Home Teknologi App Duh! UC Browser Diketahui Ambil Data Pengguna

Duh! UC Browser Diketahui Ambil Data Pengguna

TELENEWS.ID – Peneliti keamanan bernama Gabi Cirlig mengungkapkan bahwa salah satu mesin pencarian di dunia maya yang cukup populer, yakni UC Browser, ketahuan mampu melacak kebiasaan dan juga mengirimkan data pengguna ke server milik perusahaan.

Browser ciptaan UCWeb (anak perusahaan Alibaba milik Jack Ma) tersebut kabarnya selalu mencatat situs-situs yang dikunjungi pengguna dan bahkan hal itu tidak bisa dihindari meski menggunakan mode incognito agar privasi lebih terjaga.

Kemudian, UC Browser disinyalir mengumpulkan alamat IP pengguna meskipun belum diketahui tujuan dari UCWeb terkait data-data tersebut.

Dikutip dari Forbes, Cirlig mengatakan bahwa data yang dikumpulkan oleh UC Browser bisa dihubungkan dengan persona asli mereka, dimana browser lain tidak pernah melakukan hal semacam itu.

Sebagai contoh, Google Chrome yang tidak pernah mencatat kebiasaan browsing pengguna ketika mengaktifkan mode incognito.

Bukan hanya itu, masalah lain ditemukan pada UC Browser versi iOS ketika Apple membuat kebijakan yang mewajibkan pengembang aplikasi untuk memperlihatkan label privasi dan UC Browser tidak memperbarui aplikasinya yang membuat para pengguna tidak menyadari kalau data mereka dikumpulkan.

Pekan lalu, pihak pengembang UC Browser telah memperbarui aplikasinya dan menegaskan bahwa pengguna bisa dilacak melalui tanda pengenal unik dan riwayat pencarian, namun belum ada deskripsi terkait melacak pengguna melalui browsing.

Tak lama kemudian, UC Browser versi bahasa Inggris hilang dari App Store meskipun versi bahasa Mandarin masih tersedia. Dan untuk hal itu, masih belum terungkap alasannya, terlebih lagi UC Browser versi bahasa Inggris masih ada di Google Play Store.

Menurut beberapa sumber, hal itu karena pihak Alibaba keberatan dengan Apple yang menerapkan kebijakan App Tracking Transparency. Melalui kebijakan tersebut, pengguna dapat memblokir aplikasi yang melacak kebiasaan browsing mereka untuk keperluan iklan.

Baca juga :  NASA Beri Jalan Elon Musk Jelajah Luar Angkasa

Diketahui juga bahwa bisnis Alibaba tergantung pada pendapatan iklan dengan cara memanfaatkan data pengguna, sekitar 40% dari total pendapatan.

Sebagai informasi tambahan, karena bermasalah dengan privasi pengguna, pemerintah India memblokir UC Browser meskipun menjadi browser paling populer di sana.

Baca juga :  Adobe Secara Resmi Blokir Konten Flash Player

Menurut salah satu data analisis, UC Browser adalah aplikasi browser terbesar keempat di dunia saat ini. (Dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dispatch Bongkar Rahasia Kencan Idol Korea

TELENEWS.ID - Bagi kamu pecinta industri hiburan Korea tentu sudah tidak asing dengan media yang cukup fenomenal yakni Dispatch. Layaknya Lambe Turah...

Maeda Tadashi, Samurai Jepang yang Membantu Kemerdekaan Indonesia

TELENEWS.ID - Kemerdekaan Republik Indonesia tidak lepas dari peran penting beberapa tokoh tanah air yang ingin bebas dari belenggu penjajah. Namun, jangan...

Pemprov DKI Menghentikan Pembiayaan Ajang Formula E

TELENEWS.ID - Penyelenggaraan Formula E yang sedianya dilaksanakan tahun ini harus tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Tidak kunjung mendapatkan kejelasan, pihak DKI...

Pengadaan Rapid Test, Pemprov DKI Melakukan Pemborosan 1,19 Miliar

TELENEWS.ID - BPK merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) mengenai laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hasilnya, dalam laporan tersebut Pemprov DKI Jakarta...