Home Olah Raga Inggris Di EURO 2020; Kokoh Di Belakang, Tajam Di Depan

Inggris Di EURO 2020; Kokoh Di Belakang, Tajam Di Depan

TELENEWS.ID – Kiprah Inggris di ajang EURO 2020 bisa dibilang luar biasa. Tim asuhan Gareth Southgate itu mampu membalikkan semua pretensi buruk dengan statistik mengesankan, yakni belum kebobolan di lima laga serta mencetak total delapan gol.

Selepas melibas Ukraina dengan skor telak 4-0 di perempat final, Inggris sukses mengamankan satu slot di semifinal menghadapi tim ‘Dinamit’ Denmark yang juga tampil impresif. The Three Lions menjadi satu-satunya tim peserta Piala Eropa tahun ini yang belum kebobolan sama sekali dari lima laga.

Kiper Jordan Pickford yang bermain penuh berhasil mencatatkan nirbobol di pertandingan berat menghadapi Kroasia, Skotlandia, Republik Ceko, Jerman dan Ukraina. Bahkan jika ditambah dengan dua partai pemanasan sebelum EURO 2020 bergulir, Harry Kane dkk sudah mencatat tujuh clean sheet / nirbobol, yang merupakan sejarah baru bagi tim nasional Inggris.

Bukan cuma kokoh di belakang, Tiga Singa juga menunjukkan ‘taring’ di lini depan meski pada fase penyisihan grup mereka hanya mampu mencetak dua gol dari tiga pertandingan lewat Raheem Sterling.

Inggris baru mampu bermain lepas di laga perdelapan final kontra Jerman. Harry Kane seolah ‘panas’ dan mencetak gol perdananya di EURO 2020 lewat tandukan keras ke gawang Manuel Neuer, sementara Sterling melengkapi kemenangan dengan gol ketiganya sepanjang turnamen.

Inggris di EURO 2020 sukses menjadi teror udara bagi lawan-lawannya. Hal itu dibuktikan dengan statistik gol mereka yang 5 diantaranya dibuat dengan sundulan kepala, sementara 3 lainnya dari kaki kanan.

Keberhasilan Inggris untuk menaklukkan lawan-lawannya tak lepas dari tangan dingin Gareth Southgate. Mantan bek kawakan Middlesbrough itu mampu membuat skuad asuhannya memanipulasi tempo permainan dan memaksa lawan bermain lebih lambat.

Baca juga :  Jersey Putih Bawa Keberuntungan di EURO 2020

Dengan strategi tersebut, tim yang terbiasa bermain cepat seperti Jerman pun kewalahan karena harus menahan gelombang serangan. Kemudian, dengan dimotori Kalvin Phillips, Inggris pun perlahan melancarkan skema counter-attack yang presisi sehingga lini belakang lawan goyah dan kehilangan konsentrasi.

Di babak semifinal, taktik Southgate tersebut akan diuji oleh Denmark yang bermain secara eksplosif. Mampukah para Singa meredam ‘ledakan’ sang Dinamit dan melaju hingga partai puncak? (Billy Bagus)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...