Home Travel Kuliner Bubur Samin, Makanan Khas Ramadan di Solo yang Absen Puasa Tahun Ini

Bubur Samin, Makanan Khas Ramadan di Solo yang Absen Puasa Tahun Ini

TELENEWS.ID – Bulan Ramadan memang memberikan aktivitas berbeda, apalagi menjelang waktu berbuka. Banyak orang berbuka takjil hingga makanan khas yang hanya ada di saat ramadan. Salah satu makan khas di Solo yang cuma ada saat Ramadan adalah Bubur Samin.

Bubur yang menjadi makanan khas Kalimantan ini menjadi ciri khas dari Masjid Darussalam yang berada di Kampung Jayengan, Solo, bahkan setiap sorenya tempat ini selalu ramai oleh pengunjung. Bukan hanya untuk menanti waktu buka, melainkan mengantri pembagian bubur samin yang khas itu.

Bubur Samin memang seperti bubur pada umumnya, terbuat dari beras yang dimasak dengan komposisi air lebih banyak. Teksturnya tidak terlalu halus namun terasa lebih lembut dari nasi pada umumnya. Ciri Khas Bubur Samin adalah tambahan bumbu dan sayurannya.

Di dalam bubur samin akan terdapat beberapa sayurans eperti wortel, sayuran hijau, daun bawang dan daun seledri. Bumbu penguat masalah yang diberikan pada bubur samin seperti kapulaga, jinten, adas, kemidi kunyit dan lengkuas. Maka jangan heran, jika tampilan bubur samin terlihat lebih gelap dari pada bubur pada umumnya.

Bubur Samin lebih nikmat lagi jika ditambahkan dengan susu atau sumsum sapi, namun jika ditambahkan kedua bahan ini akan membutuhkan waktu memasak yang lebih lama. Kebanyakan di Masjid Darussalam tidak menambahkan susu dan sumsum sapi.

Tetapi sayangnya di tengah pandemi covid-19, pengurus Masjid Darussalam membuat keputusan berat dengan meniadakan pembagian Bubur Samin, padahal agenda wajib di bulan Ramadan ini sudah ada sejak tahun 1965-an, awalnya memang hanya dibagikan pada jamaah masjid yang ikut buka bersama, namun di tahun 1980-an, pengurus masjid membagikan Bubur Samin pada umum.

Baca juga :  BPJS Kesehatan Dapat Penghargaan Berkat Inovasi Digital

Ketua Takmir Masjid Darussalam, H Rosyidi Muhdlor, mengaku terpaksa meniadakan pembagian BUbur Samin kembali di tahun ini, padahal di tahun lalu juga terpaksa mengambil keputusan serupa. Alasan klise, pandemi covid-19. Pihaknya tidak ingin ada penularan, pasalnya orang yang mengantri untuk Bubur Samin bisa mencapai ratusan.

Sebelum pandemi, biasanya Ia dan pengurus masjid lainnya bisa memasak Bubur Samin hingga 50 Kg beras setiap harinya. Meskipun banyak yang memberikan usulan jika tahun ini pembagian Bubur Samin bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, namun Ia enggan ambil resiko. Bukan hanya alasan, setiap tahunnya banyak orang datang kemari bahkan dari luar kota hanya untuk mencoba Bubur Samin yang jadi makanan khas orang Banjarmasin tersebut.

Bagi Anda yang ingin mencoba kenikmatan Bubur Samin, bisa mencobanya dari penjualan takjil yang ada di sekitaran Solo. Memang rasanya tidak sama seperti buatan di Masjid Darussalam, tapi bisa jadi pengobat rindu, maklum saja ini tahun kedua Bubur Samin tidak diproduksi di Solo. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Entrasol Dukung Pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis

TELENEWS.ID - Memperingati Hari Osteoporosis Nasional (HON) yang jatuh pada 20 Oktober 2021, KALBE Nutritionals melalui Entrasol, nutrisi tinggi kalsium dengan ekstrak buah zaitun yang dapat membantu...

Ketahui Penyebab Sering Bermimpi Buruk dan Cara Efektif untuk Mengatasinya

Telenews.id- Mimpi buruk bisa dialami oleh siapa saja, dari berbagai usia. Ini adalah hal yang wajar, dan sejatinya tak perlu membuat seseorang...

Berapa Kali Baiknya Buang Air Besar dalam Sehari? Dokter Ini Punya Jawabannya Plus Tips agar Bisa BAB Rutin

Telenews.id- BAB atau buang air besar secara rutin dianggap sebagai tanda pencernaan dan perut yang sehat. Mereka yang buang air besar secara...

Inilah 5 Zodiak Paling Jujur dan Apa Adanya Menurut Astrologi, Coba Cek Kamukah Salah Satunya?

Telenews.id- Sikap jujur, blak-blakan dan apa adanya ternyata tak dimiliki oleh semua orang. Namun biasanya orang yang jujur cenderung punya sifat blak-blakan....