Home Nasional Politik Dua Politisi Demokrat, Andi Arief dan Jemy Setiawan Kembali Penuhi Panggilan KPK

Dua Politisi Demokrat, Andi Arief dan Jemy Setiawan Kembali Penuhi Panggilan KPK

TELENEWS.ID – Senin (09/05/2022), Komisi Pemberantasan Korupsi Kembali (KPK) kembali melayangkan surat pemanggilan kepada Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief. Namun untuk pemanggilan ini, Andi Arief mangkir dari panggilan KPK. Hal ini dikonfirmasi oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Andi Arief diketahui mendapat panggilan KPK sebagai saksi atas kasus dugaan suap Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas’ud. Andi Arief sendiri meminta jadwal pemeriksaan diulang pada Selasa (10/05/2022). Mantan sekjen Partai Demokrat ini sebelumnya sudah pernah diperiksa sebagai saksi atas kasus yang sama pada 11 April 2022 lalu.

Andi terkonfirmasi melakukan komunikasi dengan Abdul Gafur Mas’ud soal pencalonan Abdul menjadi ketua DPD Partai Demokrat, sebelum Abdul terciduk OTT oleh KPK.

KPK juga tengah mendalami sejumlah aliran dana terkait dengan Abdul Gafur ke sejumlah pihak. Salah satu tersangka lain dari Partai Demokrat adalah bendahara umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis.

Pada Selasa (10/05/2022), Andi akhirnya kembali memenuhi panggilan KPK dan menjalani pemeriksaan selama tiga jam. Saat diberondong pertanyaan oleh wartawan, Andi menjelaskan telah memberikan keterangan sedetail mungkin untuk membantu KPK dalam menyelesaikan kasus dugaan suap terkait Abdul Gafur.

Namun Andi tidak menjelaskan secara detail informasi apa saja yang diberikannya kepada KPK. Andi hanya menyampaikan bahwa kasus yang tengah disoroti oleh KPK saat ini tidak terkait dengan musyawarah daerah atau musda Partai Demokrat.

Selain Andi Arief, politikus Partai Demokrat lain, Jemy Setiawan juga diperiksa KPK pada hari yang sama terkait Musda Partai Demokrat di Kalimantan Timur. Jemy diketahui menjalani pemeriksaan selama tiga jam.

Baca juga :  Tak Sekadar 'Ikut Meramaikan', Erick Thohir Berpotensi Jadi Kuda Hitam saat Pilpres 2024

Sebelumnya Jemy pernah diperiksa KPK terkait kasus yang sama dan berkaitan dengan Abdul Gafur pada 29 April 2022 lalu. Jemy diperiksa KPK terkait mekanisme persiapan rapat musda Partai Demokrat di Kalimantan Timur, serta pertemuannya dengan Abdul Gafur terkait musda. Saat ditanya wartawan, Jemy juga menjelaskan bahwa tidak ada aliran dana yang berkaitan dengan kasus suap yang dilakukan tersangka Abdul Gafur.

Ali Fikri menjelaskan keterangan dari kedua politisi Demokrat ini diperlukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan tersangka untuk dilanjutkan ke pengadilan. Ali juga menjelaskan hubungan kasus suap Abdul Gafur dengan dua politisi Demokrat ini adalah salah satunya melihat apakah adanya aliran uang yang masuk untuk keperluan partai.

Baca juga :  Muhaimin Pentingnya Semua Parpol Bergerak Bantu Hadapi Corona

Selebihnya seluruh alat bukti yang terkumpul akan dibuka keterkaitannya di pengadilan. (Angela Limawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...