Home Teknologi Bersiap, Seluruh Siaran TV Analog Dipindahkan ke TV Digital, Bagaimana Caranya ?

Bersiap, Seluruh Siaran TV Analog Dipindahkan ke TV Digital, Bagaimana Caranya ?

TELENEWS.ID – Indonesia perlahan mulai akan membawa masyarakatnya untuk meninggalkan teknologi lama dan menggunakan teknologi digital. Salah satunya dimulai dengan menghentikan seluruh saluran TV Analog.

Pada Kamis (28/04/2022) lalu, tepat pada Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) 2022, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan akan menghentikan siaran TV Analog. Adapun hal ini dilakukan karena sejalan dengan program kementerian yaitu Transformasi Penyiaran Era Digital.

Diketahui Kominfo akan menghentikan siaran TV analog dengan tiga tahap. Tahap pertama akan dilakukan pada tanggal 30 April 2022, tahap kedua pada 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga pada 2 November 2022.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Ahmad M.Ramli menyatakan program ini sudah dikomunikasikan dengan seluruh stakeholder terkait terutama untuk dampak yang dirasakan oleh mereka ke depan. Menurut Ahmad, seluruh stakeholder mendukung penuh program pemerintah tersebut.

Ahmad menjelaskan bahwa ditargetkan analog switch off (ASO) selesai pada 2 November 2022 mendatang. Hal ini akan otomatis membawa masyarakat beralih dari tv analog ke TV digital.

Pemerintah akan terus mendukung masyarakat yang setia dalam menikmati siaran tv dan radio ditengah maraknya peralihan hampir semua program hiburan ke Youtube. Hal ini juga dilakukan pemerintah untuk menambah kenyamanan masyarakat dalam menikmati siaran TV dengan menggunakan TV digital. Tentunya tidak lepas dari pengamatan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk seluruh tayangan.

Ketua KPI Pusat, Agung Suprio menyatakan salah satu keuntungan masyarakat yang menikmati siaran televisi dengan TV digital adalah digital dividend. Digital dividend sendiri akan menjamin masyarakat memiliki internet yang lebih baik, keberagaman konten, serta seluruh konten kebudayaan akan disesuaikan dengan daerah pemasang.

Kepala Departemen Hukum TIK-KI FH Universitas Padjajaran, Sinta Dewi menyatakan berdasarkan laporan World Bank tahun 2022, peralihan masyarakat dari penggunaan TV analog ke digital memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi pelaku usaha pembuat konten.

Baca juga :  Rilis Mi 11, Xiaomi Akan Gandeng Genshin Impact

Selain itu dukungan dari berbagai pihak juga datang dan siap membantu, salah satunya Sekjen ATVSI, Gilang Iskandar yang menyatakan bahwa Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) akan mendukung dan membantu sosialisasi kepada masyarakat. Sementara itu terkait dengan survei dan pengukuran rating penyiaran, Country Lead Nielsen Indonesia, Hellen Katherina menyatakan bahwa dirinya sudah siap untuk mendukung perubahan ini secara teknis.

Direktur Penyiaran, Geryantika Kurnia menjelaskan beberapa tahap mudah untuk peralihan dari tv analog ke tv digital. Masyarakat memeriksa seluruh saluran TV yang dimiliki serta melakukan scanning ulang.

Pesawat TV atau sering disebut channel yang sudah memiliki tune standar DVBT2 akan otomatis tertangkap di tv digital secara utuh. Untuk itu Kominfo memberikan Set Top Box (STB) DVBT2 gratis kepada masyarakat untuk mendukung peralihan ini.

Baca juga :  Universal Music Group Umumkan Perjanjian Baru Dengan TikTok

Setelah STB ini dipasangkan ke tv, siaran yang dimiliki selama ini akan dapat dinikmati dengan kualitas audio visual yang lebih baik. Untuk itu Gery juga menyarankan untuk membeli STB yang sudah bersertifikasi resmi dari Kominfo. (Angela Limawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kata Ahli, 5 Jenis Makanan Ini Harus Dikonsumsi Anak Setiap Hari

TELENEWS.ID - Orangtua akan melakukan segala cara agar buah hati mereka mendapatkan yang terbaik. Termasuk dalam urusan gizi dan kesehatan. Salah satunya...

Rakernas Partai Pelita Dihadiri Gatot Nurmantyo dan Ahmad Riza Patria

TELENEWS.ID – Pada Senin (16/05/2022) Partai baru, Partai Pelita mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Pada acara...

Wajarkah Merasa Cemas Setelah Jokowi Perbolehkan Lepas Masker di Area Terbuka? Ini Penjelasannya!

TELENEWS.ID - Presiden Jokowi mulai melonggarkan aturan penggunaan masker di ruangan terbuka. Presiden menyampaikan hal ini melalui video pernyataan pers yang disiarkan...

Panas! Isu Sponsor Ghaib Formula E!

TELENEWS.ID - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra meragukan validitas dari sponsorship untuk ajang Formula E. menurutnya, belum adanya pengumuman...