Home Olah Raga Bulu Tangkis Memahami Pelecehan Seksual Verbal Seperti yang Dituduhkan pada Yeremia Rambitan

Memahami Pelecehan Seksual Verbal Seperti yang Dituduhkan pada Yeremia Rambitan

TELENEWS.ID – Nama pebulutangkis muda Indonesia, Yeremia Rambitan ramai diperbincangkan oleh warga net. Bukan hanya karena partisipasinya dalam ajang SEA Games 2021 di mana dia meraih medali perak, namun karena aksinya di media sosial yang dinilai kurang pantas.

Pasalnya beredar sebuah video di mana pria berusia 22 tahun ini diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal pada seseorang. Saat sedang LIVE di aplikasi TikTok, Yeremia tampak mengenakan jaket kontingen Indonesia dan tengah berbicara dengan seseorang. Yang jadi sorotan netizen adalah saat Yeremia mengeluarkan komentar, “I love you and I want to f**k you”.

Kontan saja aksi Yeremia ini mendapatkan sambutan kurang menyenangkan dari warga net yang menudingnya melakukan pelecehan seksual. Apalagi saat itu, dia sedang mewakili Indonesia di ajang olahraga terbesar ddi Asia Tenggara ini.

Sebagian orang menyebut apa yang dilakukan oleh Yeremia ini melakukan aksi pelecehan seksual. Faktanya memang ada pelecehan seksual yang dilakukan secara verbal, atau melalui ucapan dan perkataan seseorang.

Pelecehan seksual dapat terdiri dari tindakan berulang atau sekali saja yang menyebabkan korban merasa tidak nyaman dan tidak aman. Hal ini bisa berbentuk verbal, visual dan/atau fisik.

Pelecehan seksual juga mengacu pada perilaku seksual yang berulang dan terus menerus, termasuk komentar kotor, menyentuh tubuh seseorang tanpa izin, mengirim atau memposting foto dan literatur berbau seksual, atau permintaan kepada orang lain untuk berhubungan seks atau kencan.

Pelecehan seksual verbal mengacu pada salah satu perilaku di atas yang diucapkan dengan lantang baik kepada seseorang secara langsung, di dekat mereka, atau tentang mereka. Pelecehan verbal bisa terlihat seperti komentar seksual yang tidak pantas tentang penampilan seseorang, pesan bernada seksual yang dikirim kepadamu, dan permintaan cabul untuk kencan atau melakukan aktivitas seksual. Ini semua adalah jenis pelecehan seksual dan pelanggaran serius.

Baca juga :  Anyeonghaseyo Chingudeul, Inilah Langkah Belajar Basic Bahasa Korea

Sayangnya, seringkali orang merasa sulit untuk mengidentifikasi pelecehan verbal karena reaksi yang berbeda dari orang-orang di sekitar mereka. Bentuk pelecehan verbal yang paling umum meliputi:

• Membuat lelucon yang tidak pantas, komentar, menggoda, atau mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan seksual
• Meminta atau memaksa mengajak seseorang untuk berkencan, rayuan seksual yang tidak diinginkan dan menyarankan melakukan aktivitas seksual
• Menanyakan tentang preferensi seksual
• Bergosip tentang seseorang dan menyebarkan kebohongan tentang seksualitas mereka
• Menggunakan bahasa kasar dan memanggil dengan nama yang kurang pantas
• Mengomentari secara negatif tentang pakaian, bentuk tubuh, atau perilaku pribadi seseorang
• Membuat suara yang tidak pantas seperti suara ciuman, siulan, atau menirukan aktivitas seksual
• Mengirim email, chat, atau DM seksual kepada seseorang
• Bertanya tentang fantasi, preferensi atau sejarah seksual seseorang

Baca juga :  Vaksinasi Tahap II di Yogyakarta, Pedagang Pasar Bringharjo dan Malioboro Jadi Prioritas

Sejatinya, pelecehan verbal tidak harus bersifat seksual dan dapat mencakup komentar yang menyinggung seseorang berdasarkan jenis kelamin. Misalnya melecehkan seorang wanita dengan membuat komentar cabul tentang wanita secara umum adalah juga termasuk dalam pelecehan seksual.

Dalam hal pelecehan seksual secara verbal, baik korban maupun pelaku bisa perempuan atau laki-laki. Pelecehan seksual secara verbal dapat ditunjukkan oleh seorang pria kepada seorang wanita, oleh seorang wanita kepada seorang pria, dan juga dapat terjadi antara dua individu dengan jenis kelamin yang sama. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Waspada! Ada Aplikasi dan Web Ilegal MyPertamina, Jangan Asal Akses

TELENEWS.ID - Masyarakat perlu berhati-hati terhadap akses situs dan aplikasi MyPertamina yang dianggap ilegal. Sudah beredar situs dan aplikasi...

Hasil Kunjungan Jokowi ke Ukraina, Pembahasan Soal Perdamaian dan Kondisi Ukraina Saat Ini

TELENEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Istana Negara Ukraina, Maryinsky, Kyiv pada Rabu (29/06/2022)...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 29 Juni 2022

TELENEWS.ID – Hari kedua babak 32 besar dalam turnamen Petronas Malaysia Open 2022 pada Rabu (29/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menghasilkan...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 28 Juni 2022

TELENEWS.ID – Turnamen tertinggi versi BWF, Petronas Malaysia Open 2022 telah digelar pada Selasa (28/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Sayangnya,...