Home Internasional Di KTT Asean-Amerika Serikat, Jokowi Sampaikan Stabilitas Kawasan Perang Sampai Kesehatan Dunia

Di KTT Asean-Amerika Serikat, Jokowi Sampaikan Stabilitas Kawasan Perang Sampai Kesehatan Dunia

TELENEWS.ID – Pada Kamis (12/05/2022) lalu, Presiden Joko Widodo bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat untuk mengikuti Kongres KTT Asean-Amerika. Presiden Jokowi menghadiri KTT Asean-Amerika dengan didampingi oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Rosan Roeslani. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan pidatonya di hadapan pemimpin negara terutama soal upaya mencapai perdamaian dunia terutama untuk perang Rusia-Ukraina, stabilitas dan kerja sama Indo-Pasifik.

Presiden Jokowi menyoroti bahwa pasca pandemi Covid-19, ekonomi dan kesehatan dunia belum sepenuhnya stabil di beberapa negara termasuk negara maju. Bahkan dunia tetap harus berjaga-jaga untuk serangan Covid-19 kembali dengan berbagai varian terbaru yang ditemukan ataupun penyakit lain.

Untuk itu perang Rusia-Ukraina memberi dampak buruk bagi ekonomi negara, kenaikan dan ketidakstabilan harga pasar untuk pangan, energi dan sumber daya alam. Hal ini akan mengakibatkan inflasi beberapa negara yang seharusnya sudah mulai bangkit.

Jokowi menegaskan bahwa perang Rusia-Ukraina menjadi contoh kasus yang harus cepat diselesaikan dan kerja sama dengan negara-negara berpengaruh di dunia. Jika hukum internasional, multilateralisme, dan unilateralisme tidak dihormati serta ditinggalkan, maka hal yang sama akan terjadi di negara lain selain Rusia-Ukraina.

Di akhir pidatonya, Presiden Jokowi kembali mengajak Amerika Serikat untuk tetap setia bekerja sama dan menjadi mitra bisnis negara-negara Asean yang selalu menjunjung tinggi win-win solutions.

Selain itu Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang masih terjadi di beberapa negara dan mengantisipasi peningkatan angka penderita kembali, seluruh negara di dunia harus bekerja sama. Ada tiga hal yang disampaikan Presiden Jokowi soal kerjasama untuk menjaga kesehatan dunia. Pertama akses kesehatan inklusif tanpa memandang kaya dan miskin serta infrastruktur alat-alat kesehatan yang memadai.

Baca juga :  Presiden Filipina Ancam Warga Yang Tolak Vaksin Covid-19

Poin kedua adalah akses pembiayaan karena tidak semua negara memiliki sumber daya alam untuk membuat vaksin atau obat untuk berbagai penyakit. Di lain sisi ada negara yang memiliki sumber daya alam itu namun tidak memiliki cukup dana atau teknologi pembuatannya. Maka sistem donor dan bank pembiayaan multilateral sangatlah dibutuhkan.

Poin ketiga adalah pemberdayaan, kolektif capacity, untuk kebutuhan riset, transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, serta sumber daya alam harus dilakukan secara adil dan tidak adanya monopoli. Karena jika ada monopoli maka distribusi, produksi obat dan vaksin, serta alat diagnostik dan terapeutik akan terganggu dan mengancam seluruh negara.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden pada jamuan makan malam di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Diketahui Presiden Jokowi mengikuti jamuan makan malam di Blue Room bersama dengan Presiden Joe Biden setelah sesi foto bersama. Di kesempatan tersebut, Presiden Jokowi tidak lupa kembali mengundang Presiden Amerika Serikat tersebut untuk datang pada G20 di Bali mendatang. (Angela Limawan)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Tips Makeup Simpel untuk Datang ke Kondangan Pernikahan

TELENEWS.ID - Datang ke kondangan pernikahan menjadi hal yang cukup tricky untuk kaum Hawa. Selain harus memilih busana apa yang tepat untuk...

Kata Ahli, 5 Jenis Makanan Ini Harus Dikonsumsi Anak Setiap Hari

TELENEWS.ID - Orangtua akan melakukan segala cara agar buah hati mereka mendapatkan yang terbaik. Termasuk dalam urusan gizi dan kesehatan. Salah satunya...

Rakernas Partai Pelita Dihadiri Gatot Nurmantyo dan Ahmad Riza Patria

TELENEWS.ID – Pada Senin (16/05/2022) Partai baru, Partai Pelita mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Pada acara...

Wajarkah Merasa Cemas Setelah Jokowi Perbolehkan Lepas Masker di Area Terbuka? Ini Penjelasannya!

TELENEWS.ID - Presiden Jokowi mulai melonggarkan aturan penggunaan masker di ruangan terbuka. Presiden menyampaikan hal ini melalui video pernyataan pers yang disiarkan...