Home Nasional Baru Ditetapkan, Pemilihan Anggota KPU dan Bawaslu Dicurigai Janggal dan Sarat Dialetika...

Baru Ditetapkan, Pemilihan Anggota KPU dan Bawaslu Dicurigai Janggal dan Sarat Dialetika Politik

TELENEWS.ID – Komisi II DPR RI telah menentukan tujuh orang anggota KPU dan lima orang anggota bawaslu untuk periode jabatan 2022 hingga 2027 sejak Kamis (17/02/2022). Penunjukan ini telah melalui proses tes kelayakan hingga mengerucutkan nama calon anggota yang akhirnya diadakan pemilihan dengan voting tertutup. Voting sendiri diadakan pada 14 – 17 Februari 2022.

Rapat paripurna DPR RI pada Jumat (18/02/2022) telah mengesahkan tujuh anggota KPU yang dipilih DPR serta lima nama anggota Bawaslu. Adapun komisioner KPU yang terpilih adalah Yulianto Sudrajat, Idham Holik, August Mellaz, Hasyim Asy’ari, Mochammad Afifudin, Parsadaan Harahap, dan Betty Epsilon Idroos.

Sedangkan untuk lima orang anggota Bawaslu antara lain Herwyn Jefler Hielsa Malonda, Totok Hariyono, Lolly Suhenty, Rahmat Bagja, dan Puadi.

Sebelumnya nama-nama calon anggota KPU dan Bawaslu ini sudah tersebar dalam sebuat pesan singkat. Masyarakat pun mengaitkan nama-nama tersebut kepada partai politik dan mengganggap tes kelayakan yang diadakan sebelum voting hanya formalitas semata.

Sementara itu Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Nurlia Dian Paramitha tidak mempermasalahkan proses pemilihan yang telah selesai tersebut. Menurutnya, JPPR telah memberikan masukan terhadap proses pemilihan yang sudah menciptakan keterwakilan 30 persen perempuan serta perwakilan daerah.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai bahwa fit and proper test yang dijalankan calon anggota KPU dan Bawaslu hanya formalitas belaka. Hal ini diyakini karena dipercaya para peserta memiliki backing partai politik yang memiliki kepentingan dalam pemilu nantinya.

Kasus mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan menjadi bukti bahwa penyelenggaraan pemilu erat kaitannya dengan anggota KPU dan Bawaslu yang membantu kelancaran kepentingan politik partai.

Baca juga :  Menaker Apresiasi Serikat Buruh Tidak Lakukan Demo di Hari May Day

Anggota Dewan Pembina Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini turut berkomentar soal sudah tersebarnya nama-nama calon anggota KPU dan Bawaslu tersebut. Menurutnya sangatlah tidak etis apapun alasannya untuk kecerobohan seperti itu dan menciderai substansi dari fit and proper test sendiri. Namun menurut Titi sudah menjadi konsekuensi logis yang tidak bisa dihindari bahwa pemilihan anggota KPU dan Bawaslu dikaitkan dengan kepentingan politik. (Angela Limawan)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...