Home Nasional Komisi X DPR Minta Penyaluran Beasiswa PIP tidak Disalahgunakan

Komisi X DPR Minta Penyaluran Beasiswa PIP tidak Disalahgunakan

TELENEWS. id, JAKARTA – Komisi X DPR RI berharap agar penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tak terhambat atau disalagunakan. Pelaksanaan PIP selama ini kerap terhambat persoalan teknis saat pencairan.

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan, bank penyalur PIP adalah ujung tombak tersalurnya dana PIP kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, dalam pelaksanaannya, banyak ditemukan keluhan yang bersifat teknis.

Keluhan itu adalah terhambatnya pencairan secara kolektif dan risiko dana yang disalahgunakan. Salah satu metode pencairan dana PIP bagi daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) adalah melalui pencairan secara kolektif oleh ketua lembaga/kepala sekolah/guru yang dikuasakan. Namun, ternyata pencairan kolektif ini menimbulkan kendala baru.

“Di Kalimantan ada daerah yang jarak antar kecamatan harus ditempuh dalam hitungan hari. Selain itu, belum tentu waktu tiba kepala sekolah sesuai dengan jadwal buka bank. Oleh karena itu, pencairan dana menjadi terhambat dan para kepala sekolah harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar untuk ke kantor bank,” ungkap Hetifah ,Selasa (21/4/2020) seperti dikutip dari laman DPR. go. id.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengingatkan, ada potensi penyalahgunaan dana PIP. Besarnya biaya operasional perjalanan menyebabkan para kepala sekolah terpaksa harus memotong dana PIP untuk membiayai perjalanan pencairan tersebut. Ini menyebabkan para murid pun tidak menerima dana secara bulat. Banyak orangtua dan murid tidak mengetahui secara pasti besaran jumlah dana PIP.

Disinilah, kata Hetifah, yang menimbulkan risiko penyalahgunaan dana PIP. “Dana PIP sangat membantu murid, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini. Sebisa mungkin dana PIP harus tepat waktu dan tepat besarannya. Saya sarankan kepada sekolah untuk tidak memotong dana PIP dan beralih menggunakan dana BOS dalam membiayai transportasi pencairan kolektif,” tutupnya (dpr. go. id).

Baca juga :  Ibu Dino Pati Djalal Kena Tipu, Kedok Mafia Tanah Terbongkar
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Agar Tak Salah Pilih, Pertimbangkan 5 Faktor Ini Dulu Sebelum Membeli Tote Bag!

TELENEWS.ID - Praktis, simpel, dan memiliki banyak desain menjadikan tote bag sebagai pilihan banyak orang. Belakangan ini tas jinjing atau tote bag...

Belajar Dari Marshanda, Lakukan 5 Hal Ini untuk Membantu Teman yang Mengalami Masalah Kesehatan Mental

TELENEWS.ID - Artis Marshanda dikabarkan menghilang saat sedang berada di Los Angeles, Amerika Serikat. Hal ini diketahui saat salah satu teman Caca,...

Arumi Bachsin Dituding Menolak Bersalaman, Ternyata Ada Risiko Kesehatan Dibalik Kebiasaan Berjabat Tangan

TELENEWS.ID - Artis sekaligus istri wakil gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin menjadi sorotan warga net. Pasalnya beredar video yang menunjukkan bahwa istri...

Hati-hati, Inilah Minuman yang Meningkatkan Risiko Kanker Prostat pada Pria!

TELENEWS.ID - Salah satu gangguan kesehatan yang paling ditakuti oleh pria adalah kanker prostat. Dikenal sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam, kanker...