Home Gaya hidup Kesehatan Bulog Peduli Gelontorkan Beras Fortivit di NTT Untuk Turunkan Angka Stunting

Bulog Peduli Gelontorkan Beras Fortivit di NTT Untuk Turunkan Angka Stunting

TELENEWS.ID – Indonesia masih dinaungi masalah stunting yang mana menjadi satu problem klasik dimana angka gizi dari setiap masyarakat masih belum terpenuhi secara maksimal. Salah satu sumber masalah stunting adalah tingkat ekonomi masyarakat dan juga kesadaran akan pengelolaan kesejahteraan keluarga.


Mengatasi masalah stunting di daerah NTT pihak Perum Bulog dengan program Bulog Peduli Gizi telah melakukan kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Dari kerja sama tersebut telah memberi solusi dengan menambah pemberian Beras Fortivit ataupun beras bervitamin kepada keluarga penerima di daerah Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.


Program pemberian beras bervitamin ini sudah dilakukan di daerah Kupang yang mana dapat memberi perhitungan lebih cepat dari angka stunting di NTT.


Pemberian bantuan beras bervitamin di NTT tersebut dilakukan pada Jumat 11/2/2022 oleh Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita, kemudian Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dan Bupati TImor Tengah Selatan Egusem Pieter. Dari kesempatan tersebut ada pemberian beras bervitamin sebanyak 11.460 kg dengan target 191 jiwa.


Program kerja sama Bulog Peduli Gizi juga menjadi wujud dari pihak Perum Bulog dimana masyarakat bisa mendapatkan manfaat dan memberi dukungan untuk menurunkan pervelensi Balita BGM (Bawah Garis Merah) yang mana menjadi salah satu generasi emas penerus bangsa. Dari penyediaan bahan pangan lebih sehat kemudian seimbang dan memiliki jaminan berkualitas terbaik ini akan langsung memberi faktor utama dalam mencakup sektor keamanan bagi balita terutama pemberian Fortivit ini.


Febby juga memberi tambahan bahwa terobosan dari bidang produk pangan baik dalam wujud tepung terigu, garam, minyak, beras dan lainnya saat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas nutrisi di bidang makanan. Bahkan ada contoh nyata dimana Bulog sendiri masih memproduksi beras bervitamin dan nantinya Bulog juga bersedia untuk mendukung semua aspek menjadi partner untuk menyediakan bahan pangan pokok dengan nutrisi terbaik.

Baca juga :  Alami Gangguan Kesehatan Mental, Harus Ke Psikolog Atau Psikiater?

Dilansir dari pernyataan Hasto Wardoyo juga memberi sambutan secara virtual yang mana Pemerintah masih membuat target untuk bisa menurunkan angka stunting di angka 14 persen pada tahun 2024 mendatang. Kemudian ada target pembangunan berkelanjutan di tahun 2030 yang mana diperhitungkan dengan dukungan lengkap dari semua pihak dalam mewujudkan Indonesia bisa bebas dari stunting.

Dari pihak Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piter juga menghadiri langsung acara tersebut dan dari sambutannya mengucapkan terima kasih atas program dan juga kepedulian dari pihak Bulog dan juga BKKBN terhadap warga Timor Tengah Selatan.

Baca juga :  Alami Gangguan Kesehatan Mental, Harus Ke Psikolog Atau Psikiater?


Diharapkan dari acara tersebut bisa memberi tambahan nutrisi terbaik bagi warga yang mendapatkan. Kemudian ada kolaborasi dari beberapa bidang yang kemudian mampu menurunkan angka stunting yang sementara ini masih cukup tinggi di daerah-daerah NTT.


Pembangunan bangsa bisa diakses dari pemberian makanan dan nilai nutrisi terbaik. Selain dari pemberian nutrisi tambahan inilah diharapkan masyarakat juga mendapatkan akses terbaik dari penambahan kesejahteraan untuk bisa mengurangi angka stunting secara bertahap setiap tahunnya. (Stefanus Bernadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kata Ahli, 5 Jenis Makanan Ini Harus Dikonsumsi Anak Setiap Hari

TELENEWS.ID - Orangtua akan melakukan segala cara agar buah hati mereka mendapatkan yang terbaik. Termasuk dalam urusan gizi dan kesehatan. Salah satunya...

Rakernas Partai Pelita Dihadiri Gatot Nurmantyo dan Ahmad Riza Patria

TELENEWS.ID – Pada Senin (16/05/2022) Partai baru, Partai Pelita mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Pada acara...

Wajarkah Merasa Cemas Setelah Jokowi Perbolehkan Lepas Masker di Area Terbuka? Ini Penjelasannya!

TELENEWS.ID - Presiden Jokowi mulai melonggarkan aturan penggunaan masker di ruangan terbuka. Presiden menyampaikan hal ini melalui video pernyataan pers yang disiarkan...

Panas! Isu Sponsor Ghaib Formula E!

TELENEWS.ID - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra meragukan validitas dari sponsorship untuk ajang Formula E. menurutnya, belum adanya pengumuman...