Home Gaya hidup Belajar Dari Nathalie Holscher, Ketahui 5 Kenyataan Pahit Menjadi Ibu Tiri Ini!

Belajar Dari Nathalie Holscher, Ketahui 5 Kenyataan Pahit Menjadi Ibu Tiri Ini!

TELENEWS.ID – Nathalie Holscher akhirnya resmi menggugat cerai Sule. Rumah tangga pasangan yang sudah memiliki satu anak ini memang cukup lama dikabarkan goyah. Apalagi muncul isu yang menyebut Nathalie kurang dekat dengan anak-anak Sule, dari pernikahan sebelumnya dengan almarhumah Lina Jubaedah.

Salah satunya, Nathalie dikabarkan berseteru dengan Putri Delina, anak perempuan Sule dengan almarhumah Lina. Namun kabar ini dibantah oleh Hetty Elizabeth. Hetty menyebut Nathalie sudah melakukan tugasnya untuk menghadapi keempat anak Sule yang semuanya memiliki karakter yang berbeda-beda.

“Lah iya lah, memangnya sanggup hadapin anak dan beda-beda karakter? Makanya saya bilang, Nathalie itu luar biasa,” ucap Hetty. “Ternyata dia sanggup dan itu hebat. Dia itu bisa adaptasi dalam hal apa saja,” tambahnya lagi.

Hetty juga menepis anggapan publik yang menyebut dengan menggugat cerai Sule, Nathalie kabur dari masalah yang dihadapinya dengan anak-anak Sule terutama Putri Delina. “Saya bilang berkali-kali, ini anak luar biasa. Dalam situasi apa pun bisa diatasi sendiri,” ujar Hetty.

Memang menjadi ibu sambung atau ibu tiri seperti yang dialami oleh Nathalie Holscher bukanlah hal yang mudah. Apalagi ia dan Sule menikah saat anak-anak Sule sudah remaja, di mana mereka mengetahui secara pasti bahwa Nathalie bukan ibu kandung mereka.

Menurut pengalaman banyak ibu tiri, sebaik apapun mereka pasti akan mengalami konflik dengan anak sambungnya. Selain itu dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa kenyataan pahit yang harus dialami oleh ibu tiri, seperti:

  1. Biar bagaimanapun, Anda bukan ibu kandung mereka
    Tak bisa dipungkiri bahwa anak memiliki ikatan yang sangat kuat dengan ibu kandung mereka. Karena itulah meskipun seorang ibu tiri mencurahkan seluruh kasih sayangnya, namun tak jarang anak tetap memberikan batasan dan jarak lantaran menyadari Anda bukanlah ibu kandung mereka. Anda masih dapat memiliki hubungan yang bermakna, penuh kasih, dan berpengaruh dengan anak tiri, tetapi itu akan tetap berbeda dengan hubungan antara ibu dan anak kandung.
  2. Anda tidak akan diperlakukan secara sama seperti ibu kandung
    Tidak peduli seberapa baik Anda sebagai orang tua, atau seberapa besar peran pengasuhan yang mungkin Anda miliki dalam kehidupan anak-anak tiri, kebanyakan orang tidak akan memperlakukan Anda sama atau memandang Anda sebagai orang tua kandung. sama sebagai orang tua biologis, Anda bisa menjadi satu-satunya figur ibu dalam kehidupan anak tiri dan bahkan telah membesarkan mereka hampir sejak lahir. Tetapi sayangnya, Anda masih akan selalu menjadi orang tua tiri di mata beberapa orang.
  3. Mengeluh akan membuat ibu tiri terlihat buruk
    Menjadi ibu tiri memang butuh kesabaran lebih. Bahkan jika segala cinta kasih dan perhatian sudah Anda curahkan, mengeluhkan mengenai perilaku anak tiri yang mungkin kurang menghormati, akan membuat Anda tetap terlihat buruk di mata orang lain. Tidak ada yang suka melihat ibu tiri curhat tentang situasi mereka atau anak tiri mereka. Hanya ibu kandung diperbolehkan untuk mengeluh tentang anak-anak mereka sepanjang waktu. Ketika Anda mengeluh sebagai ibu tiri, Anda sering dianggap bermasalah, tidak tahu berterima kasih, sumber konflik, atau bahkan menyebalkan.
  4. Ibu tiri diharapkan untuk selalu sabar dan diam
    Setiap orang memiliki pendapat tentang berbagai hal, dan setiap orang berhak membuat pilihan tentang hal-hal yang memengaruhi kehidupan mereka sendiri. Namun sebagai ibu tiri, Anda sering diharapkan untuk tidak berpendapat atau bersuara tentang hal-hal besar yang memengaruhi hidup dan situasi rumah Anda seperti perjanjian hak asuh, tunjangan anak, atau kunjungan. Orang sering mengatakan kepada ibu tiri untuk menghindari hal-hal itu, dan jika ibu tiri terlibat atau menyuarakan pendapat, orang akan menganggap mereka telah melampaui batas.
  5. Bahkan ibu tiri yang baik terkadang merasa buruk juga
    Adanya stigma dari masyarakat, treatmen dari anggota keluarga suami atau ibu kandung sang anak terkadang memberikan tekanan mental yang besar pada seorang ibu tiri. Bahkan sebaik apapun mereka, terkadang bisa merasa jahat dan buruk kepada anak tiri mereka. Mereka merasa tak sempurna, kurang atau bahkan gagal saat menghadapi anak-anak tiri mereka. (Yuyun Amalia)
Baca juga :  Isu Tyas Mirasih dan Tengku Tezi Selingkuh, Kenali Tanda Pasangan Terlalu Dekat Dengan Rekan Kerjanya
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Deretan Destinasi Incaran Wisatawan Berkonsep Alam dan Budaya di Papua, Simak Daftarnya

TELENEWS.ID - Berbicara seputar deretan tempat wisata unggulan sekaligus menjadi incaran semua wisatawan lokal sampai mancanegara pastinya memberi penawaran menarik.

Dianggap Berjasa, Layakkah Brigadir Yoshua Diangkat Sebagai Pahlawan?

TELENEWS.ID - Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Brigadir Josua sebagai pahlawan pada peringatan HUT...

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...