Home Nasional Hankam Marak Aksi Kejahatan Jalanan Di Banten, Kapolda Banten Minta Anggotanya Berani Bertindak...

Marak Aksi Kejahatan Jalanan Di Banten, Kapolda Banten Minta Anggotanya Berani Bertindak Tegas Terukur

TELENEWS.ID – Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menginstruksikan jajarannya untuk berani bersikap tegas terhadap fenomena mulai maraknya aksi berandalan jalanan dan kejahatan jalanan yang dengan berani memperlihatkan penggunaan senjata tajam di jalanan.

“Perbuatan berandalan jalanan termasuk street crime ini tidak hanya mengancam jiwa masyarakat, namun juga jiwa personel yang bertugas di lapangan,” kata Rudy Heriyanto saat pelaksanaan analisa dan evaluasi bersama para Pejabat Utama Polda Banten dan Kapolres jajaran.

Maka untuk menghentikan bahaya yang ditimbulkan dari berandalan jalanan itu, tegas Kapolda, dirinya memerintahkan jajarannya untuk berani bertindak tegas. “Kalau perlu, tembak di tempat,”, ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pada akhir November 2021 lalu, berandalan jalanan bersenjata tajam melakukan aksi di ruas Jalan Cileles – Malingping di sekitaran daerah Gunungkencana, Kabupaten Lebak. Dalam kejadian itu, 3 orang terluka dan 1 diantaranya bahkan meninggal dunia.

Sebelumnya, viral di media sosial ketika berandalan jalanan merekam aksi mereka membawa senjata tajam di Serang dan membahayakan orang lain, beruntung tidak ada korban ketika itu.

Di beberapa lokasi di luar wilayah hukum Polda Banten, juga terjadi aksi berandalan jalanan dan street crime yang berakibat korban meninggal dunia dan luka berat.
“Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas untuk kita lindungi, jangan ragu gunakan senjata api yang dimiliki guna menghentikan ancaman yang membahayakan keselamatan masyarakat dan personel dalam bertugas,” tegas Kapolda.

Mantan Kadiv Hukum Polri ini menjelaskan, penggunaan senjata api oleh personel kepolisian dapat direalisasikan untuk saat membela diri dan orang lain dari ancaman kematian dan luka berat.

Selain itu mencegah terjadinya kejahatan yang mengancam jiwa orang lain, menghentikan orang yang melakukan tindakan yang membahayakan jiwa dan menangani situasi yang mengancam jiwa.

Baca juga :  Kasus Kebakaran Gedung Kejagung, Bareskim Periksa PNS dan Satpam

“Sesuai Pasal 47 Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi HAM disebutkan bahwa penggunaan senjata api untuk melindungi jiwa orang lain dan diri sendiri dari bahaya atau tindakan yang mengancam hidup menjadi hal yang harus dilakukan personel kepolisian di lapangan, pedomani Perkap itu untuk melindungi masyarakat,” kata Kapolda. (Nanang Middin)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Deretan Destinasi Incaran Wisatawan Berkonsep Alam dan Budaya di Papua, Simak Daftarnya

TELENEWS.ID - Berbicara seputar deretan tempat wisata unggulan sekaligus menjadi incaran semua wisatawan lokal sampai mancanegara pastinya memberi penawaran menarik.

Dianggap Berjasa, Layakkah Brigadir Yoshua Diangkat Sebagai Pahlawan?

TELENEWS.ID - Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Brigadir Josua sebagai pahlawan pada peringatan HUT...

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...