Home Gaya hidup Kenalan dengan Seasonal Affective Disorder (SAD), yang Bisa Membuatmu Jadi Sedih dan...

Kenalan dengan Seasonal Affective Disorder (SAD), yang Bisa Membuatmu Jadi Sedih dan Depresi di Musim Hujan

Telnews.id- Pernahkah kamu melihat orang lain atau bahkan kamu sendiri merasa murung, sedih dan kurang bersemangat saat musim hujan seperti sekarang ini tiba? Rupanya hal seperti ini bisa dijelaskan secara ilmiah lho guys!

Perubahan mood dan perasaan sedih, stress bahkan depresi saat musim penghujan seperti ini erat kaitannya dengan gangguan psikologis yang dikenal sebagai Seasonal Affective Disorder atau yang biasa disingkat sebagai SAD.

Kita tahu bahwa kebetulan bahasa Inggris untuk “sedih” adalah SAD. Dan kebetulan pula masalah psikologis yang banyak dialami orang ketika musim hujan tiba mengacu pada perasaan sedih, depresi, stress dan kelam terutama ketika memasuki musim penghujan. Lalu apa sih sebenarnya Seasonal Affective Disorder itu?

Seasonal Affective Disorder atau dalam bahasa Indonesia biasa dikenal dengan nama “gangguan efektif musiman”, merupakan jenis depresi yang terkait dengan perubahan musim. SAD dimulai dan berakhir pada waktu yang hampir sama setiap tahun. Sejatinya SAD bisa terjadi di musim apa saja, namun lebih sering dialami oleh penderitanya saat musim dingin dan musim hujan.

Menurut peneliti, musim hujan atau musim dingin menjadi salah satu musim yang paling sering membuat manusia mengalami SAD. Ini karena suasana yang lebih dingin, lebih gelap dan juga lebih suram dibandingkan dengan musim-musim lainnya yang rupanya bisa mempengaruhi mood dan perasaan seseorang. Sebuah studi di jurnal science menemukan bahwa sekitar sembilan persen orang membenci hujan karena menyebabkan perasaan marah dan tidak bahagia. Hujan juga memicu orang untuk menulis sesuatu yang negatif di media sosial.

“Ketika hari mulai gelap dan suram, beberapa orang pasti lebih rentan merasa kesepian atau sedih. Sangat umum untuk melihat perubahan suasana hati, seperti merasa sedih atau murung, saat di luar sedang hujan” begitu penjelasan Tecsia Evans, Ph.D., seorang psikolog klinis yang menjalani praktik pribadi di San Francisco.

Menurut Tescia lagi, musim hujan atau musim dingin membuat tubuh manusia jarang terkena sinar matahari secara langsung. Padahal sinar matahari berperan dalam pembentukan serotonin, atau hormon kebahagian dalam tubuh. Penurunan kadar serotonin juga berkontribusi pada keinginan makan untuk makanan karbohidrat dan yang menangkan, karena jenis makanan ini meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.

Baca juga :  Lesti Ngidam Mangga Yang Dipetik Oleh Billar, Yuk Bund Kenali 4 Mitos Seputar Ngidam

Kurangnya tubuh terkena paparan sinar matahari telah dikaitkan dengan suasana hati yang negatif. Penelitian menemukan bahwa ini berkaitan dengan tubuh yang dibangun dengan jam internal, yang dikondisikan untuk bertepatan dengan rotasi malam dan siang. Saat matahari terbit, manusia merasa waspada dan bersemangat; dan saat matahari terbenam, manusia cenderung merasa mengantuk, kesepian dan sedih.

Gejala SAD termasuk suasana hati yang buruk secara terus menerus, lekas marah, sering merasa bersalah, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan keinginan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pada kasus yang cukup serius, seseorang bisa mengalami stress hingga depresi saat memasuki musim yang tak ia sukai.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika mengalami SAD ini? Julia Samton, MD, seorang psikiater di Manhattan Neuropsychiatric NYC ; memberikan saran bagi mereka yang mengalami perasaan sedih dan depresi ketika musim hujan tiba. Julia menyarankan mereka untuk tetap keluar rumah, sesekali meski di musim seperti ini.

Baca juga :  Heboh Aprilia Manganang, Apa Sih yang Dimaksud Hipospadia?

“Saya menyarankan orang untuk mencoba berjalan di luar rumah, bahkan saat cuaca dingin dan hujan,” katanya. “Bahkan jika tampaknya cuaca tidak begitu cerah, manusia tetap akan mendapatkan paparan sinar UV, yang dapat membantu mengatur ritme sirkadian tubuh dan meningkatkan suasana hati” tambahnya lagi.

Sejatinya sangat normal jika mengalami sedih saat musim hujan yang dingin dan gelap tiba. Tetapi jika kamu merasa sedih selama berhari-hari dan tidak dapat termotivasi untuk melakukan aktivitas yang biasanya kamu sukai, itu artinya kamu harus segera menemui dokter. Apalagi jika perubahan musim ini membuat kamu mendadak kehilangan nafsu makan, lebih emosional, mengkonsumsi alkohol untuk kenyamanan, hingga merasa putus asa atau berpikir untuk bunuh diri. (Yuyun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kronologi OTT Kasus Korupsi Bupati Penajem Paser Utara

TELENEWS.ID - Nur Afifah Balqis sedang ramai menjadi perbincangan publik nasional akhir-akhir ini karena menjadi salah satu tersangka OTT KPK dan terlibat...

Kisruh Arteri Dahlan Mengancam Elektabilitas PDIP

TELENEWS.ID – Anggota komisi III DPR RI dari fraksi PDIP, Arteri Dahlan membuat gaduh Indonesia. Arteria meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot...

Kemanakah Ridwan Kamil Berlabuh Untuk Pilpres 2024 ?

TELENEWS.ID - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024. Namun hingga saat ini masih belum ada partai...

Desa Wisata Ini Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022, Yuk Simak Apa Saja Daftarnya

TELENEWS.ID - Banyak solusi ketika Anda ingin mencari destinasi liburan bersama keluarga ataupun teman-teman dengan tema desa wisata. Saat ini trend mengunjungi...