Home Daerah Kisah Mantan Tentara Sukses Bertani Porang, Raup Profit Hingga Ratusan Juta

Kisah Mantan Tentara Sukses Bertani Porang, Raup Profit Hingga Ratusan Juta

TELENEWS.ID – Alih-alih perang, seorang mantan tentara asal Sidoarjo, Jawa Timur banting setir dan sukses menjadi petani porang. Omsetnya pun bisa mencapai ratusan juta rupiah sekali panen. Seperti apa kisahnya?

Jalan hidup memang tak bisa ditebak, dan hal itulah yang terjadi pada Eko Purwanto. Memulai karir ketentaraan di TNI Angkatan Laut (AL) pada tahun 1996 silam, ia memutuskan pensiun dini pada tahun 2017 setelah melihat prospek di bidang pertanian porang.

“Jadi ceritanya dulu saya bergabung di TNI, namun setelah menggeluti dunia pertanian saya memilih untuk mengundurkan diri secara terhormat, setelah itu serius bertani porang. Jadi sudah ada pengalaman angkat senjata, sekarang angkat pacul,” tutur Eko seperti dilansir media detikcom.

Eko mengaku mulai tertarik dengan dunia pertanian dan serius menggelutinya pada tahun 1999 ketika ia bertugas di pulau terluar Indonesia yang tak berpenduduk. “Saat itu saya mulai menggeluti dunia pertanian, mulai dari menanam bibit jagung, cabai, sayur, tomat, dan lainnya yang kita manfaatkan lahan di sekitar pos,” papar dia.

Porang sendiri adalah sejenis umbi-umbian yang juga dikenal dengan nama ‘iles-iles’. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang kemudian digunakan sebagai bahan baku beragam industri, mulai kosmetik hingga makanan seperti mie ramen. Porang memiliki pasar ekspor cukup luas ke berbagai negara seperti Jepang, China, Taiwan hingga Korea Selatan.

Pengalaman berharga itu rupanya begitu membekas dalam benak Eko. Maka pada tahun 2017, ia mulai serius merintis pertanian porang miliknya sendiri. Saat itu, modal awal yang digunakan Eko berkisar di angka Rp 10 juta untuk satu hektar tanah dengan harga bibit hanya Rp 4.000 per kilogram (kg). Untuk karyawan pun Eko pada saat itu lebih banyak dibantu oleh keluarga terdekat.

Baca juga :  Batal! Pemprov Jatim Tarik Kembali Dana Hibah Rp 9 Miliar Untuk Yudhoyono Foundation

Namun dari awal merintis, omset dari pertanian porang tersebut pun sudah menakjubkan, yakni sekitar Rp 360 juta untuk satu hektar lahan. Kini, pertanian porang milik Eko pun sudah bertambah luas. Di kampung halamannya Sidoarjo, Jawa Timur, Eko memiliki 50 hektar lahan, belum lagi sejumlah cabang dengan luas sama di Garut, Jawa Barat dan Banyumas, Jawa Tengah.

Kini, Eko mengaku bisa menghasilkan Rp 560 – 800 juta per hektar lahan. Ia pun mengaku bisnis ini tidak terdampak pandemi COVID-19, dan malah banyak pengusaha yang akhirnya banting setir mengikuti jejaknya.

Baca juga :  Gunung Salak Jadi Perhatian Khusus Pemkab Bogor Kembangkan Energi Panas Bumi

“Setelah pandemi ini mulai meledak, Alhamdulillah kita nggak kena imbas sama sekali, semua teman di bisnis pariwisata, perhotelan, pengusaha konveksi yang terimbas pandemi beralih ke porang. Bahkan ada yang mau buat pabrik,” tandasnya. (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berkaca Pada Celine Evangelista, Begini Cara Menciptakan Hubungan yang Sehat dengan Ibu

TELENEWS.ID - Hubungan Celine Evangelita dengan ibundanya, Vicentia Nurul kembali memanas. Belum lama ini Vicentia membongkar aib Celine, terkait kandasnya rumah tangga...

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID - Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital...

Jangan Panik, Ini Tips untuk Mengatasi Anak-anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

TELENEWS.ID - Anak-anak memang tidak begitu menyukai buah dan sayuran. Padahal kedua jenis makanan itu merupakan sumber serat yang baik bagi kesehatan...

Rachmat Gobel Diisukan Jadi Menteri Pertanian?

TELENEWS.ID - Nama Rachmat Gobel belakang santer diisukan akan menjadi jajaran kabinet Presiden Jokowi. Rumor tersebut adalah pertimbangan dari beberapa pengamat politik...