Home Nasional Kontribusi Warganet Dibalik Mundurnya Rektor UI dari Komisaris BUMN

Kontribusi Warganet Dibalik Mundurnya Rektor UI dari Komisaris BUMN

TELENEWS.ID – Ari Kuncoro yang menjabat sebagai Rektor Universitas Indonesia (UI) akhirnya memutuskan mundur dari jabatan sebagai Wakil Komisaris Bank BUMN (BRI) setelah diterjang hujatan warganet karena rangkap jabatan.

Kronologinya, pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris BUMN bermula dari dipanggilnya BEM UI terkait postingan yang menyebut Presiden Jokowi sebagai ‘King of Lip Service’ sebagai bentuk kritik. Setelah informasi pemanggilan itu beredar di dunia maya, warganet pun mendukung BEM UI.

Bahkan warganet sampai membongkar latar belakang Ari Kuncoro yang ternyata merangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen di salah satu bank BUMN sejak 2020.

Setelah berbagai bukti muncul, Ari Kuncoro kembali diserang warganet karena melanggar Peraturan Pemerintah (PP) tentang Statuta Universitas Indonesia Nomor 68 Tahun 2013, di mana dalam pasal 35 poin c tertullis bahwa “rektor dan wakil rektor dilarang merangkap sebagai pejabat pada badan usaha milik negara atau daerah maupun swasta”.

Setelah sempat mereda, warganet kembali heboh dengan perubahan statuta UI yang disetujui Presiden Jokowi, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2021 tentang Statuta UI yang memperbolehkan Rektor UI rangkap jabatan sebagai komisaris di BUMN/BUMD/Swasta.

Seiring dengan perubahan itu, Ari Kuncoro kembali mendapat banyak kritik karena dianggap ‘menghalalkan’ segala cara untuk memiliki jabatan. Bahkan hastag ‘Rektor UI’ jadi trending topik Twitter di Indonesia pada hari Rabu (21/7/2021).

Sehari kemudian, tepatnya pada Kamis (22/7/2021), Ari Kuncoro secara resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Komisaris Bank BUMN, dan hal itu pun disampaikan oleh Aestika Oryza Gunarto selaku Corporate Secretary BRI.

Aestika Oryza Gunarto pun menegaskan bahwa pengunduran diri Ari Kuncoro dari jabatan Wakil Komisaris Bank BUMN tidak berdampak pada kegiatan operasional emiten atau perusahaan publik yang dimaksud.

Baca juga :  KemenPUPR Komitmen Selesaikan 4 ‘Venue’ PON XX Papua Sesuai Target

Mengenai pengunduran diri yang cukup mengejutkan itu pun menarik perhatian seorang Pengamat Media Sosial dari Komunikonten bernama Hariqo Satria.

Dilansir dari salah satu media lokal, dia mengatakan bahwa masyarakat punya kepercayaan terhadap akademisi sejak lama, bahkan semenjak pandemi, kepercayaan itu meningkat.

Namun isu terkait Rektor UI yang rangkap jabatan dan seperti mengakali aturan memunculkan gelombang ketidakpercayaan yang luar biasa.

Menurutnya, hal tersebut bisa dianggap wajar menjadi pemicu bermunculan komentar negatif dari warganet yang ‘menyerang’ Rektor UI. Selain itu, dia mengatakan bahwa power dari warganet berkontribusi dalam hal pengunduran diri Rektor UI dari jabatan Wakil Komisaris BUMN. (Dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Desa Wisata Ini Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022, Yuk Simak Apa Saja Daftarnya

TELENEWS.ID - Banyak solusi ketika Anda ingin mencari destinasi liburan bersama keluarga ataupun teman-teman dengan tema desa wisata. Saat ini trend mengunjungi...

Pemerintah Enggan Rekrut CPNS di Tahun 2022, Ternyata Ini Alasannya

TELENEWS.ID - Banyak informasi mengenai Pemerintah yang tidak akan melakukan perekrutan CPNS di tahun 2022. Kemudian dari aspek penambahan jumlah ASN juga...

Salah Satunya Bikin Awet Muda, 5 Alasan Kamu Harus Pakai Serum Vitamin C Mulai Dari Sekarang!

TELENEWS.ID - Serum menjadi salah satu skincare yang sekarang menjadi salah satu kebutuhan wanita masa kini. Rasanya perawatan wajah tak akan lengkap...

Berkaca Dari Supir Kecelakaan Maut Balikpapan, Ini 5 Tips Agar Tak Bangun Kesiangan

TELENEWS.ID - Berbagai fakta mengejutkan terungkap pasca kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pagi. Salah satunya,...