Home Nasional BEM SI Menolak Kehadiran Partai Mahasiswa Indonesia, Aktivis 1998 : Pikirannya Kotor

BEM SI Menolak Kehadiran Partai Mahasiswa Indonesia, Aktivis 1998 : Pikirannya Kotor

TELENEWS.ID – Partai Mahasiswa akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik dikarenakan adanya penolakan keras dari persatuan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Partai Mahasiswa sendiri sudah mendapatkan keputusan resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sejak tahun 2021 lalu.

Salah satu perwakilan BEM SI, yang juga ketua BEM Universitas Diponegoro (Undip), Ichwan Nugraha menyatakan bahwa kehadiran Partai Mahasiswa Indonesia tersebut menyalahi kodrat mahasiswa.

Menurut Ichwan dengan munculnya Partai Mahasiswa, peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat, pengontrol sosial dan orator tidak akan murni kembali. Hal ini dikarenakan setiap partai akan masuk ke dalam lingkaran politik yang menodai kemurnian dari peran mahasiswa itu sendiri sebagai pembela masyarakat yang netral. Pengaruh politik di dalamnya akan sangat merusak sisi netral kelompok mahasiswa dan akan mempengaruhi seluruh mahasiswa di Indonesia.

Selain itu, Ichwan juga menyoroti tentang keuangan partai yang dianggapnya tidak transparan. Sebuah partai yang akan berlomba untuk masuk ke Senayan atau wakil rakyat daerah harus memiliki modal keuangan yang besar.

Sementara jika memang partai ini murni bentukan mahasiswa seperti namanya tanpa ditunggangi, darimana asal dana yang saat ini dimiliki.

Menanggapi penolakan BEM SI tersebut, Teddy Gusnaidi yang merupakan mantan aktivis 1998 akhirnya buka suara. Teddy mengungkapkan bingung dengan pemikiran negatif yang muncul dari BEM SI soal Partai Mahasiswa ini.

Menurutnya dengan menolak munculnya sebuah partai ini, BEM SI sebenarnya sudah melanggar kebebasan demokrasi negara dimana semua orang berhak membentuk wadah untuk menyampaikan aspirasinya.

Menurut Teddy, segala aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa baik itu demonstrasi dan bertemu dengan pejabat negara untuk menyuarakan penolakan, dilakukan tanpa legalitas hukum yang jelas. Tapi mereka tetap menganggap dirinya pahlawan bagi masyarakat.

Baca juga :  Nadiem Buka Suara Terkait PPN untuk Sekolah

Saat ini sudah ada partai yang berasal dari mahasiswa yang memiliki legalitas jelas untuk memudahkan mahasiswa dalam membantu masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan perubahan. Lalu kenapa malah ditolak?

Menurut Teddy semua pikiran dan poin negatif yang disuarakan BEM SI terhadap Partai Mahasiswa Indonesia ini hanyalah kekhawatiran mereka saja yang tidak bisa dibuktikan. Untuk itu waktu akan membuktikan apakah tuduhan BEM SI terbukti bahwa partai mahasiswa Indonesia ini tidak layak mewakili masyarakat atau sebaliknya.

Baca juga :  Remaja 15 Tahun Jadi Pelaku Pelecehan Lagu ‘Indonesia Raya’

Partai mahasiswa Indonesia ini akan menjadi wadah baru yang semakin memudahkan mahasiswa menjadi pengendali kebijakan yang akan selalu berpihak kepada masyarakat. (Angela Limawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Thomas Cup 2022 Usai, Ternyata Ada Skor Tertukar Sampai Pamitnya Mohammad Ahsan

TELENEWS.ID – Thomas Cup 2022 telah usai, secara mengejutkan Tim Thomas Cup India dan Tim Uber Cup Korea Selatan berhasil keluar sebagai...

Tips Makeup Simpel untuk Datang ke Kondangan Pernikahan

TELENEWS.ID - Datang ke kondangan pernikahan menjadi hal yang cukup tricky untuk kaum Hawa. Selain harus memilih busana apa yang tepat untuk...

Kata Ahli, 5 Jenis Makanan Ini Harus Dikonsumsi Anak Setiap Hari

TELENEWS.ID - Orangtua akan melakukan segala cara agar buah hati mereka mendapatkan yang terbaik. Termasuk dalam urusan gizi dan kesehatan. Salah satunya...

Rakernas Partai Pelita Dihadiri Gatot Nurmantyo dan Ahmad Riza Patria

TELENEWS.ID – Pada Senin (16/05/2022) Partai baru, Partai Pelita mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Pada acara...