Home Teknologi Internet Camilan! OJK Beberkan Data Konsumen yang Bisa Diakses Pinjol Ilegal

Camilan! OJK Beberkan Data Konsumen yang Bisa Diakses Pinjol Ilegal

TELENEWS.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan data apa saja yang bisa diakses oleh pinjaman online (pinjol) ilegal, parahnya akses ini diberikan secara tidak langsung oleh pengguna sendiri saat melakukan aktivasi. Inilah yang membuat financial technology (fintech) bisa melakukan penelusuran terkait data-data penggunanya.

Bahkan OJK menaksir ada beberapa data penting yang bisa diambil oleh Pinjol ilegal tanpa harus meminta persetujuan dari pengguna atau konsumen mereka. Data ini bisa diambil karena dapat diakses dari kamera, mikrofon dan lokasi ponsel milik peminjam dana.

Hal ini dibeberkan langsung oleh Sekar Putih Djarot selaku Juru bicara OJK, dimana pinjel ilegal memang memiliki akses untuk membuka seluruh kontak milik peminjam dana, sehingga ada kemungkinan besar data tersebut disalahgunakan.

“OJK membatasi fintech lending yang sudah terdaftar dan berizin, dimana mereka hanya dapat mengakses Camilan, camera, microphone dan location, begitu kami menyebutkan. Jika ada yang meminta daftar kontak pribadi, bisa dipastikan ini merupakan pinjol ilegal dan tidak terdaftar di OJK. Segera lakukan penolakan dan abaikan penawaran dari pinjol tersebut” ujar Sekar dalam keterangan resminya pada Sabtu (26/06/2021).

Hal ini menjawab rasa penasaran banyak pihak, bagaimana bisa pinjol memiliki akses untuk mengambil data pribadi, padahal tidak pernah melakukan tatap muka, melihat secara langsung hingga melakukan kontak. Dimana banyak pinjol yang melakukan penyalahgunaan kewenangan, seperti mengakses seluruh kontak pengguna hingga memiliki akses pada semua penyimpanan milik penggunanya.

Sekar sendiri menegaskan bahwa hingga 10 Juni 2021, hanya ada 125 pinjol resmi yang sudah terdaftar di OJK. Bahkan angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan laporan pada Mei 2021 lalu, sebelumnya terdapat 131 pinjol resmi, nampaknya ada 6 fintech yang sudah lagi dinyatakan tidak layak oleh OJK.

Baca juga :  Tips Investasi Emas Paling Cuan Buat Millenial

Hal ini membuat OJK meminta pada 6 fintech tersebut untuk segera mengembalikan tadan terdaftarnya pinjol mereka, ini terjadi karena ada beberapa persyaratan dalam perizinan yang tidak terpenuhi. Bahkan OJK memberikan ultimatum untuk segera menghentikan kegiatan operasional.

Nantinya 6 fintech ini boleh beroperasi kembali, setelah melakukan perbaikan dan dinyatakan lolos dari uji OJK terlebih dahulu. Jika nantinya melakukan pelanggaran, maka bisa diperkarakan secara hukum, hal ini bisa dilakukan oleh pengguna peminjaman yang merasa mengalami kerugian, dimana OJK nantinya akan memberikan perlindungan hukum.

Hingga kini OJK melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) dan Bareskrim Polri telah berhasil melakukan pemblokiran terhadap 3.193 pinjol ilegal, dimana sebagian besar melakukan penyalahgunaan data nasabah untuk keperluan penagihan dengan cara mengintimidasi.

Baca juga :  Santer Foto Selfie KTP Diperjualbelikan di Medsos, Kominfo Segera Tindak Tegas

Sekar juga mengimbau pada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan peminjaman dana melakukan fintech atau pinjol, hal ini memang diperbolehkan asalkan dari pinjol resmi dan sudah terdaftar di OJK. Dimana sebaiknya selalu melakukan pengecekan di website OJK untuk mengetahui update terbaru fintech lending apa saja yang terdaftar resmi di OJK. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Startup Indonesia Lakukan PHK Besar, Ada Apa?

TELENEWS.ID – Beberapa hari lalu, perusahaan startup Indonesia seperti LinkAja, Zenius, SiCepat, dan JD.ID melakukan pemutusan hubungan kerja kepada sejumlah karyawannya. Hal...

Elon Musk Batal Bangun Pabrik Tesla di India, Peluang Indonesia Semakin Besar

TELENEWS.ID – Dikutip dari India Times dan ABP Live, Elon Musk memutuskan untuk tidak berinvestasi di India dalam membangun pabrik mobil Tesla...

Ibukota Akan Pindah, Bagaimana Pertahanan Udaranya?

TELENEWS.ID - Pemindahan Ibukota negara ke Penajam, Paser Utara, Kalimantan Timur harus dibarengi dengan pertahanan udara yang maksimal. Karena, posisi Ibukota tersebut...

Pemprov DKI Mengandalkan SPAM untuk Mengatasi Akses Air Bersih

TELENEWS.ID - Untuk mengatasi masalah banjir dan juga menanggulangi masalah air bersih di DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta mendapatkan kucuran dana dari...