Home Nasional Hukum Drama KPK Ungkap Kasus Suap 7 Miliar Masih Takut-Takut

Drama KPK Ungkap Kasus Suap 7 Miliar Masih Takut-Takut

Gedung Merah Putih KPK (IST).


TELENEWS. id. JAKARTA-Kasus suap proyek KemenPUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) di Maluku dan Maluku Utara sebesar 7 miliar pada tahun anggaran 2016 mulai akan diungkap atau didalami lagi oleh KPK.


Koordinator NasionalBudget Institute (BINS), Heryanto mengatakan, kasus suap Rp.7 miliar diduga adanya aliran uang ke Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum PKB setelah terungkap dalam surat permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan mantan politikus PKB, Musa Zainuddin, yang telah menjadi terpidana perkara suap tersebut.


“Memang kasus suap 7 miliar ini dibilang kasus lama, makanya KPK dalam penanganannya terkesan bertele-bertele sekali. Terlalu banyak mereka basa -basi ke publik. Mungkin karena, ada indikasi melibatkan mereka yang tengah berkuasa. Tapi biarlah, sepandai-pandainya membungkus duren busuk pada akhirnya akan berbau juga,” kata Heryanto dalam keterangan tertulis,  Rabu (29/7/2020).


Disisi lain, KPK seperti mengidap penyakit rasa jengah dalam melihat dan menangani kasus yang satu ini. Padahal kasus suap KemenPUPR sudah berbau kemana-mana, tapi sepertinya sedang diendap agar pelan-pelan menguap dihembus angin Covid-19 atau ditelan angin-angin yang lainnya.
Hal ini juga, kata dia,  memperlihatkan bahwa para penegakkan hukum seperti KPK dibuat pura pura kewalahan atau sedang bermain-main dalam membongkar atau menangkap belut licin nan asoy ini. 


“Maka untuk itu, kami dari BINS (Budget Institute) meminta kepada KPK Pertama, penyidik KPK untuk segera memanggil Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar ke kantor KPK kuningan mengenai ada dugaan aliran uang ke Ketua Umum PKB tersebut,” ungkapnya. 


Kedua, jangan lupa segera panggil juga anak buahnya Cak Imin yang bernama Jazilul Fawaid ke KPK. Menurut Musa Zainuddin, uang yang diterimanya dari Abdul Khoir tak dinikmatinya seorang diri. Tapi, sebanyak Rp.6 miliar diserahkan kepada Sekretaris Fraksi PKB kala itu, Jazilul Fawaid di kompleks rumah dinas anggota DPR.

Baca juga :  Kemenperin Dorong Produsen Batik Terapkan Industri Hijau Guna Pacu Daya Saing


Dari permintaan tersebut, kami dari Budget Institute (BINS) hanya meminta kepada KPK jangan bertele-tele lagi. Segera tuntaskan kasus suap ini, tanpa ada rasa takut. Berani berarti jujur dalam mengungkap permintaan dari justice collaborator (JC) yang diajukan mantan politikus PKB, Musa Zainuddin, yang telah menjadi terpidana.


“Kalau KPK tidak mengungkap JC mantan politikus PKB, Musa Zainuddin ini berarti hanya akan membuat image citra KPK makin ‘ndelosor nyungsep’ di mata publik,” pungkasnya. (Peter). 

Baca juga :  13 Jenderal Calon Pengganti Kapolri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

New York Rasa Lokal Ada di Broadway Alam Sutera

TELENEWS.ID- Bicara rencana liburan untuk akhir pekan, sepertinya seru untuk dibahas. Bukan tanpa sebab, saat ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah...

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...