Home Ekonomi Bitcoin Terus Merangkak Naik, Ini Kata Pakar Investasi

Bitcoin Terus Merangkak Naik, Ini Kata Pakar Investasi

TELENEWS.ID – Bitcoin sebagai salah satu mata uang kripto yang paling populer di dunia kembali mencetakkan rekor tertingginya. Harganya kini mencapai 700 juta rupiah untuk per kepingnya di hari Minggu (14/2/2021) yang lalu.

Sepanjang tahun 2020 yang lalu, artinya Bitcoin sendiri sudah mengalami kenaikan yang sangat signifikan yakni mencapai USD 20000. Dilansir dari CNN, mata uang Bitcoin naik sebesar 4 persen sejak hari Sabtu hingga Minggu yang lalu.

Kenaikan Bitcoin ini juga terjadi karena adanya sejumlah faktor seperti misalnya Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve mengumumkan kebijakan Suku Bunga Bank terbarunya. Pada bulan Maret 2020 yang lalu, Bank tersebut memangkas suku bunganya hingga mendekati nol.

Itu artinya, kebijakan tersebut membuat dolar AS melemah, sehingga beberapa pakar ekonomi memprediksi bahwa The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunganya yang rendah tersebut setidaknya untuk beberapa tahun ke depan.

Selain karena kebijakan The Fed, kenaikan nilai mata uang kripto ini juga dipegaruhi oleh beberapa kalangan yang melakukan investasi di mata uang ini. Perusahaan seperti Tesla, misalnya, mengumumkan bahwa mereka menerima pembayaran dengan Bitcoin.

Perusahaan pembayaran Master Card juga sudah mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan mata uang digital di jaringannya tersebut pada akhir tahun lalu. Paypal dan juga Square juga sudah mengumumkan rencananya untuk melakukan perdagangan Bitcoin ini.

Meskipun demikian, masyarakat hendaknya jangan terlalu bernafsu untuk melakukan investasi di Bitcoin ini.

Pendiri Skybridge Capital yakni Anthony Scaramucci mengemukakan pendapatnya bahwa Bitcoin juga memiliki potensi yang besar untuk jatuh.

Contoh terjadi pada tahun 2017 yang lalu di mana Bitcoin harganya jatuh hingga di bawah USD 4000. Hal itu terjadi tidak lama setelah Bitcoin tersebut di bawah harga USD 20000. Potensi penurunan Bitcoin diprediksi mencapai angka 20 hingga 50 persen.

Baca juga :  Ribuan Outlet H&M Terancam Tutup

Akan tetapi, ditambahkan olehnya hal tersebut masih merupakan prediksi di mana ada potensi yang besar juga untuk semakin tinggi harganya.

Harga Bitcoin di pasar saham sendiri memang memberikan keuntungan tersendiri dibandingkan dengan komoditas lainnya.

“Lintasan yang lebih mungkin adalah bahwa orang dapat menghasilkan sejumlah besar uang. Bitcoin tidak terkekang oleh kebijakan Federal Reserve atau masalah pasokan emas, Ada lebih banyak permintaan untuk bitcoin sekarang daripada pasokannya. Harganya seharusnya naik.” Kata Anthony. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Entrasol Dukung Pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis

TELENEWS.ID - Memperingati Hari Osteoporosis Nasional (HON) yang jatuh pada 20 Oktober 2021, KALBE Nutritionals melalui Entrasol, nutrisi tinggi kalsium dengan ekstrak buah zaitun yang dapat membantu...

Ketahui Penyebab Sering Bermimpi Buruk dan Cara Efektif untuk Mengatasinya

Telenews.id- Mimpi buruk bisa dialami oleh siapa saja, dari berbagai usia. Ini adalah hal yang wajar, dan sejatinya tak perlu membuat seseorang...

Berapa Kali Baiknya Buang Air Besar dalam Sehari? Dokter Ini Punya Jawabannya Plus Tips agar Bisa BAB Rutin

Telenews.id- BAB atau buang air besar secara rutin dianggap sebagai tanda pencernaan dan perut yang sehat. Mereka yang buang air besar secara...

Inilah 5 Zodiak Paling Jujur dan Apa Adanya Menurut Astrologi, Coba Cek Kamukah Salah Satunya?

Telenews.id- Sikap jujur, blak-blakan dan apa adanya ternyata tak dimiliki oleh semua orang. Namun biasanya orang yang jujur cenderung punya sifat blak-blakan....