Home Gaya hidup Kesehatan Manfaat Mengkonsumsi Susu Fermentasi untuk Membantu Mengatasi Sembelit

Manfaat Mengkonsumsi Susu Fermentasi untuk Membantu Mengatasi Sembelit

TELENEWS.ID – Sembelit atau konstipasi jadi masalah pencernaan yang menyebalkan dan mengganggu. Bagaimana tidak, kita selalu merasa mulas namun saat ke kamar mandi, feses sulit dikeluarkan atau bahkan tak keluar sama sekali. Tak heran jika sembelit bisa jadi masalah kesehatan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apa itu sembelit?
Sembelit berarti buang air besar kamu sulit, atau terjadi lebih jarang dari biasanya. Kondisi ini paling sering terjadi ketika kotoran atau tinja bergerak terlalu lambat melalui saluran pencernaan, atau tidak dapat dikeluarkan secara efektif dari rektum, yang dapat menyebabkan tinja menjadi keras dan kering.

Konstipasi kronis adalah buang air besar yang jarang atau sulit buang air besar yang berlangsung selama beberapa minggu atau lebih. Sembelit umumnya ketika seseorang BAB kurang dari tiga kali selama seminggu.

Meskipun sembelit sesekali sangat umum, beberapa orang mengalami sembelit kronis yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Sembelit kronis juga dapat menyebabkan orang mengejan secara berlebihan untuk buang air besar.

Gejala dan penyebab sembelit
Seperti gangguan kesehatan lainnya, sembelit atau konstipasi tidak datang begitu saja. Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang mengalami sembelit, seperti:

  1. Buang air besar kurang dari tiga kali seminggu
  2. Kotoran atau tinja yang kental dan keras
  3. Mengejan untuk buang air besar
  4. Merasa seolah-olah ada penyumbatan di rektum yang mencegah buang air besar
  5. Merasa seolah-olah tidak dapat sepenuhnya mengosongkan tinja dari rektum
  6. Membutuhkan bantuan untuk mengosongkan rektum, seperti menggunakan tangan untuk menekan perut dan menggunakan jari untuk mengeluarkan tinja dari rektum

Sembelit dapat dianggap kronis jika kamu mengalami dua atau lebih gejala ini selama tiga bulan terakhir. Lalu mengapa konstipasi atau sembelit bisa terjadi?
• Tidak makan cukup serat seperti buah, sayuran, dan sereal
• Tidak minum cukup air
• Tidak cukup bergerak atau menghabiskan waktu lama duduk atau berbaring
• Kurang berolahraga
• Sering menahan keinginan untuk BAB
• Mengubah pola makan atau rutinitas harian
• Efek samping obat
• Stres, kecemasan atau depresi
Sembelit juga sering terjadi selama kehamilan dan selama 6 minggu setelah melahirkan. Dalam beberapa kasus meskipun jarang, beberapa jenis obat juga bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit.

Bagaimana mengatasi sembelit?
Membuat perubahan sederhana pada pola makan dan gaya hidup dapat membantu mengobati sembelit. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat membantumu untuk menghindari sembelit kronis, diantaranya:
• Sertakan banyak makanan berserat tinggi seperti kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, sereal gandum dan dan asupan tinggi probiotik
• Mengurangi makanan olahan yang tinggi garam dan rendah lemak seperti produk susu dan daging.
• Minum banyak cairan terutama air putih
• Aktif bergerak dan berolahraga secara teratur.
• Cobalah untuk mengelola stres.
• Jangan abaikan keinginan untuk buang air besar.
• Cobalah untuk membuat jadwal buang air besar yang teratur, terutama setelah makan.
• Kamu juga bisa mencoba pencahar alami seperti teh hijau, jahe hangat, minyak zaitun dan minuman fermentasi yang kaya akan probiotik di dalamnya
Manfaat susu probiotik untuk sembelit
Seperti disebutkan diatas, asupan tinggi probiotik bisa membantu mengatasi sembelit. Salah satu yang bisa kamu coba adalah susu fermentasi yang memiliki manfaat alami untuk mengatasi sembelit. Produk susu fermentasi dibuat ketika susu difermentasi dengan jenis bakteri tertentu yang disebut Lactobacilli atau Bifidobacteria. Fermentasi berarti susu sebagian dicerna oleh bakteri.

Baca juga :  Belajar Dari Masalah Wanda Hamidah, Inilah Tips Untuk Memilih Asuransi Kesehatan Yang Terpercaya

Kondisi ini membuat produk susu lebih mudah dicerna, terutama bagi orang yang memiliki alergi susu atau tidak toleran terhadap laktosa. Proses fermentasi juga meningkatkan berapa lama produk susu akan bertahan disimpan.

Baca juga :  Wajib Diketahui! Inilah 4 Tanda Imunitas Tubuh Mulai Menurun

Saat dikonsumsi, probiotik pada susu meningkatkan mikrobioma atau kumpulan bakteri menguntungkan di saluran pencernaan yang membantu mengatasi peradangan, fungsi kekebalan, pencernaan, dan kesehatan jantung.

Probiotik pada susu fermentasi juga bisa digunakan untuk membantu gejala IBS atau Irritable bowel syndrome, termasuk sembelit. Satu ulasan dari 24 penelitian menunjukkan bahwa probiotik membantu memperbaiki kebiasaan buang air besar, kembung, dan kualitas hidup pada orang yang menderita IBS.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi makanan dan minuman fermentasi lebih jarang mengeluhkan terjadinya sembelit. Penelitian juga menemukan bahwa dengan mengkonsumsi susu fermentasi yang mengandung probiotik Lactobacillus selama kurang lebih 4-8 minggu, gejala konstipasi yang meliputi susah buang air besar, mulas, dan perut kembung juga dapat teratasi.

YoyiC fermented milk adalah susu fermentasi yang bisa kamu konsumsi secara rutin, untuk membantu mengatasi dan mengurangi risiko terjadinya sembelit. YoyiC fermented milk mengandung bakteri mengandung probiotik bermanfaat asal Denmark, untuk membantu sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki sistem pencernaan termasuk diantaranya membantu mengatasi konstipasi.

Memiliki ukuran yang lebih besar, namun kemasan YoyiC fermented milk lebih praktis dan pas untuk dikonsumsi kapan dan di mana saja. Rasanya yang segar dan lezat, membuat YoyiC fermented milk cocok untuk dikonsumsi sehari-hari untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan. (Yuyun Amalia untuk YoyiC Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...