Home Nusantara Kejari Barito Timur Tuntut Pelaku Pencabulan Anak dibawah Umur dihukum 20 Tahun...

Kejari Barito Timur Tuntut Pelaku Pencabulan Anak dibawah Umur dihukum 20 Tahun Penjara

Ilustrasi kejari Barito Timur (ist)

TELENEWS. id, BARITO TIMUR – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Barito Timur menuntut Terdakwa Thomas Isaupu Alias Entom (20) selama delapan tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyetubuhi anak di bawah umur, melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 8 (delapan) tahun dengan dikurangkan sepenuhnya selama Terdakwa ditahan, ditambah Pidana Denda sebanyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan.” kata JPU Eko Jarwanto.

Tuntutan tersebut dibacakan pada persidangan hari Senin (27/7) yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Deny Indrayana didampingi Febdhy Setyana dan Kharisma Laras Sulu selaku hakim anggota serta dihadiri terdakwa secara daring dengan didampingi penasihat hukum terdakwa Endas Trisniwati.

Adapun pertimbangan yang memberatkan yang disampaikan JPU karena perbuatan terdakwa mengakibatkan anak korban R (17) hamil dan menjadi malu dalam lingkungannya serta mengalami trauma, sedangkan pertimbangan yang meringankan adalah terdakwa mengakui perbuatannya, menyesal dan menyatakan siap bertanggungjawab.

Pada fakta persidangan diketahui bahwa terdakwa telah mencabuli anak korban sebanyak delapan kali sejak bulan November 2019 sampai dengan Februari 2020, yang dilakukan terdakwa di tempat berbeda dengan modus bujuk rayu kepada anak korban sehingga mau disetubuhi terdakwa, yang mana perbuatan tersebut kemudian diketahui oleh orang tua anak korban.

Atas tuntutan JPU tersebut, penasihat hukum terdakwa menyampaikan akan membuat pembelaan (pledoi) dan meminta waktu penundaan waktu selama satu minggu, yang mana majelis hakim kemudian menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan (sumber Kejagung).

Baca juga :  Menangkan Lelang MOPU Lapangan Husky CNOOC Madura, CERI : Patut Diduga Ada Kongkalingkong oknum SKK Migas dengan Rekanan
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

New York Rasa Lokal Ada di Broadway Alam Sutera

TELENEWS.ID- Bicara rencana liburan untuk akhir pekan, sepertinya seru untuk dibahas. Bukan tanpa sebab, saat ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah...

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...