Home Nasional Hukum Jerat Hutang KPK (Bag2): Pencarian Pasutri Buronan KPK dan Interpol

Jerat Hutang KPK (Bag2): Pencarian Pasutri Buronan KPK dan Interpol

TELENEWS.ID – KPK sebagai satu-satunya lembaga negara yang berwenang untuk memberantas tindak pidana korupsi, harus berusaha keras untuk membongkar kasus Penerbitan SKL atau Surat Keterangan Lunas kepada obligor dari Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

Dalam kasus ini, Negara dirugikan sebanyak 4,58 Triliun dan juga saat ini dua tersangka kasus tersebut yakni pasangan suami istri Sjamsul dan juga Itjih Nursalim masih buron.

Kasus BLBI ini juga merupakan salah satu kasus korupsi yang berkaitan dengan dana talangan pemerintah saat krisis tahun 1997.

Saat itu ada sekitar 48 bank yang mengalami masalah akibat adanya krisis hingga akhirnya mereka mendapatkan dana talangan lewat skema BLBI.

Total dana yang dikucurkan saat itu Rp 144,5 Triliun, namun temuan BPK mengatakan bahwa 95 persennya diselewengkan.

Dalam kasus ini, pasangan suami istri Sjamsul dan juga Itjih Nursalim sudah ditetapkan sebagai tersangaka oleh KPK.

Namun, saat ini keduanya masih buron dan dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.

Sjamsul diketahui menetap di Singapura setelah dirinya meninggalkan Indonesia pada bulan Mei tahun 2002 yang lalu.

Saat itu juga dirinya menjadi tersangka dugaan korupsi fasilitas diskonto pengajuan BLBI, dengan total sebesar Rp 10,1 triliun.

Sebelumnya, KPK juga sudah menetapkan Syafruddin Arsyad Temenggung selaku kepala BPPN yang menerbitkan SKL BLBI untuk Sjamsul yang memegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia.

Syafrudin pun dijatuhi hukuman 15 tahun namun kemudian Mahkamah Agung melepas dirinya di tingkat kasasi.

Akan tetapi, KPK berkomitmen untuk terus menuntaskan kasus ini dan melakukan penyelidikan terhadap Sjamsul.

KPK memiliki fokus untuk mengembalikan kerugian Negara yang jumlah angkanya ,mencapai triliunan rupiah tersebut.

Baca juga :  Benarkah Din Syamsudin Menggerakkan Radikalisme?

Sjamsul sendiri tidak tinggal diam, dirinya melalui kuasa hukumnya yakni Maqdir Ismail membantah semua yang dituduhkan KPK terhadap kliennya tersebut.

Maqdir menambahkan bahwa apa yang dihadapi oleh kliennya ini adalah urusan perdata, dan bukan ranah pidana.

KPK berharap Sjamsul mau datang untuk memberikan keterangan kepada penyidik KPK, jika memang hal itu menjadi ruangnya untuk membela diri.

Keterangan dari Sjamsul nanti yang akan membuka tabir dari kasus KPK yang belum tuntas ini.

KPK juga harus lebih gencar lagi melakukan pencarian terhadap buron-buron KPK yang saat ini masih bisa menghirup udara bebas.

Dapatkah KPK menujukkan tajinya sebagai salah satu lembaga Negara yang benar-benar kompeten dalam menangani kasus korupsi di tanah air?.

Baca juga :  Usulkan Pembebasan Napi Koruptor Usia 60 Tahun, KPK Minta KemenkumHAM Terbuka Kepada Publik

Lalu bagaimana dengan kasus KPK lainnya yang belum juga tuntas?. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Entrasol Dukung Pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis

TELENEWS.ID - Memperingati Hari Osteoporosis Nasional (HON) yang jatuh pada 20 Oktober 2021, KALBE Nutritionals melalui Entrasol, nutrisi tinggi kalsium dengan ekstrak buah zaitun yang dapat membantu...

Ketahui Penyebab Sering Bermimpi Buruk dan Cara Efektif untuk Mengatasinya

Telenews.id- Mimpi buruk bisa dialami oleh siapa saja, dari berbagai usia. Ini adalah hal yang wajar, dan sejatinya tak perlu membuat seseorang...

Berapa Kali Baiknya Buang Air Besar dalam Sehari? Dokter Ini Punya Jawabannya Plus Tips agar Bisa BAB Rutin

Telenews.id- BAB atau buang air besar secara rutin dianggap sebagai tanda pencernaan dan perut yang sehat. Mereka yang buang air besar secara...

Inilah 5 Zodiak Paling Jujur dan Apa Adanya Menurut Astrologi, Coba Cek Kamukah Salah Satunya?

Telenews.id- Sikap jujur, blak-blakan dan apa adanya ternyata tak dimiliki oleh semua orang. Namun biasanya orang yang jujur cenderung punya sifat blak-blakan....