Home Metropolitan Pembangunan Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID – Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital intensive dan juga labour intensive, proyek ini juga memiliki muatan politis. Setidaknya, ada 5 orang Gubernur sejak era Fauzi Bowo hingga Anies Baswedan yang terlibat langsung dalam proyek besar negara ini.

Mengikuti standar FIFA dan juga standar internasional, proses desain dan juga konstruksinya saja memakan waktu sampai 11 tahun. Yang artinya, proyek ini sudah ada sejak eks Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo terakhir menjabat pada tahun 2012 dan rencananya baru akan diresmikan pada tahun 2022 nanti di masa akhir kepemimpinan Anies Baswedan.

Selama kurun waktu 11 tahun tersebut, tentu saja ada banyak perubahan masterplan, seperti misalnya di awal perancangannya, JIS dibangun untuk menampung 50.000 orang, namun pada tahun 2019 daya tampung Stadion JIS ini menjadi 82.000 orang dengan tambahan kursi 32.000 buah. Teknologi dari JIS ini juga dibuat sangat maju.

Bagian atap bisa dibuka dan ditutup secara otomatis, dan juga memiliki beberapa fasilitas olahraga untuk atletik. Stadium ini didesain untuk lapangan sepakbola saja, dan sekilas teknologi yang dimilikinya mirip dengan Stadion Johan Cruyff Arena yang ada di Amsterdam, Belanda. Beberapa kontraktor juga ikut terlibat dalam pembuatan dan juga pembangunan stadium ini.

Seperti misalnya PT Jakarta Konsultindo, PT Malmass Mitra Teknik, Timmy Setiawan, Buro Happold dan juga PDW Architects. Pada tahun 2020 yang lalu, pembangunan konstruksi fisik baru dimulai dengan menggunakan skema KSO atau Kerja Sama Operasi. Dalam KSO tersebut ada beberapa nama kontraktor seperti misalnya PT Penta Rekayasa, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk, dan juga PT PP (Persero).

Baca juga :  Saluran Penghubung Jalan Mayjen Soetoyo Rampung Desember

Di balik kemegahan dan juga konstruksi yang memakan biaya yang besar, tentu saja ada muatan politis yang juga ikut mewarnai dibangunnya stadium ini. Dalam Ingub atau Instruksi Gubernur yang dirilis oleh Anies pada bulan Agustus 2021 yang lalu, peresmian Jakarta International Stadium disebut akan diresmikan pada akhir Desember tahun 2021.
Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, belum ada perintah lebih lanjut, dan rencananya bulan Desember 2021 nanti baru akan diadakan Soft Launching. Sementara untuk Grand Launchingnya sendiri ditargetkan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 nanti.

Jika memang Jakarta International Stadium ini akan diresmikan pada 2022, waktunya akan bersamaan dengan akhir masa jabatan Anies Baswedan. Para pihak yang terlibat tersebut pastinya diminta untuk menyelesaikan 100 persen pembangunan sebelum tanggal 17 Oktober 2022, jika memang nantinya stadium megah ini diresmikan oleh Anies Baswedan sekaligus akan mengakhiri pembangunan JIS yang sudah melewati 5 orang Gubernur selama proses konstruksinya. (Latief)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...

Pertamina Jadi Perusahaan RI Satu-satunya Masuk ke Fortune Global 500, yuk Simak Faktanya

TELENEWS.ID - Sejumlah prestasi dan kontribusi Pertamina untuk menyediakan energi bagi masyarakat Indonesia masih terus ditingkatkan. Bentuk prestasi Pertamina...

Mentan Sarankan Masyarakat Konsumsi Singkong untuk Gantikan Gandum yang Semakin Mahal

TELENEWS.ID - Kondisi harga gandum secara global mengalami perubahan dan meningkat lebih mahal karena kondisi perang Rusia-Ukraina. Alhasil dari...