Home Gaya hidup Kesehatan Dari Kasus Kopda Muslimin, Kenali 8 Tanda Orang Menelan Racun yang Berbahaya!

Dari Kasus Kopda Muslimin, Kenali 8 Tanda Orang Menelan Racun yang Berbahaya!

TELENEWS.ID – Setelah diburu pihak berwajib lantaran diduga sebagai aktor intelektual dibalik penembakan sang istri, Kopda Muslimin ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kuat dugaan Kopda Muslimin meninggal dunia dengan menelan racun.

Dugaan ini muncul lantaran sebelum meninggal, Kopda Muslimin sempat minta maaf pada orangtuanya sambil muntah-muntah. “Kopda Muslimin masuk ke kamar belakang menemui kedua orang tuanya serta memohon maaf dalam keadaan muntah-muntah dan kemudian Kopda Muslimin berbaring di tempat tidur,” tulis keterangan yang diunggah di @kodam_diponegoro

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi juga membenarkan Kopda Muslimin meninggal dunia sebelum polisi datang. Meski tak menyebut secara pasti penyebab kematiannya, Luthfi menyebut indikasi keracunan sebagai penyebab kematian Kopda Muslimin.

“Yang jelas, yang bersangkutan meninggal dunia di rumah orang tuanya,” ujar Luthfi. “Yang bersangkutan meninggal dunia sebelum polisi datang. Indikasi, ada tanda-tanda minum racun,” jelas Luthfi.

Minum racun seperti yang dilakukan oleh Kopda Muslimin juga bisa terjadi pada siapa saja, baik disengaja ataupun tidak. Bunuh diri tentu menjadi salah satu penyebab mengapa ada orang yang sengaja minum racun. Namun tak menutup kemungkinan seseorang minum racun secara tidak sengaja. Akan tetapi tentu saja keduanya menjadi hal yang tak bisa dianggap sepele, sebab jika terlambat ditolong bisa berakibat fatal pada korbannya.

Sementara itu keracunan sendiri adalah cedera atau kematian karena menelan, menghirup, menyentuh atau menyuntikkan berbagai obat, bahan kimia, racun atau gas. Banyak zat seperti obat-obatan dan karbon monoksida yang beracun dalam konsentrasi atau dosis yang lebih tinggi.

Jenis pembersih tertentu baik untuk lantai atau pakaian, akan sangat berbahaya jika tertelan, sementara yang lain juga bisa mengeluarkan gas atau asap beracun. Anak-anak sering menjadi korban keracunan, karena sangat sensitif bahkan terhadap sejumlah kecil obat-obatan dan bahan kimia tertentu.

Penting untuk dicatat bahwa hanya karena sebuah kemasan tidak memiliki label peringatan tidak beracun, bukan berarti produk tersebut suatu bahan yang aman. Kita harus mempertimbangkan mempertimbangkan kemungkinan keracunan jika seseorang tiba-tiba sakit tanpa alasan yang jelas. Keracunan juga harus dipertimbangkan jika orang tersebut ditemukan di dekat tungku, mobil, api, kemasan produk tertentu seperti obat keras atau racun tikus, atau di area yang tidak berventilasi baik.

Baca juga :  Wajib Disantap, Ini 7 Makanan Yang Bermanfaat Untuk Menjaga Kesehatan Otak

Gejala keracunan mungkin membutuhkan waktu untuk terlihat. Namun jika kamu menduga seseorang telah minum racun baik sengaja atau tidak, jangan menunggu gejalanya bertambah parah dan panggil bantuan medis segera.

Tanda dan gejala keracunan dapat mirip seperti kondisi kesehatan lain, misalnya kejang, keracunan alkohol, stroke, dan reaksi insulin. Tanda dan gejala keracunan mungkin juga termasuk:

  1. Luka bakar atau kemerahan di sekitar mulut dan bibir
  2. Napas yang berbau seperti bahan kimia, seperti bensin atau pengencer cat
  3. Muntah
  4. Sulit bernafas
  5. Kebingungan atau perubahan status mental lainnya
  6. Sakit perut dan pusing
  7. Kejang-kejang
  8. Kehilangan kesadaran

Jika kamu mencurigai seseorang telah keracunan, waspadalah terhadap petunjuk seperti botol atau paket pil kosong, pil yang berserakan, dan luka bakar, noda dan bau pada orang atau benda di dekatnya.
Lalu apakah pertolongan pertama yang bisa diberikan pada orang yang menelan racun?

  1. Jangan mencoba memberikan pernafasan buatan karena bisa saja racun masih tertinggal di mulut korban
  2. Buang apa pun yang tersisa di mulut orang tersebut. Jika racun yang dicurigai adalah pembersih rumah tangga atau bahan kimia lainnya, baca label pada wadah dan ikuti petunjuk untuk keracunan yang tidak disengaja.
  3. Jangan membuat seseorang muntah kecuali diperintahkan oleh petugas medis
  4. Jika orang tersebut muntah, bersihkan jalan napas orang tersebut. Bungkus kain di sekitar jari sebelum membersihkan mulut dan tenggorokan korban. Jika orang tersebut keracunan makanan atau tumbuhan, simpan muntahannya. Ini dapat membantu para ahli mengidentifikasi obat apa yang dapat digunakan untuk membantu menolong mereka.
  5. Buat orang itu tetap nyaman. Orang tersebut harus berguling ke sisi kiri, dan tetap pada posisi itu saat mendapatkan atau menunggu bantuan medis.
  6. Jika racun telah tumpah ke pakaian, lepaskan pakaian itu dan siram kulitnya dengan air bersih.
  7. Segera hubungi pihak medis sambil menjelaskan gejala, usia, berat badan korban, obat lain yang dia pakai, dan informasi apa pun yang kamu miliki tentang racun tersebut.
  8. Cobalah untuk menentukan jumlah racun yang tertelan dan berapa lama sejak orang tersebut terpapar.
    Itulah beberapa jenis pertolongan pertama untuk korban keracunan, baik yang disengaja ataupun tidak. (Yuyun Amalia)
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...

Pertamina Jadi Perusahaan RI Satu-satunya Masuk ke Fortune Global 500, yuk Simak Faktanya

TELENEWS.ID - Sejumlah prestasi dan kontribusi Pertamina untuk menyediakan energi bagi masyarakat Indonesia masih terus ditingkatkan. Bentuk prestasi Pertamina...

Mentan Sarankan Masyarakat Konsumsi Singkong untuk Gantikan Gandum yang Semakin Mahal

TELENEWS.ID - Kondisi harga gandum secara global mengalami perubahan dan meningkat lebih mahal karena kondisi perang Rusia-Ukraina. Alhasil dari...