Home Olah Raga Mengapa Pierluigi Collina begitu Disegani?

Mengapa Pierluigi Collina begitu Disegani?

TELENEWS.ID – Apa jadinya sepak bola dimainkan tanpa wasit? Seperti halnya Pierluigi Collina, wasit adalah sosok penting untuk pertandingan sepak bola dan menjadi pengadil bagi dua tim yang bertanding di lapangan.

Segala keputusan yang dibuat seorang wasit juga bisa sangat menentukan hasil pertandingan, terlepas apakah itu dianggap menguntungkan atau merugikan suatu tim, dengan segala kontroversinya.

Lalu, apakah ada seorang wasit yang paling disegani di dunia sepak bola? Jawabannya adalah Pierluigi Collina.

Wasit yang memiliki kepala plontos ini memiliki rekam jejak yang luar biasa di sepak bola Italia dan Eropa. Dengan kerja kerasnya, Pierluigi Collina hanya butuh waktu tiga tahun untuk dipromosikan memimpin pertandingan Serie B dan Serie A.

Kemudian di tahun 1995, Collina masuk daftar wasit FIFA dan sejak dipercaya untuk memimpin berbagai pertandingan di level internasional seperti Olimpiade 1996 dan Piala Dunia 1998.

Membahas soal Pierluigi Collina tentu saja kebanyakan orang mengingatnya sebagai sosok wasit yang memiliki perawakan seram, bahkan jika ada pemain yang melakukan protes, sorotan matanya yang tajam dan ketegasannya membuat nyali pemain tersebut langsung ciut.

Dalam setiap memimpin pertandingan, Collina pernah mengatakan bahwa dia memegang prinsip ‘I am a man of the rules’, sesuatu yang dibawanya saat berkarir di dunia militer.

Sebagai wasit profesional, Collina juga mengedepankan sisi objektif untuk menjaga integritas dari kepercayaan kedua belah pihak yang bertanding di lapangan.

Kharisma Pierluigi Collina sangat terlihat jelas ketika ditunjuk sebagai wasit di pertandingan final Liga Champions UEFA 1998/99. Partai final tersebut merupakan partai final paling dramatis sepanjang perhelatan ajang Liga Champions Eropa.

Ketika itu Manchester United membalikkan keadaan melawan Bayern Munich jelang akhir pertandingan, para pemain Bayern tertunduk lesu seakan-akan ingin menyudahi pertandingan. Namun sebagai seorang yang berkharismatik, Collina mengulurkan tangan kepada para pemain Bayern. Dia terlihat seperti memberi semangat untuk tidak menyerah sampai pertandingan benar-benar usai.

Baca juga :  Susah Payah, Milan Akhirnya Taklukkan Roma di Olimpico

Melihat sepak terjangnya di lapangan, wajar jika Pierluigi Collina dinobatkan sebagai wasit terbaik FIFA selama enam tahun beruntun, bahkan dirinya dinobatkan sebagai wasit terbaik sepanjang masa pada akhir 2020 lalu.

Pada tahun 2006, Collina memutuskan pensiun sebagai wasit dengan catatan memimpin 467 pertandingan, mengeluarkan 1470 kartu kuning dan 131 kartu merah. (Dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Serba Serbi Metatah, Ritual ‘Potong Gigi’ Wajib Bagi Remaja Bali

TELENEWS.ID - Bali mempunyai segudang ritual unik yang tiada duanya. Salah satunya adalah 'metatah' atau upacara potong gigi yang dilakukan untuk menandai...

Ada Apa Denganmu, Emre Can?

TELENEWS.ID - Dikenal sebagai gelandang tengah berkelas kala membela Liverpool, kiprah Emre Can malah kian melempem di Borussia Dortmund saat ini. Apa...

Makan Korban Tewas, Sistem Autopilot Mobil Tesla Jadi Sorotan

TELENEWS.ID - Meski diklaim sebagai kendaraan masa depan, nyatanya sistem teknologi mobil Tesla masih dipertanyakan. Belum lama ini, mobil listrik karya Elon...

Kenali ‘Doorway Effect’, Gejala Mendadak Lupa Saat Hendak Melakukan Sesuatu

TELENEWS.ID - Pernahkah anda seketika lupa hendak melakukan sesuatu sesaat setelah melewati ambang pintu dapur, kamar mandi atau kamar tidur anda? Tenang,...