Home Ekonomi Bisnis Holding Pangan RI Ala Erick Tohir Resmi Disahkan

Holding Pangan RI Ala Erick Tohir Resmi Disahkan

TELENEWS.ID – Menteri BUMN, Erick Tohir sudah sejak lama menyuarakan akan membentuk holding BUMN. Hal ini dilakukan dengan tujuan menciptakan nilai tambah, efisiensi, penguatan distribusi, dan inovasi bagi model bisnis.

Holding BUMN juga akan membuat perusahaan BUMN tetap kompetitif dimasa pandemi covid-19 yang saat ini sudah memasuki babak baru dengan munculnya Omicron. Mengutip dari pemberitaan MNC Portal Indonesia, ada tiga holding perseroan yang akan dibentuk.

Ketiga holding tersebut diantaranya, holding pertahanan, holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, serta holding BUMN Pangan. Sedangkan payung hukum yang disiapkan pemerintah untuk mengawasi dan menjaga pengelolaan holding BUMN ini adalah dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP).

Rencananya setelah PP untuk Holding BUMN terbit sekaligus mengesahkan berdirinya salah satu dari ketiga Holding yang direncanakan, pemerintah akan menerbitkan PP juga terkait Penyertaan Modal Negara (PMN) BUMN Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 72,449 triliun untuk 12 anak perusahaan BUMN.

Pada Jumat, 31 Desember 2021 lalu Presiden Joko Widodo resmi menyetujui pembentukan holding pangan BUMN dengan menandatangani PP nomor 118 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara terhadap PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI.

Dengan ini seluruh penyertaan modal negara berupa saham dari anggota BUMN Pangan dialihkan seluruhnya ke RNI. Ada pun anggota BUMN pangan yang dimaksud antara lain PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari dan PT Garam.

Pada 7 Januari 2022, kementerian BUMN melakukan penandatanganan akta inbreng saham pemerintah antara RNI dan kelima BUMN Pangan. Selain peraturan pemerintah, holding BUMN Pangan ini juga dilengkapi dengan surat keputusan menteri keuangan (KMK) nomor 555/kmk.06/2021 tentang Penetapan Nilai Penyertaan Modal Negara ke dalam modal saham PT RNI Persero yang telah ditandatangani Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Baca juga :  Surat Utang Jadi Primadona Investasi di Tengah Pandemi

Direktur utama RNI, Arief Prasetyo Adi mengatakan terbentuknya Holding BUMN Pangan merupakan perwujudan visi misi pemerintah dalam melaksanakan transformasi pangan. Transformasi ekosistem pangan yang terintegrasi, sehingga menjadi solusi untuk meningkatkan inklusivitas dan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan. Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansury mengatakan pembentukan holding BUMN Pangan ini mengoptimalkan aset potensial dan logistik, serta penerapan teknologi dan digitalisasi bisnis.

Direncanakan pada awal tahun 2022 ini, Holding BUMN Pangan akan merilis nama brand dan logo terbaru. Adapun dalam agenda yang telah disusun, Menteri BUMN, Erick Tohir akan ikut dalam perilisan ini.

Sebelumnya Holding BUMN Pertahanan juga sudah dibentuk dengan PT Len Industri (Persero) menjadi induk holding. Erick Tohir sendiri menunjuk Wakil Menteri Pertahanan, Muhammad Herindra sebagai Komisaris Utama PT Len Industri (Persero).

Baca juga :  Indonesia ‘Turun Kelas’, Apa Dampaknya?

Selain itu Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata sudah lebih dulu terealisasi. Holding ini resmi dibentuk dibawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).

Holding ini direalisasikan dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah nomor 48 Tahun 1991 tentang pengalihan bentuk perusahaan umum (Perum) Survai Udara (Penas) menjadi perusahaan perseroan (Persero). (Angela Limawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Jokowi: Mau Sampai Kapan Impor Terus?

TELENEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil meter atau DME di Kabupaten Muara Enim, Sumatera...

Kronologi OTT Kasus Korupsi Bupati Penajem Paser Utara

TELENEWS.ID - Nur Afifah Balqis sedang ramai menjadi perbincangan publik nasional akhir-akhir ini karena menjadi salah satu tersangka OTT KPK dan terlibat...

Kisruh Arteri Dahlan Mengancam Elektabilitas PDIP

TELENEWS.ID – Anggota komisi III DPR RI dari fraksi PDIP, Arteri Dahlan membuat gaduh Indonesia. Arteria meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot...

Kemanakah Ridwan Kamil Berlabuh Untuk Pilpres 2024 ?

TELENEWS.ID - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024. Namun hingga saat ini masih belum ada partai...