Home Nasional Bukan Cuma Kemendag, Kominfo Turut Berantas Predatory Pricing

Bukan Cuma Kemendag, Kominfo Turut Berantas Predatory Pricing

TELENEWS.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus melakukan perlawanan terkait dengan adanya predatory pricing yang lakukan oleh pedagang yang berasal dari luar negeri, hal ini banyak terjadi di marketplace. Kali ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga akan melakukan perlawanan serupa karena bisa menghukum marketplace yang melakukan kenakalan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Jhonny G. Plate, dimana memberikan penegasan jika Kominfo memiliki kendali untuk menjatuhkan sanksi pada marketplace yang melakukan tindakan predatory pricing. Ini bukan hanya pada pedagang dari luar negeri, namun juga pedagang dari dalam negeri.

Tindakan ini memang harus dilakukan untuk memberikan rasa keadilan dalam berkompetisi di era ekonomi digital, dimana banyak pengusaha lokal dan UMKM yang mengalami kesulitan untuk bersaing dalam pasar bebas, terlebih lagi dengan masuknya pedagang asing.

Jhonny juga menjelaskan tindakan predatory pricing ini tidak sehat karena menggunakan strategi menjatuhkan harga pasar dengan menerapkan harga rendah pada suatu barang. Hal ini akan membuat pengusaha lain tidak bisa bersaing dan akan menyingkirkan tanpa harus melakukan persaingan secara sehat.

“Ini saya ingin ingatkan, pemerintah dan masyarakat membangun infrastruktur, pasar domestic yang besar tetap kebijakan predatory pricing tidak akan bisa ditolerir” ujar Jhonny yang dikutip dalam pernyataan resminya di Laman resmi Kominfo saat berada di Forum Ekonomi Digital pada Selasa (22/06/2021).

Jhonny juga memaparkan bahwa baru 18 persen dari seluruh UMKM yang melakukan digitalisasi. Padahal jumlah UMKM di seluruh Indonesia mencapai 64,2 juta, ini bahkan belum ada seperlima dari keseluruhan. Dimana Kominfo menargetkan, minimal 50 persen UMKM sudah mulai digitalisasi pada 2024 mendatang.

Lantas apa sanksi yang akan diberikan Kominfo pada pelaku predatory pricing? Nantinya tidak akan diberikan sanksi berupa administratif saja, ini tidak akan memberikan efek jera. Namun Jhonny belum merinci secara jelas sanksi apa saja yang akan dikenakan nantinya.

Baca juga :  Standarkiaa: Bangkitnya Kekuatan Civil Society di Era Rezim Pro Asing

Jhonny juga menegaskan UMKM perlu mendapatkan dukungan penuh, dimana pemerintah kini memberikan dukungan dalam dua ekosistem yaitu dari UMKM itu sendiri dan marketplace. Diharapkan , ini akan membantu UMKM untuk bisa survive dalam kondisi pandemi dan meningkatkan keberlangsungan usaha yang dimiliki.

Jhonny juga membeberkan apa dukungan pemerintah dalam hal marketplace pada UMKM, dimana akan diberikan dukungan dalam bentuk perlindungan data pribadi hingga logistic, selain itu pemerintah juga akan memberikan dukungan kemudahan dalam hal transaksi elektronik, sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luar.

Pemerintah sendiri memberikan target 30 juta UMKM sudah tergabung dalam ekosistem digital, dimana kini separuh saja belum bisa mencapai kisaran target tersebut. Inilah yang membuat Jhonny semakin giat memberikan uluran tangan pada UMKM untuk bisa menggunakan digitalisasi sehingga bisa memperluas jaringan pasar.

Baca juga :  Standarkiaa: Bangkitnya Kekuatan Civil Society di Era Rezim Pro Asing

Nantinya bukan hanya UMKM saja yang akan mendapatkan ekosistem digitalisasi dari pemerintah, Kominfo juga membidik pasar UMKM Ultra Mikro dengan usaha menengah ke bawah, ini bisa jadi cikal bakal UMKM besar, dimana kini dapat menyumbang 61,07 persen dari PDB Indonesia. Jumlah ini bahkan diyakini akan lebih besar, jika masyarakat ingin dan mau untuk terbuka di era ekonomi digital. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berkaca Pada Celine Evangelista, Begini Cara Menciptakan Hubungan yang Sehat dengan Ibu

TELENEWS.ID - Hubungan Celine Evangelita dengan ibundanya, Vicentia Nurul kembali memanas. Belum lama ini Vicentia membongkar aib Celine, terkait kandasnya rumah tangga...

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID - Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital...

Jangan Panik, Ini Tips untuk Mengatasi Anak-anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

TELENEWS.ID - Anak-anak memang tidak begitu menyukai buah dan sayuran. Padahal kedua jenis makanan itu merupakan sumber serat yang baik bagi kesehatan...

Rachmat Gobel Diisukan Jadi Menteri Pertanian?

TELENEWS.ID - Nama Rachmat Gobel belakang santer diisukan akan menjadi jajaran kabinet Presiden Jokowi. Rumor tersebut adalah pertimbangan dari beberapa pengamat politik...