Home Metropolitan Kaleidoskop DKI 2021: Kecelakaan Menghantui Bus TransJakarta

Kaleidoskop DKI 2021: Kecelakaan Menghantui Bus TransJakarta

TELENEWS.ID – Tahun 2021 bisa dikatakan menjadi tahun yang kelabu bagi TransJakarta. Perusahaan moda angkutan transportasi itu memiliki rentetan berita yang kurang menyenangkan sepanjang tahun 2021 yang didominasi oleh kecelakaan. Apa yang sebenarnya yang terjadi dengan TransJakarta? Sampai harus mengalami rentetan kecelakaan di jalanan ibukota di sepanjang tahun 2021 ini?

Kemacetan yang melanda ibukota menjadi salah satu landasan utama didirikannya TransJakarta. Program ini dimulai ketika era Sutiyoso yang saat itu menjabat sebagai orang nomor 1 di DKI Jakarta. Pada awalnya, TransJakarta hanya melayani beberapa rute dan menjadi sistem transportasi bus transit dalam kota pertama di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

TransJakarta diciptakan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang ditargetkan untuk para pekerja di Jakarta. Hanya dengan membayar sekali saja, maka penumpang sudah bisa mencapai lokasi tujuan tanpa harus mengetem untuk mencari penumpang karena bis ini berhenti di setiap halte.

Tentu saja, seiring berjalannya waktu ada banyak perubahan mulai dari armada hingga infrastruktur pada halte bus TransJakarta tersebut. Penumpang sekarang bisa melihat estimasi kedatangan bus lewat layar yang ditampilkan di setiap halte. Selain itu sistem pembayaran yang menggunakan uang elektronik dan tidak menggunakan uang tunai menjadi terobosan baru dalam perkembangan TransJakarta ini.

Namun, di balik perkembangannya tersebut, tentu saja masih ada kekurangan, terutama dari sisi keamanan dari perjalanan TransJakarta tersebut yang akhir-akhir ini sering mengalami kecelakaan. Berdasarkan data yang dibuka oleh Dirut TransJakarta pada Senin (6/12/2021) yang lalu, sepanjang Januari hingga Oktober 2021 ada 502 kecelakaan yang melibatkan armada TransJakarta.

Data tersebut belum termasuk yang bulan Oktober 2021 dan yang terbaru adalah peristiwa tertabraknya seorang pejalan kaki di Pasar Minggu, pada Senin (6/12/2021) yang lalu. Dari total 502 kecelakaan tersebut, sebanyak 88 persen disebabkan oleh bus TransJakarta yang menabrak objek tertentu atau mengalami kecelakaan tunggal, sementara sisanya ditabrak atau diserempet kendaraan lain.

Baca juga :  Polda Metro Semprot Desinfektan Markas Cegah Corona

Meskipun demikian, pihak TransJakarta mengklaim bahwa tren kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta ini justru menurun. Namun, hal tersebut belum mengindikasikan bus TransJakarta ini 100 persen bisa memberikan kenyamanan bagi para penumpang. Meskipun bisa mengatasi kemacetan, namun keamanan dan juga kenyamanan penumpang dan juga awak bus tersebut harus menjadi prioritas yang harus diperbaiki di tahun mendatang. (Latief)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Deretan Destinasi Incaran Wisatawan Berkonsep Alam dan Budaya di Papua, Simak Daftarnya

TELENEWS.ID - Berbicara seputar deretan tempat wisata unggulan sekaligus menjadi incaran semua wisatawan lokal sampai mancanegara pastinya memberi penawaran menarik.

Dianggap Berjasa, Layakkah Brigadir Yoshua Diangkat Sebagai Pahlawan?

TELENEWS.ID - Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Brigadir Josua sebagai pahlawan pada peringatan HUT...

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...