Home Olah Raga Berprestasi dan Berbisnis: 2 Sisi Sangat Manis dari Piala Dunia

Berprestasi dan Berbisnis: 2 Sisi Sangat Manis dari Piala Dunia

TELENEWS.ID – Undian putaran Piala Dunia sudah digelar di Doha, Qatar Jumat (01/04/22) waktu setempat. Tim yang sudah lolos kualifikasi suah mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi nantinya. Masing-masing manajer tim sudah harus mulai putar otak untuk meracik tim agar bisa memenangkan trofi Jules Rimet tersebut.

Baik itu tim tuan rumah, atau tim tamu peserta Piala Dunia, ajang 4 tahunan ini bukan hanya ajang yang memperebutkan prestasi saja, namun juga dari segi bisnis. Dana besar sudah pasti dikeluarkan untuk menyelenggarakan ajang tersebut, namun tidak serta merta menghasilkan keuntungan. Bisa dikatakan, ajang Piala Dunia adalah ajang olahraga paling mahal yang belum tentu menghasilkan keuntungan besar.

FIFA, sebagai federasi sepakbola dunia setiap empat tahun sekali mendapatkan keuntungan yang sangat besar dengan jumlah mencapai miliaran dolar. Sementara, negara yang bertindak sebagai tuan rumah justru harus membayar untuk turnamen ini dengan anggaran kurang lebih USD 10 Miliar atau Rp. 140 Triliun jika dikonversikan ke kurs rupiah.

Untuk pelaksanaan Piala Dunia Rusia 2018 saja, Rusia menggelontorkan dana sebanyak USD 11,8 Miliar yang 70 persen dari total anggaran tersebut berasal dari pendanaan publik. Jumlah tersebut belum tentu akan balik modal, sebab, Rusia juga harus mengimbanginya dengan prestasi mereka di ajang Piala Dunia tersebut.

Untuk negara yang menjadi pemenang dalam ajang Piala Dunia tersebut akan mendapatkan hadiah sebesar USD 38 juta, sementara bagi negara yang ikut berpartisipasi saja akan mendapatkan dana mulai dari USD 8 juta. Dengan hadiah sebesar itu, tentu saja sepakbola masa kini bukan hanya sekedar prestasi saja, namun juga untuk mengejar bisnis.

Diwarnai Skandal

Perhelatan Piala Dunia sudah bukan menjadi ajang tahunan saja, namun juga menjadi kesempatan bagi segelintir orang untuk bisa meraup keuntungan secara pribadi. Piala Dunia 2018, misalnya menjerat beberapa petinggi FIFA karena adanya dugaan korupsi dan suap. investigasi bahkan sudah dilakukan sejak tahun 2015 yang mendakwa 41 pejabat dalam tubuh FIFA.

Baca juga :  Bocoran Harga Pemain di Situs Transfermarkt

Tidak hanya itu, skandal tersebut juga menjerat para pemimpin seperti Presiden El Salvador, Costa Rica, Guatemala, Panama, dan Honduras. Beberapa eksekutif perusahaan juga ikut didakwa dengan tuduhan pencucian uang, penipuan, dan juga pemerasan. Mereka yang terlibat, disebut FBI sebagai skema 24 tahun untuk memperkaya diri sendiri melalui sepak bola internasional.

Skandal ini merupakan buntut dari terpilihnya Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 yang mengalahkan Inggris. Selain itu, awak media juga tidak luput dari skandal suap ini dengan mendakwa Hernan Lopez dan Carlos Martinez selaku petinggi FOX yang menyuap petinggi dari Conmebol untuk mendapatkan hak siar Piala Dunia 2018 dan 2022.

Keuntungan Piala Dunia MIlik Siapa?

FIFA sudah pasti menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam ajang Piala Dunia dari segi bisnis. Untuk penyelenggaraan tahun 2014 saja, FIFA mendapatkan USD 4,8 Miliar. Pendapatan tersebut belum termasuk pendapatan dari hak siar sebesar USD 2,43 Miliar, dan juga dari sponsor serta penjualan tiket sebanyak kurang lebih USD 2,2 Miliar.

Baca juga :  Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Dunia, Timnas Indonesia Agendakan Laga Uji Coba

Untuk ajang Piala Dunia terakhir tahun 2018, pendapatan FIFA tersebut naik sebesar 25 persen dari pendapatan sebelumnya di Brazil. Dengan jumlah penonton yang mencapai 3,2 miliar dari seluruh dunia, keuntungan FIFA dari hak siar saja diprediksi bisa mencapai angka USD 3 Miliar.

Tidak heran jika di sepakbola modern seperti sekarang ini, setiap pertandingan menghasilkan keuntungan yang besar. Sepertinya, prestasi dikesampingkan bagi para pejabat dan juga petinggi dari tim yang akan bertanding. Sementara, pemain dan juga ofisial tim harus berjibaku di lapangan untuk bisa memberikan hasil yang terbaik untuk memberikan keuntungan bagi negara mereka dari segi materi, di samping prestasi yang diraih. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

6 Manfaat Batubara Selain Dikenal Barang Tambang Ekspor

TELENEWS.ID - Manfaat batubara tidak hanya sebagai barang ekspor dengan nilai investasi tinggi. Pada dasarnya batubara mampu dijadikan akses bahan bakar pembangkit...

Belajar dari Citra Kirana, Ini Tips Menerima Masa Lalu Pasangan dengan Lapang Dada

TELENEWS.ID - Keputusan Citra Kirana untuk secara terbuka menerima masa lalu sang suami, Rezky Aditya membuat banyak orang salut padanya. Bagaimana tidak...

Waspada, Kebiasaan Mengkonsumsi Zat Ini Bisa Merusak Ususmu

TELENEWS.ID - Makan bukan hanya memasukkan makanan ke dalam mulut dan sekedar membuat perut terasa kenyang saja. Namun kita juga perlu memperhatikan...

Ternyata Bukan Raffi Ahmad yang Akuisisi Saham US Lecce

TELENEWS.ID – Sejak 27 Mei kemarin pemberitaan di Indonesia heboh dengan kabar bahwa Raffi Ahmad membeli saham club sepak bola asal Italia,...