Home Daerah E-Katalog Lokal Kadai Rami, Cara Gubernur Sumbar Bantu UMK

E-Katalog Lokal Kadai Rami, Cara Gubernur Sumbar Bantu UMK

TELENEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat jalin kerja sama dengan MBizmarket untuk meluncurkan aplikasi Kadai Rami (Rang Minang) dan meluncurkan e-katalog lokal Kadai Rami untuk meningkatkan perdagangan khususnya melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerahnya.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyebut, sektor UMKM adalah yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19. Karena itu, kehadiran e-katalog lokal sejalan dengan visi misinya untuk peningkatan UMKM berbasis digital untuk mencapai Sumbar sejahtera. 

“Dengan kehadiran e-katalog lokal ini, UMKM Sumbar bisa terbantu. Mudah-mudahan nanti akan banyak lagi produk lokal Sumbar yang bisa dipasarkan,” Mahyeldi.

Dia menambahkan, dengan adanya kerja sama bersama MBizmarket, diharapkan akan menggerakkan dan memotivasi para  milenial untuk mulai menggerakkan UMKM

CEO MBizmarket, Rizal Paramarta, menjelaskan mbiz.co.id  dan mbizmarket.co.id telah hadir sejak 2019 guna melayani segmen industri kecil dan menengah. Kerja sama dengan pemerintahan daerah sebelumnya telah dilakukan juga dengan Pemprov Jawa Barat, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Riau.

Dia menjelaskan, di MBizmarket tidak ada biaya transaksi atau biaya langganan baik ke pemerintah maupun ke penjual yang menjadi rekanan pemerintah. 

“Kita ingin membantu pertumbuhan UMKM dengan membantu membuka pasar dan mengenalkan pada klien korporasi mbiz. Kita juga membantu permodalan melalui berbagai lembaga keuangan yang sudah bergabung dengan ekosistem MBizmarket,” kata dia.

Harapannya akan lebih banyak koneksi dengan berbagai UMKM di Indonesia dan membantu pengadaan barang dan jasa pemerintah. Hal itu tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM di masing-masing daerah.

Direktur Advokasi Pemerintah Daerah LKPP, Iwan Herniwan mengajak pemerintah daerah maupun pusat sebagai pengguna APBN dan APBD yang memiliki potensi besar, untuk meningkatkan transaksi melalui e-market yang terintegrasi dalam Program Bela Pengadaan.

Baca juga :  Menelusuri Jejak Bali Aga; Suku Asli Penghuni Pulau Dewata

“Tujuan kita bagaimana mewujudkan pasar yang terintegrasi antara penjual dan pembelinya. Kita mendorong para pelaku usaha untuk masuk ke pasar pengadaan sekaligus mengajak pengguna APBN dan APBD untuk belanja. Ini potensi besar untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui pengadaan barang jasa,” pungkas Iwan. (Taufik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Situationship yang Bisa Menjebakmu Dalam Hubungan Toxic Tanpa Status

TELENEWS.ID - Apakah kamu memiliki seorang teman yang memperlakukan kamu dengan mesra, dan memberikan perhatian lebih dari seorang teman? Akan tetapi sayangnya,...

Hati-hati, Dokter Peringatkan Bahaya Memakai Celana Jeans Ketat Bagi Organ Intim Wanita

TELENEWS.ID - Praktis, stylish dan bisa dipadukan dengan jenis busana apa saja membuat celana jeans menjadi salah satu item fashion favorit kaum...

Manchester United Ditangan Ralf Rangnick, Apakah Mampu Bersaing?

TELENEWS.ID - Belakangan nama Ralf Rangnick mencuat di kancah dunia sepak bola untuk menjadi juru taktik klub Manchester United. Seperti diketahui bersama,...

Etika Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas

TELENEWS.ID - 3 Desember diperingati sebagai Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Peringatan ini digagas untuk meningkatkan kepedulian kepada para penyandang disabilitas, yang sering...