Home Teknologi Berniat Saingi Tiktok, YouTube Gelontorkan Dana 1,4 Triliun untuk YouTube Shorts

Berniat Saingi Tiktok, YouTube Gelontorkan Dana 1,4 Triliun untuk YouTube Shorts

TELENEWS.ID – Kedigdayaan YouTube sebagai platform berbagi video sudah mulai digoyang oleh sejumlah platform serupa, terutama TikTok yang popularitasnya semakin menggila. Untuk menanggulangi hal itu, perusahaan milik Google tersebut pun tengah menyiapkan dana USD 100 juta (sekitar Rp 1,4 Triliun) untuk menyiapkan media tandingan mereka, Shorts.

Platform seperti TikTok dan SnackVideo telah menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pengguna media sosial untuk menampilkan video berdurasi pendek. YouTube, sebagai ‘dedengkot’ platform video sharing yang fokus pada video berdurasi panjang pun mulai mengembangkan layanan berbagi video pendek dengan merilis ‘Shorts’ pada tahun 2020 silam.

Guna menjaring para pengguna ke platform tersebut, YouTube pun tidak main-main serta telah siap menggelontorkan dana hingga USD 100 juta untuk para kreator Shorts selama kurun waktu 2021-2022. Uang tersebut akan masuk ke program YouTube Shorts Fund dan akan didistribusikan ke video-video yang paling banyak ditonton dan mendapat engagement tinggi setiap bulannya.

“Setiap bulan, kami akan menjangkau ribuan kreator Shorts, menerima keterlibatan dan tampilan paling banyak sebagai penghargaan atas kontribusi mereka.” Tutur pernyataan resmi YouTube. “Kami juga akan meminta pembuat konten ini untuk membagikan masukan mereka kepada kami sehingga kami dapat terus meningkatkan pengalaman produk,”.

CEO Google, Sundar Pichai, menilai fitur Shorts milik YouTube berhasil karena secara statistik telah menghasilkan rata-rata 6,5 milyar penayangan setiap harinya. Jumlah tersebut, disinyalir Pichai, akan semakin bertambah begitu Shorts nantinya dibuka untuk lebih banyak negara dan wilayah di seantero dunia.

“YouTube Shorts Fund adalah langkah pertama perjalanan kami untuk membangun model monetisasi untuk platform YouTube Shorts,” tutur Amy Singer, Director of Global Partnership Enablement YouTube Shorts. “Ini adalah prioritas utama kami dan akan membutuhkan waktu untuk memperbaikinya,” tukasnya.

Baca juga :  Aplikasi Chat Ini Luncurkan Platform Perbankan Digital di Indonesia

Tekad YouTube Shorts untuk menggaet para influencer tersebut akan mendapat tantangan cukup berat. Pasalnya TikTok dan SnackVideo saat ini juga memiliki program serupa. TikTok diketahui telah menyuntikkan dana sebesar USD 2 Miliar untuk program Creator Fund mereka.

SnackVideo pun belum lama diketahui telah mempersiapkan budget sebesar Rp 500 juta bagi para konten kreator Indonesia secara khusus dalam program bertajuk ‘SnackVideo Creator Academy’. (Billy Bagus)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...

Pemerintah Hormati Putusan MK Terkait UU Cipta Kerja

TELENEWS.ID - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menghormati dan segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 91/PUU-XVIII/2020 terkait Undang-Undang (UU) Nomor...

Anies Tunjuk Sekjen IMI Sebagai Ketua Pelaksana Formula E, Ada Apa?

TELENEWS.ID - Ajang Formula E yang sedianya akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2022 nanti tinggal menunggu waktu. Namun, hingga saat ini...