Home Infrastruktur Jembatan Batam-Bintan Akan Jadi yang Terpanjang di Indonesia

Jembatan Batam-Bintan Akan Jadi yang Terpanjang di Indonesia

TELENEWS.ID – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan pulau Batam dan Bintan (Babin) pada tahun lalu. Tahun depan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memulai proses pembangunan jembatan tersebut. Pembangunan Jembatan Batam-Bintan akan dibangun di atas empat pilar yang memanjang dari Pulau Batam, Pulau Tanjung Sawuh, lalu menyambung ke Pulau Buahbau dan Pulau Bintan, tepatnya di daerah Tanjung Uban.

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Bahtiar Baharuddin mengatakan jika jembatan Batam-Bintan ini terealisasikan maka akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia, menggeser posisi jembatan Suramadu. Bahtiar pun optimis pembangunan jembatan yang menghubungkan empat pulau tersebut akan tetap dibangun walaupun tidak termasuk dalam proyek strategis nasional 2021. Proyek pembangunan ini pun masuk kategori solicited, atau atas prakarsa pemerintah.

Baca Juga : Tol Yogyakarta-Cilacap Mulai Dibangun Tahun 2022

Proyek Jembatan Batam-Bintan diperkirakan akan memiliki panjang 14.75 kilometer dan dibangun dengan anggaran Rp. 8.62 triliun. Pembangunan Jembatan Batam-Bintan masuk dalam Major Project Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Pulau Sumatera. Pembangunannya sendiri akan dimulai pada tahun 2021.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko D. Heripoerwanto
menyebut bahwa proyek jembatan Batam-Bintan masuk dalam rencana proyek KPBU tahun anggaran 2021, dari total 13 proyek KPBU kategori jalan dan jembatan yang akan dilaksanakan tahun depan.

Pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah disampaikan oleh Presiden Jokowi pada April 2019. Tapak pertama kaki jembatan akan berdiri di di Kawasan Kabil (Batam) yang akan terhubung menuju pulau Tanjung Sawuh. Dari Tanjung Sawuh, berdiri tapak kedua yang terhubung dengan pulau Buahbau. Barulah dari Buahbau berdiri tapak ketiga yang terhubung dengan pulau Bintan.

Jembatan Batam-Bintan akan dibangun lebih tinggi sehingga tidak mengganggu mobilitas perairan di bawahnya. Perairan Kepri, menurut Bahtiar, tersambung langsung ke perairan internasional sehingga kapal-kapal yang berlayar di atasnya tidak hanya untuk kepentingan ekonomi namun juga militer. Dengan adanya jembatan Batam-Bintan ini, kawasan free-trade zone (FTZ) akan bisa dirasakan oleh masyarakat seluruh pulau.

Untuk saat ini, Bahtiar mengaku masih dalam tahap membahas penyusunan APBD pembebasan lahan dan mengkaji analisis dampak lingkungan (AMDAL) bersama tim anggaran pemerintah daerah. Bahtiar juga mengatakan, karena jembatan Batam-Bintan bukan bagian dari pembangunan strategis nasional, pembangunannya bisa melibatkan pendanaan dari pihak swasta, jika modal sepenuhnya bukan dari APBD. Mengacu pada hasil rapat dengan PUPR, proses lelang tender proyek jembatan tersebut baru akan dilaksanakan pada awal tahun 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...