Home Olah Raga Dugaan Malpraktik dalam Kematian Maradona

Dugaan Malpraktik dalam Kematian Maradona

TELENEWS.ID – Maradona masih menjadi pembicaraan terhangat dalam pekan ini, terutama di kalangan pecinta sepakbola. Banyak pihak yang masih belum percaya bahwa sang ‘tangan Tuhan‘ telah tiada. Bahkan, diketahui puluhan pertandingan juga menyempatkan penghormatan terakhir sebelum memulai pertandingan. Namun, siapa sangka bahwa di balik kematian sang legendaris itu ada dugaan malpraktik yang dilakukan oleh dokter pribadinya, Leopoldo Luque terhadap Diego Maradona. 

Otoritas Hukum Argentina mulai menyelidiki kematian Diego Maradona atas dugaan malpraktik terhadapnya. Pihak berwenang diketahui telah menggeledah rumah dan klinik dokter pribadi Sang Bintang, Leopoldo Luque hari ini.

Jaksa penuntut umum melakukan perintah penggeledahan di kota San Isidro, Buenos Aires yang ditandatangani oleh hakim setempat.

Baca Juga : Film ‘I Am Zlatan’ Akan Rilis Di 2021

Diketahui sebelumnya, Maradona meninggal pada usia 60 tahun karena serangan jantung pada hari Rabu (25/11), yang mengakibatkan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat dunia pecinta sepakbola. 

Pengacara Maradona, Matias Moria, pada hari Kamis mengatakan dia akan meminta penyelidikan yang serius atas kematian sang legendaris Argentina itu. Ia juga sempat menyayangkan lambatnya pelayanan ambulans yang datang lebih dari setengah jam.

Sebelumnya, bintang sepak bola itu menjalani operasi untuk menghilangkan gumpalan darah pada awal November dan memiliki riwayat penyalahgunaan narkotika. 

Jaksa penuntut umum, Sabtu kemarin (28/11) mengatakan bahwa penyelidikan dan bukti-bukti akan diambil dari orang-orang terdekatnya, termasuk kerabat langsung almarhum. Dan berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan tersebut, maka penggeledahan dilakukan di rumah dan klinik dokter pribadinya, Leopoldo Luque.

Kejaksaan tidak memberikan informasi apapun mengenai apa yang mendorong mereka melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Salah satu narasumber pengadilan Argentina, seperti dikutip BBC Senin (30/11), menyatakan bahwa penyelidikan itu dipicu oleh kecurigaan yang dilaporkan dari tiga putri Maradona, yakni Dalma, Giannina dan Jana terkait perawatan jantung sang bintang dan mereka ingin tahu obat apa yang dipakai ayah mereka. 

“Mereka mengambil rekam data medis,” kata Luque kepada stasiun televisi lokal setelah penggeledahan rumah dan kliniknya. “Tidak ada malpraktik di sini, dan saya hanya melakukan yang terbaik untuk Diego, di mana Ia sangat membutuhkan bantuan,” tambah Luque merujuk pada masalah Diego terhadap ketergantungan narkotika.

Luque menolak berkomentar lebih lanjut tentang dugaan tersebut. Ia sempat mengunggah foto dengan Maradona pada hari ketika sang pencipta Gol Tangan Tuhan meninggalkan rumah sakit pada 12 November, 8 hari setelah operasi untuk mengangkat gumpalan darah di otak Maradona.

Maradona kemudian kembali ke rumahnya di Tigre untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Namun, setelah beberapa hari kepulangannya tersebut, Maradona akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu kemarin. Maradona dimakamkan pada Kamis di tengah gelombang kesedihan, mulai dari Buenos Aires hingga Napoli di Italia. Pemakaman diadakan di Bella Vista, Bueno Aires dengan dihadiri oleh keluarga dan teman dekatnya. 

Penulis: DES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

PUBG New State Diluncurkan, Apa Bedanya Dengan PUBG Mobile ?

TELENEWS.ID - Para penggemar game mobile online, khususnya PUBG, sedang dihebohkan dengan peluncuran PUBG New State pada Kamis lalu (25/3/2021).

Mengapa Pierluigi Collina begitu Disegani?

TELENEWS.ID - Apa jadinya sepak bola dimainkan tanpa wasit? Wasit adalah sosok penting untuk pertandingan sepak bola dan menjadi pengadil bagi dua...

Tak Mau Kalah, Huawei Ikut Kembangkan Mobil Listrik

TELENEWS.ID - Raksasa teknologi asal Tiongkok, Huawei, berencana membuat mobil listrik dengan mereknya sendiri, dan beberapa model bahkan mungkin diluncurkan sebelum akhir...

Amnesty International Kecam Kriminalisasi Terhadap Masyarakat Adat

TELENEWS.ID - Pada hari Sabtu, (27/2/2021), tiga tokoh masyarakat adat Dayak, Modang Long Wai - Daud Luwing, Benediktus Beng Lui dan Elisason,...