Home Kesehatan Kecantikan Efek Minuman Beralkohol pada Kulit

Efek Minuman Beralkohol pada Kulit

TELENEWS.ID – Untuk sebagian orang, mengkonsumsi minuman beralkohol boleh jadi menjadi kebiasaan mingguan untuk melepas hari mereka yang suntuk. Tapi, terlalu banyak mengkonsumsi alkohol juga membawa efek samping yang buruk tak hanya untuk kesehatan, namun juga kecantikan.

Alkohol mengakibatkan beberapa permasalahan kulit. Beberapa studi, seperti jurnal ‘Impact of Smoking and Alcohol Use on Facial Aging in Women: Results of a Large Multinational, Multiracial, Cross-sectional Survey’, bahkan menemukan bahwa konsumsi alkohol dalam takaran sedang tetap mempengaruhi kondisi kulit, seperti kekeringan, inflamasi, hingga memunculkan tanda-tanda penuaan dini.

Permasalahan Kulit Akibat Alkohol

Sifat alkohol yang diuretik meningkatkan produksi urin tubuh, sehingga tubuh akan dipaksa membuang lebih banyak air dan garam. Hal ini dijelaskan oleh Tony Castillo, seorang ahli gizi dan salah satu pendiri Nutrition for Performance. Dalam kata lain, alkohol rentan membuat kulit dehidrasi. Ketika kulit sudah dehidrasi, berbagai permasalahan sangat mudah muncul.

Ketika kita mengkonsumsi alkohol dalam frekuensi yang sering dan banyak, kulit akan mengalami kekeringan kronis. Menurut dermatolog Brandan Camp, kekeringan dan dehidrasi yang parah pada kulit akan berujung pada tampilan yang lebih tua, seperti kekusaman, hilangnya elastisitas hingga munculnya kerutan.

Brendan juga mengatakan, kulit yang terlalu kering berpotensi mengalami yang namanya skin tenting, suatu kondisi ketika kulit yang dicubit tidak kembali ke kondisi normalnya. Umumnya, kondisi tenting terjadi pada kulit yang sudah menua dan sudah kehilangan kekenyalan.

Efek lain dari minuman beralkohol adalah kecenderungannya yang menyebabkan inflamasi sebagai respon alami tubuh yang muncul ketika ada zat asing yang masuk.

Selain itu, mengkonsumsi alkohol dengan kandungan gula juga memperparah efeknya pada kulit yang diasosiasikan dengan peradangan yang tinggi. Ini menurut studi National Institutes of Health 2018. Minuman tinggi gula juga dapat menyebabkan terjadinya proses glikasi.

Menurut Aguilar, glikasi adalah suatu proses ketika molekul gula menempel pada kolagen dan elastin kulit dan menghancurkan keduanya (kolagen dan elastin). Kehilangan dua zat tersebut menyebabkan kulit menjadi kendor.

Solusi Masalah Kulit Akibat Alkohol

Ahli gizi Lisa Richards mengatakan, hidrasi internal adalah kunci untuk menyeimbangkan efek alkohol pada kulit. Lisa juga merekomendasikan untuk meminum air mineral segera setelah mengkonsumsi segelas alkohol. Walaupun ini akan membuat kita bolak-balik buang air kecil, setidaknya air mineral yang masuk akan mengkompensasi air yang hilang dan tetap menjaga hidrasi tubuh.

Baca juga :  Tren Skincare 2021

Selain menyeimbangkan alkohol dengan air mineral, menjaga kelembaban kulit dari luar juga sama pentingnya. Terlebih, jika Anda adalah peminum rutin. Kulit yang kering akibat alkohol dan minuman yang mengandung garam meninggalkan efek kulit yang bengkak dan memperparah kemerahan di kulit yang sensitif. Maka dari itu, pada jadwal ketika Anda akan minum, gunakan produk-produk skincare yang tinggi akan agen hidrasi, seperti hyaluronic acid.

Lisa juga menyarankan untuk menggunakan produk pelembab yang mengandung banyak bahan untuk meregulasi air yang hilang. Minum atau tidak, pelembab adalah langkah perawatan kulit yang seharusnya tidak boleh dilewatkan. Terlebih jika minum, penggunaan pelembab bisa lebih ekstra. Carilah produk yang diperkaya dengan vitamin B, nikotinamid, hyaluronic acid, ceramide hingga lipid.

Untuk hidrasi instan yang menyegarkan, semprotkan beberapa kali misting spray ke wajah. Meskipun akan kembali menguap, setidaknya kulit masih sempat tersentuh air. Plus, sensasinya pun segar.

Baca juga :  Tips Untuk si Chubby Agar Wajah Tampak Tirus

Sedangkan untuk menghindari terjadinya skin tenting, Brendan menyarankan untuk jangan pelit terhadap penggunaan sunscreen. Alkohol membuat kulit menjadi ‘ringkih’ dan menjadi sangat rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV dari matahari. Sehingga, penggunaan sunscreen tidak boleh dihiraukan.

Untuk menjaga kulit dari luar, ahli kecantikan kota New York, Natalie Aguilar, menyarankan untuk memberikan kulit perawatan yang meremajakan, seperti sleeping mask, hydrating facial hingga pijatan lymphatic. Perawatan ini akan membantu membersihkan racun dan mengempeskan wajah yang bengkak, mengingat alkohol memancing inflamasi pada kulit.

Namun, sehari setelah mengkonsumsi alkohol, jangan terburu-buru untuk mengambil prosedur kosmetik. Hindari tindakan seperti laser, suntikan hingga peeling untuk beberapa hari. “Tidak hanya berisiko memar dan pendarahan, tindakan kosmetik pada kulit yang dehidrasi juga dapat membuatnya rentan terhadap luka bakar,” ujar Natalie menambahkan.

Terakhir, jangan remehkan minuman detoks sehabis mengkonsumsi alkohol. Serena Poon, seorang koki dan ahli gizi merekomendasikan untuk meminum campuran (charcoal), milk thistle, dan dandelion untuk membersihkan racun dari minuman beralkohol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Cerita Korban Penyekapan Diduga Oleh Rentenir di Tangerang Diminta Layani Seks

TELENEWS.ID - Polres Metro Tangerang telah meminta keterangan terhadap Sulistyawati (45), korban dugaan penyekapan dan pengancaman gegara persoalan utang di kawasan Ciledug...

Viral Video Belatung di Alat Vital, Ternyata Hewan Kecil Ini Juga Bisa Hidup di Kelamin Manusia

TELENEWS.ID - Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan tagar #belatung. Usut punya usut, tagar yang trending di Twitter dan TikTok ini membicarakan...

10 Jajanan Khas Jawa Timur Identik Dengan Rasa Gurih

TELENEWS.ID - Banyak konsep hidangan berupa jajanan khas memberi cita rasa menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Ketika Anda berlibur ke Jawa Timur terdapat...

10 Cara Mudah Pilih Camilan Sehat Untuk Travelling dan Sehari-hari

TELENEWS.ID - Berbicara tentang pemilihan camilan sehat untuk aktivitas travelling dan sehari-hari tentu saja membuka banyak daftar terbaik. Namun, tidak hanya fokus...