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami baru saja menerima beberapa piagam yang menggambarkan hasil dari kinerja kolektif seluruh pihak di bidang transportasi serta lalu lintas,” kata Anies Baswedan melalui Instagram pribadinya, Selasa (5/7/2022).

Adapun, penghargaan yang diberikan oleh Tom Tom ini karena Jakarta bisa keluar dari 10 besar kota termacet di dunia. Dan pada tahun 2021 yang lalu, Jakarta menduduki peringkat ke 46 untuk lalu lintas yang padat. Menurut Anies, prestasi ini diraih karena adanya kolaborasi dari seluruh lapisan elemen di masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Anies juga membahas keberlangsungan dari sistem integrasi transportasi yang sekarang ini sudah diterapkan di DKI Jakarta. Menjelang masa berakhir jabatannya, Anies memandang perlu adanya penyelesaian dalam bidang transportasi. Nantinya, diharapkan pada tahun 2030, target Jakarta rendah emisi akan tercapai.

Analisis dari Tom Tom beberapa waktu lalu menyebut bahwa Jakarta menjadi kota dengan kemacetan terparah di era Gubernur Anies Baswedan. Namun, akhirnya DKI Jakarta bisa keluar dari zona merah 10 besar kota termacet pada tahun 2021 yang lalu. Ada beberapa hal yang juga menjadi penyebab Jakarta bisa lepas dari predikat kota termacet.

Yang pertama, tahun 2021 merupakan masa pandemi, di mana para pekerja kantoran banyak yang bekerja dari rumah. Hal ini secara otomatis akan mengurangi mobilitas pekerja di DKI Jakarta. Mereka yang biasanya bekerja menggunakan kendaraan pribadi, pada saat itu menjalani aktivitasnya di rumah. Tentu saja hal ini membuat jalanan Jakarta menjadi sepi.

Baca juga :  KAJ Perpanjang Masa Darurat COVID-19

Yang kedua, masih terkait pandemi, penggunaan transportasi umum juga dibatasi kapasitasnya hingga 50 persen. Tentu saja, dengan adanya pembatasan ini membuat masyarakat yang terbiasa menggunakan kendaraan umum harus beralih dengan kendaraan lainnya untuk mencapai tempat aktivitas mereka.

Jadi, jika dikatakan penghargaan ini adalah kinerja Gubernur, sepertinya masih harus dikaji ulang. Sekarang ini, ketika perekonomian dunia kembali menggeliat, dan banyak pekerja yang sudah masuk kantor, beberapa ruas jalanan di ibukota kembali padat. Apalagi ditambah dengan polusi udara di DKI Jakarta yang memprihatinkan, dan sekaligus menandakan bahwa jalanan ibukota kembali macet.

Masalah kemacetan memang selalu menjadi masalah utama yang dihadapi oleh setiap Gubernur di DKI Jakarta. Bahkan, sejak era Ali Sadikin, kemacetan di DKI Jakarta hanya bisa diatasi ketika hari raya Idul Fitri saja. Beberapa kebijakan diterapkan mulai dari area 3 in 1 hingga kebijakan ganjil genap.

Nyatanya, hal tersebut tidak menurunkan angka kemacetan di DKI Jakarta, dan bahkan saat ini bisa dikatakan masih parah seperti dulu. Meskipun saat ini moda transportasi massal di DKI Jakarta sudah mumpuni, mulai dari Transjakarta yang terus melakukan pembenahan, hingga angkutan MRT yang sudah mulai dioperasikan.

Baca juga :  Bukan Cuma Kemendag, Kominfo Turut Berantas Predatory Pricing

Meskipun belum beroperasi secara total, dan hanya melayani beberapa rute saja, masyarakat sebenarnya sudah sangat terbantu dengan adanya moda transportasi di DKI Jakarta ini. Namun, kesadaran dari para pekerja di DKI Jakarta juga harus dibarengi dengan sudah terintegrasinya moda transportasi di DKI Jakarta.

Jika ingin lebih objektif lagi dalam menanggapi keberhasilan DKI Jakarta dalam mendapatkan penghargaan dalam bidang transportasi, publik sepertinya harus melihat apa terobosan Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI dalam bidang transportasi? (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...

Pertamina Jadi Perusahaan RI Satu-satunya Masuk ke Fortune Global 500, yuk Simak Faktanya

TELENEWS.ID - Sejumlah prestasi dan kontribusi Pertamina untuk menyediakan energi bagi masyarakat Indonesia masih terus ditingkatkan. Bentuk prestasi Pertamina...

Mentan Sarankan Masyarakat Konsumsi Singkong untuk Gantikan Gandum yang Semakin Mahal

TELENEWS.ID - Kondisi harga gandum secara global mengalami perubahan dan meningkat lebih mahal karena kondisi perang Rusia-Ukraina. Alhasil dari...