Home Daerah Batal! Pemprov Jatim Tarik Kembali Dana Hibah Rp 9 Miliar Untuk Yudhoyono...

Batal! Pemprov Jatim Tarik Kembali Dana Hibah Rp 9 Miliar Untuk Yudhoyono Foundation

TELENEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) membuat keputusan untuk menarik bantuan dana hibah yang telah diberikan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan sebesar Rp9 Miliar.

Dana hibah Pemprov Jatim ini menjadi viral karena rencana sebelumnya, dana tersebut akan diberikan pada Yudhoyono Foundation untuk pembangunan Museum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Yudhoyono foundation adalah yayasan yang didirikan dan dikelola keluarga SBY.

Kabar penarik dana hibah untuk Pemkab Pacitan ini telah final setelah adanya surat bernomor 910/3050/201.2/2021 tentang penarikan kembali BKK Kabupaten Pacitan pada perubahan APBD Provinsi Jatim untuk Tahun Anggaran 2020.

Hal ini juga dibenarkan Heru Tjahjono, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur. Bahkan surat penarikan tersebut juga sudah ditandatangani Heru.

Menurutnya penarikan ini sudah resmi dengan adanya surat tertanggal 16 Februari 2021.

Alasan kenapa ditarik kembali, Heru memaparkan alasan dengan pertimbangan dana tersebut tidak digunakan.

Heru juga menjelaskan dana hibah ini memang masuk dalam pos Perubahan APBD 2020 untuk jangka waktu penggunaan relatif pendek. Kalau nantinya diperlukan kembali, maka akan dianggarkan di APBD 2021 murni di Tahun 2021.

Hal ini tentu saja dengan syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Heru memaparkan, hal seperti ini sudah biasa (penarikan dana hibah). Ada banyak dana hibah yang dikucurkan ke daerah namun harus dikembalikan. Masalah yang muncul biasanya karena syarat administrasi tidak terpenuhi.

Kronologi Viralnya Dana Hibah Rp9 Miliar Untuk Yudhoyono Foundation

Publik sempat heboh dengan adanya rencana pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur.

Setelah itu muncul dana hibah dari Pemprov Jatim senilai Rp9 Miliar. Hal ini tentu membuat publik terpukul. Pasalnya banyak yang mengira jika Museum dan Galeri SBY-ANI ini dibangun oleh yayasan Yudhoyono dengan kocek sendiri, ternyata ada aliran dana dari pemerintah.

Baca juga :  Aksi Penegakan Hukum Di Laut, Kemenhub Berikan Aspresiasi kepada Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai Tanjung Uban

Berita ini menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan, pasalnya ini terjadi di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah yang awalnya berkomitmen membantu rakyat justru memberikan dana hibah yang begitu besar hanya untuk pembangunan museum.

Tanggapan Bupati Pacitan

Setelah pemberitaan menjadi heboh dan media sosial semakin membicarakan Museum dan Galeri SBY-ANI, hal ini membuat Indartato, Bupati Pacitan akhirnya meluruskan opini yang telah berkembang di masyarakat.

Dirinya memang membenarkan adanya dana hibah senilai Rp9 miliar, namun ini bukan berasal dari APBD Pacitan, melainkan dari Pemprov Jatim.

Awalnya Pemkab Pacitan memang pernah memberikan usulan dana bangunan untuk membangun Museum dan Galeri SBY-ANI pada Pemprov Jatim.

Ternyata usulan tersebut disambut baik oleh Ibu gubernur dan akan memberikan uluran dana sebagai tanda dukungan.

Kemudian pada 9 Desember 2020, Kabupaten Pacitan mendapatkan aliran dana dari Pemprov Jatim sebagai bantuan dana khusus (BKK).

Setelah mendapatkan kucuran dana hibah Rp9 miliar tersebut, Pemkab Pacitan memasukan dana itu ke APBD Pacitan 2021.

Baca juga :  Jembatan Temadore Rencana Mulai Dibangun pada 2022

Saat ditanya dalam rangka apa pemprov memberikan bantuan, Indartato mengatakan jika ini bentuk dukungan Pemprov Jatim untuk membantu menggerakkan ekonomi rakyat di sektor pariwisata.

Hal ini sesuai dengan tujuan Museum dan Galeri SBY-ANI yang memang memiliki daya tarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Bupati Pacitan berharap dengan adanya Museum tersebut, pariwisata Pacitan akan semakin berkembang dan akan menambah devisa daerah.

Perbincangan panas tentang Museum dan Galeri SBY-ANI sampai menyinggung Partai Demokrat, hal ini membuat Renville Antonio, Bendahara Umum Partai akhirnya turut memberikan suaranya.

Renville memastikan jika Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat (SBY) tersebut tidak pernah meminta uluran dana apapun pada pihak luar. Bahkan Museum dan Galeri SBY-ANI ini akan didanai dan diprakarsai oleh Yudhoyono Foundation sepenuhnya.

Dirinya malahan berterima kasih atas inisiatif yang diberikan Pemkab Pacitan hingga Pemprov Jatim. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Oversharing, Kebiasaan Menggunakan Medsos yang Bisa Membuatmu Kehilangan Privasi

TELENEWS.ID - Di zaman seperti sekarang ini hampir segala sesuatu dibagikan oleh orang-orang di media sosial. Mulai dari aktivitas setelah bangun tidur...

Makanan yang Membantu Mengatasi Selulit Secara Alami

TELENEWS.ID - Sejatinya adalah hal yang normal dan lumrah jika wanita memiliki selulit pada kulit atau tubuh mereka. Namun tak bisa dipungkiri...

Kementerian PUPR Antisipasi Banjir di Mandalika

TELENEWS.ID - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu...

Tetap Cantik Saat Touring, Ini 6 Tips Menjaga Kulit dan Rambut untuk Para Lady Biker

TELENEWS.ID - Kesan garang dan tangguh dari seorang lady biker memang tak bisa untuk dipungkiri. Ini karena touring dengan motor umumnya dilakukan...