Home Daerah Jawa Barat Antusias Vaksin Covid-19 Meningkat, Kompek Mega Cinere Kini Memasuki Zona Hijau

Antusias Vaksin Covid-19 Meningkat, Kompek Mega Cinere Kini Memasuki Zona Hijau

TELENEWS.ID- Vaksinasi warga Cinere kembali diselenggarakan di lapangan olahraga komplek Blok M Mega Cinere, Senin (30/8/2021). Dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, warga sudah mulai secara teratur dan mematuhi protokol kesehatan memadati antrian penyelengaraan vaksinasi tersebut.

Antusisme Warga RW 10 Kompleks Mega Cinere, Depok, Jawa Barat mengikuti program Vaksin Covid-19 ke -2

Diketahui, vaksinasi ini pertama kali diselenggarakan bulan Juli lalu dan menggunakan vaksin Sinovac.

Tubagus Andika, Ketua Satgas Covid-19 RW 10 sekaligus Ketua Dewan Pembina RW 10 Komplek Blok M Mega Cinere menyatakan, ini vaksin kedua terakhir.

“Tetapi rencananya akan diadakan kembali vaksin lanjutan di bulan November dengan brand yang berbeda,” katanya.

Andika mengaku bersyukur melihat antusias warga, terlebih disaat tingginya angka kasus Covid-19 di bulan Juni. Bukan tanpa sebab, di wilayah komplek Blok M Mega Cinere ini sempat terkena zona merah karena tingginya angka kasus Covid-19.

Namun, Andika menambahkan, setelah menyelenggarakan vaksin ini angka kasus Covid-19 disini menurun hingga sudah memasuki zona hijau. “Totalnya sudah hampir 100 persen warga sudah di vaksin,” ungkap Andika.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan ini skala nasional jadi semua warga boleh untuk melakukan vaksinisasi. “Semua pendatang yang tinggal di Komplek Blok M Mega Cinere ini bisa melakukan vaksin asalkan memiliki kartu identitas berupa KTP dan kartu keluarga. Bisa juga menggunakan surat domisili sebagai pengganti kartu keluarga,” jelasnya.

Caption: Tubagus Andika, Ketua Satgas Covid-19 RW 10 sekaligus Ketua Dewan Pembina RW 10 Komplek Blok M Mega Cinere dan Kompol Tata Irawan foto bersama pada penyelengaraan vaksinasi di lapangan komplek Blok M Mega Cinere, Kota Depok, Senin (30/8/2021). (Sumber: Telenews-Dion)

Sementara, Kompol Tata Irawan, Kapolsek Cinere menerangkan, pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat jangan sampai takut di vaksin. “Jika masyarakat takut akan vaksin justru menjadi kendala. Ini juga untuk menumbuh kembangkan kekebalan tubuh,” terang Tata.

Kalau prosedur pendataan sama seperti yang lain, lanjutnya, melalui RT maupun RW yang dilanjutkan kepada Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Tata pun menegaskan, saya pun memiliki harapan yang sama dengan masyarakat ingin cepat cepat pulih. “Kita pun bisa beraktivitas normal kembali,” tutupnya. (Dion)

Baca juga :  Wah! Limbah Masker Sekali Pakai Ternyata Berbahaya
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Entrasol Dukung Pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis

TELENEWS.ID - Memperingati Hari Osteoporosis Nasional (HON) yang jatuh pada 20 Oktober 2021, KALBE Nutritionals melalui Entrasol, nutrisi tinggi kalsium dengan ekstrak buah zaitun yang dapat membantu...

Ketahui Penyebab Sering Bermimpi Buruk dan Cara Efektif untuk Mengatasinya

Telenews.id- Mimpi buruk bisa dialami oleh siapa saja, dari berbagai usia. Ini adalah hal yang wajar, dan sejatinya tak perlu membuat seseorang...

Berapa Kali Baiknya Buang Air Besar dalam Sehari? Dokter Ini Punya Jawabannya Plus Tips agar Bisa BAB Rutin

Telenews.id- BAB atau buang air besar secara rutin dianggap sebagai tanda pencernaan dan perut yang sehat. Mereka yang buang air besar secara...

Inilah 5 Zodiak Paling Jujur dan Apa Adanya Menurut Astrologi, Coba Cek Kamukah Salah Satunya?

Telenews.id- Sikap jujur, blak-blakan dan apa adanya ternyata tak dimiliki oleh semua orang. Namun biasanya orang yang jujur cenderung punya sifat blak-blakan....