Home Daerah Masyarakat Sumedang Mendukung Pembangunan Menara Kujang Sepasang

Masyarakat Sumedang Mendukung Pembangunan Menara Kujang Sepasang

TELENEWS.ID – Pro dan kontra sedang menyeruak di beberapa kalangan perihal rencana dibangunnya menara Kujang Sepasang yang nantinya didirikan di objek wisata Panenjoan, Kecamatan Jatigede, Sumedang. 

Anggota DPRD Jawa Barat pun melayangkan kritik yang cukup deras dengan akan dibangunnya menara Kujang Sepasang tersebut. Namun sebaliknya masyarakat Sumedang sangat mendukung rencana pembangunan menara tersebut. 

“Sumedang memiliki potensi yang sangat baik bagi masyarakat Jawa Barat. Contohnya Jatigede yang sangat bermanfaat baik dari energi tenaga listrik hingga penggunaan air baku bagi warga Jawa Barat. Kami pantas mendapatkan keuntungan dari segi pariwisata tersebut dengan dibangunnya menara Kujang Sepasang,” ujar Tatang Sobana selaku Ketua Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS) hari Minggu lalu (30-05-2021).

Tatang menegaskan bahwa Kujang merupakan simbol yang identik dengan budaya Sunda. Sementara Sumedang merupakan puseur dari budaya Sunda. Oleh karena itu dirinya dan beberapa jajaran DKS sangat mendukung rencana dibangunnya menara Kujang Sepasang tersebut.

Sebelumnya H. Thomas Darmawan selaku Ketua KADIN Sumedang menanggapi dengan tegas perihal kritikan pedas yang dilontarkan oleh anggota DPRD Jawa Barat.

Dirinya merasa sangat heran ketika anggota DPRD mempertanyakan pembangunan menara tersebut. Menurutnya, program yang telah direncanakan sejak tahun 2000 ini sudah masuk pembahasan di Dewan. Namun dirinya mempertanyakan mengapa masalah ini baru muncul sekarang. Thomas pun dengan tegas menuturkan bahwa Sumedang bukanlah tempat untuk mencari panggung.

Beberapa tokoh masyarakat dan juga Orang Terkena Dampak (OTD) juga memberikan dukungan rencana pembangunan menara Kujang Sepasang ini. 

“Masyarakat Jatigede yang terdampak sudah banyak memberikan tenaga dan pikiran demi Jawa Barat yang maju. OTD pun ingin diperhatikan. Pariwisata adalah salah satu sektor yang bisa meningkatkan perekonomian OTD. Oleh karena itu kami masyarakat OTD tentu saja mendukung rencana Pak Ridwan Kamil untuk mendirikan menara Kujang Sepasang,” ungkap Sridiyanto Wijaya sebagai OTD serta Ketua Forum Jatinunggal.

Baca juga :  Viral Warga Desa di Tuban Memborong Kendaraan Mewah

Turyana selaku Kepala Desa Jemah pun tak lupa untuk memberikan dukungannya. Mengatasnamakan warga Desa Jemah, dirinya sangat mendukung rencana Gubernur dan Bupati dalam pembangunan menara Kujang Sepasang tersebut. Menurutnya, menara tersebut tentu saja akan menjadi salah satu ciri khas pariwisata yang ada di Sumedang.

Iyan Sofyan Hady selaku Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) DPC Sumedang pun memberikan sambutan baik atas rencana dibangunnya ikon wisata tersebut.

Baca juga :  Tersendat Lagi! Pembangunan Masjid Agung Bogor

“Sumedang tentu ingin memiliki tujuan wisata yang unik dan berbeda. Menara Kujang Sepasang ini tentu saja akan menarik banyak wisatawan yang sekedar ingin selfie sambil menyantap kuliner dan membawa oleh-oleh,” ujarnya. (Neidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...

Pemerintah Hormati Putusan MK Terkait UU Cipta Kerja

TELENEWS.ID - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menghormati dan segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 91/PUU-XVIII/2020 terkait Undang-Undang (UU) Nomor...