Home Nasional May Day Sudah Lewat, Rencana Demo Buruh 14 Mei Tetap Berjalan

May Day Sudah Lewat, Rencana Demo Buruh 14 Mei Tetap Berjalan

TELENEWS.ID – Hari Buruh diperingati setiap tanggal 1 Mei dan selalu diisi dengan demonstrasi oleh macam-macam perserikatan buruh di Indonesia. Namun pada tanggal 1 Mei lalu, tidak ada demo buruh yang dilakukan karena bertepatan dengan hari terakhir bulan Ramadhan serta H-1 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Masyarakat Indonesia juga disibukkan dengan perjalanan mudik yang sudah diizinkan pemerintah. Bahkan pemerintah juga sudah memberikan libur atau cuti bersama dari tanggal 29 April 2022. Hal ini menyebabkan hampir seluruh masyarakat Indonesia sudah disibukkan dengan perjalanan pulang kampung bahkan sebelum tanggal 29 April.

Namun sudah berlalunya peringatan hari buruh tidak menyurutkan perserikatan buruh untuk tetap mengadakan demo. Rencananya demo akan dilakukan pada tanggal 14 Mei 2022.

Presiden partai buruh, Said Iqbal memberikan konfirmasi bahwa benar akan diadakan unjuk rasa di depan gedung DPR, di Senayan, Jakarta pada pukul 09.30 sampai 12.00 WIB. Said juga mengkonfirmasi akan ada sekitar 50,000 orang yang ikut serta dalam unjuk rasa. Buruh tersebut sudah dikoordinasikan dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Lebih lanjut, Said menjelaskan ada 17 poin tuntutan yang akan disampaikan pada unjuk rasa nanti. Adapun beberapa tuntutan yang akan disampaikan menolak omnibus law RUU Cipta Kerja, menolak upah murah, meminta penghentian kriminalisasi petani, serta menurunkan harga bahan pokok.

Sementara itu Presiden Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI) menjelaskan selain di Jakarta, unjuk buruh juga akan dilakukan gabungan serikat buruh di berbagai daerah yang dilakukan di depan gedung DPRD daerah masing-masing.

Said menjelaskan rencana lain setelah aksi unjuk rasa yang dilakukan buruh di depan gedung DPR, massa akan merayakan May Day Fiesta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Adapun perayaan tersebut rencananya digelar pada pukul 12.30 sampai 17.30 WIB.

Baca juga :  Ditjen PDT Kemendes Genjot Potensi Desa Wisata di Sumba

Namun ada kisruh yang terjadi dalam perayaan May Day Fiesta antara Partai Buruh dan KSPSI dengan pengelola GBK. Menurut Said, Partai Buruh dan KSPSI sudah memberikan surat resmi ke pengelola Istora Senayan dan sudah memiliki tanda terima sebelum Lebaran lalu.

Namun surat tersebut tidak direspon oleh pengelola Istora Senayan dan ditindaklanjuti oleh pengelola GBK. Said juga mengaku memiliki rekaman pembicaraan konfirmasi yang dilakukan pihak GBK. Menurut Said sendiri, pengelola GBK sudah memberikan izin untuk mengadakan May Day Fiesta di GBK pada 14 Mei mendatang.

Baca juga :  Covid-19, Jokowi Sebut 180 Negara Saling Rebutan APD

Said juga menuturkan pihaknya sudah menjalankan mekanisme yang diminta pengelola. Salah satunya adalah melunasi pembayaran tanda jadi atau downpayment kepada pengelola sebesar 100 juta rupiah dari total harga sewa sebesar 300 juta rupiah. (Angela Limawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...